Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

PDI Perjuangan Ungkap Alasan Jadi Penyeimbang Ketimbang Oposisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran

snc4 by snc4
12 January 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Seno Bagaskoro bicara soal PDI Perjuangan jadi penyeimbang daripada oposisi di pemerintahan Prabowo-Gibran (Instagram @senobagaskoro)

Seno Bagaskoro bicara soal PDI Perjuangan jadi penyeimbang daripada oposisi di pemerintahan Prabowo-Gibran (Instagram @senobagaskoro)

1
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- PDI Perjuangan menjelaskan alasan partainya memilih jadi penyeimbang ketimbag oposisi di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Langkah PDI Perjuangan memilih jadi penyeimbang di pemerintahan Prabowo-Gibran bukanlah keputusan baru melainkan sejak pasangan tersebut jadi pemenang Pilpres 2024 dan dilantik sebagai Presiden-Wakil Presiden RI.

Hal ini disampaikan oleh politikus muda PDI Perjuangan, Seno Bagaskoro saat konferensi pers dalam gelaran Rakernas I PDIP yang berlangsung di Beach City Internasional Stadium, Ancol, Jakarta pada Minggu 11 Januari 2026.

BACAJUGA

Pidato di BIMP-EAGA Prabowo: Ketahanan Energi Masalah Mendesak Imbas Perang Timur Tengah

Prabowo: Dunia Tengah Genting, Kita Harus Perkuat Kolaborasi Kawasan Hadapi Tantangan Global

“Kami sampaikan jauh-jauh hari. Tidak waktu akhir-akhir ini sebetulnya, tetapi sejak setelah pemilu berlangsung selesai waktu setelah Pak Presiden dilantik, kami sudah menyampaikan suatu bentuk pandangan bahwa PDI Perjuangan tidak akan, tidak di dalam pemerintahan Pak Prabowo,” kata Seno.

Kata Seno, PDI Perjuangan menjadi penyeimbang tentu sudah berpegangan pada amanat konstitusi.

Dia bilang, sistem demokrasi Indonesia yang bercorak presidensial tidak mengenal konsep oposisi dan koalisi sebagaimana dalam sistem parlementer.

“Kalau kita pakai sistem secara berpikir oposisi, apa pun yang dilakukan pemerintah pasti kami akan anggap salah, karena tujuannya adalah ya sudah ini sebagai suatu bentuk cermin benggala, kami akan menjadi suatu bentuk antitesis. Tetapi logikanya di dalam pemerintahan Indonesia yang menganut asas presidensial, tidak ada oposisi. Maka sebetulnya kalau ditarik lagi logikanya, tidak ada koalisi,” ucapnya.

Seno menuturkan, dalam sistem presidensial, konstitusi hanya membedakan pihak yang berada di dalam pemerintahan dan di luar pemerintahan.

Menjadi penyeimbang maka bisa berperan sebagai mitra kritis maupun strategi.

“Nah buat kami, sikap yang paling rasional bagi PDI Perjuangan adalah sebagai partai politik penyeimbang. Partai politik penyeimbang itu bisa berperan sebagai mitra kritis, bisa juga berperan sebagai mitra strategis,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, PDI Perjuangan telah menyatakan tidak berada di dalam pemerintahan Prabowo.

Seno menambahkan, sikap penyeimbang itu tecermin dalam situasi genting, seperti saat terjadi bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra.

“Kami mengirim sebanyak-banyaknya dukungan yang bisa kami lakukan, gotong royong seluruh kader untuk berangkat ke Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Itu tokoh-tokoh PDI Perjuangan yang saya rasa sangat punya kredibilitas di dalam bidang penanggulangan bencana, Bu Rismaharini, Bu Ribka Tjiptaning, Pak Ganjar Pranowo, Bu Sunaryo, dan seluruh kader PDI Perjuangan, ketua-ketua DPD di sana semuanya bergerak,” kata Seno.

