Suaranusantara.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan empat langkah antisipasi untuk mengatasi potensi keramaian dan kepadatan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan, langkah pertama adalah rekayasa dan pengelolaan lalu lintas di jalan tol serta jalan arteri yang menjadi sasaran utama pengendalian arus kendaraan.
Langkah kedua, Kemenhub memastikan kelancaran layanan penyeberangan di pelabuhan, khususnya pada lintasan yang berpotensi padat seperti Merak–Ciwandan–BBJ serta Ketapang–Gilimanuk.
“Sejumlah skenario pengaturan seperti penataan antrean, penataan akses masuk-keluar pelabuhan, serta koordinasi operasional dengan operator telah dipersiapkan untuk mencegah penumpukan. Antisipasi terhadap cuaca buruk juga sudah disiapkan,” kata Dudy dalam keterangannya.
Langkah ketiga adalah pengamanan tempat ibadah serta pengaturan mobilitas masyarakat saat puncak perayaan Natal dan Tahun Baru. Untuk mendukung hal tersebut, posko terpadu, tim gabungan, dan personel pengamanan telah disiagakan di sejumlah titik.
Langkah terakhir, pemerintah mengantisipasi lonjakan arus menuju dan dari destinasi wisata yang diperkirakan meningkat setelah puncak hari raya.
Pengelolaan arus dilakukan melalui pengaturan lalu lintas di jalur wisata, penempatan petugas di titik rawan kepadatan, serta penguatan informasi perjalanan agar masyarakat dapat memilih waktu dan rute yang lebih aman.
Sementara itu, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus menyampaikan bahwa berbagai rekayasa lalu lintas telah disiapkan dan akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.
“Sejumlah rekayasa lalu lintas telah disiapkan dan akan diterapkan di lapangan mengikuti kondisi terkini. Rekayasa yang mungkin terjadi di antaranya one way, buka tutup, contra flow, dan pembatasan dan pengaturan angkutan barang yang melewati jalan utama,” ucap Kakorlantas Agus.


















Discussion about this post