Ia menyebut kader PDI Perjuangan turut terjun membantu pemerintah dalam penanganan dan pemulihan warga terdampak.

“Anak-anak muda partai ikut bergerak, ambulans, puluhan ambulans kami kirim, termasuk Kapal Laksamana Malahayati di tengah medan yang tidak mudah. Itu juga sebagai bentuk kami mendukung upaya pemerintah untuk menangani Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh,” ujarnya.

Walau jadi penyeimbang, PDI Perjuangan kata Seno tidak ragu mengambil sikap berbeda dengan pemerintah dan partai-partai yang berada di dalam pemerintahan Prabowo.

Salah satunya terkait wacana mengubah sistem pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung menjadi melalui DPRD.

PDI Perjuangan, kata Seno, konsisten menolak wacana tersebut karena dinilai menjauhkan rakyat dari pemimpinnya.

“Dalam demokrasi kita, bagaimana seorang pemimpin itu bisa bonding dengan rakyatnya, bisa merasakan keresahan rakyatnya, bisa mencari solusi terbaik untuk masalah rakyatnya kalau rakyat tidak kenal siapa dia? Kalau dalam waktu pemilihan, dia sadar betul bahwa dia dipilih hanya oleh segelintir orang, tidak dipilih oleh mayoritas suara rakyat, maka tidak akan mungkin masalah-masalah rakyat yang begitu krusial itu bisa selesai,” imbuhnya.

Tags: OposisiPDI PerjuanganPenyeimbangPrabowo
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

DPR Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dijerat Pasal Berlapis

by SNC 7
9 May 2026

Suaranusantara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni,...

Nasional

Warga Binaan di 70 Lapas dan Rutan Kini Terlibat dalam Program MBG

by SNC 7
9 May 2026

Suaranusantara.com — Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mencatat sebanyak 70 titik...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmikan Gedung Dispora di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur (Instagram @pramonoanungw)

Resmikan Gedung Dispora DKI Jakarta, Pramono Minta Atlet Fokus Hadapi PON

8 May 2026
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bicara soal Ingub pemilahan sampah (Instagram @pramonoanungw)

Lewat Ingub, Pramono Dorong Masyarakat Ikut Terlibat Pengelolaan Sampah

8 May 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turut mendampingi Presiden RI Prabowo dalam pertemuan KTT ke 48 ASEAN (Instagram @bahlillahadalia)

Bahlil Dampingi Prabowo di KTT ke 48 ASEAN di Filipina, Bahas Penguatan dan Ketahanan Energi

8 May 2026
Presiden RI Prabowo hadiri KTT ke 48 ASEAN, Kamis 7 Mei 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Saat Prabowo Tampil Beda dari Pemimpin ASEAN Lainnya, Setelan Jas Krem Terang Jadi Pilihan

8 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago

PT Ajib Tours Halal Bihalal dan Syukuran Kantor Baru di Cibubur, Didoakan Penuh Berkah

3 days ago
Puan Maharani saat Rapat Pimpinan dan Rapat Konsultasi pertama pasca pelantikan (Dok FB/ Puan Maharani)

Prabowo Panggil Pramono Anung ke Kartanegara, Puan: Sampaikan Pesan Megawati

2 years ago
LPS – OJK Perbaharui Juklak Pertukaran Data dan Informasi

Perkuat Tugas Pengawasan, Penjaminan dan Resolusi Bank, LPS – OJK Perbaharui Juklak Pertukaran Data dan Informasi

1 year ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Presiden RI Prabowo hadiri KTT ke 48 ASEAN, Kamis 7 Mei 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)
Internasional

Pimpinan ASEAN Bahas Situasi Myanmar dalam KTT ASEAN

by SNC 7
9 May 2026

Suaranusantara.com - Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan salah satu pembahasan para pemimpin ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi...

Hasan Nasbi selaku Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi (Instagram @dekade08)

Hasan Nasbi Kembali ke Istana Jadi Penasihat Khusus Presiden, Tepis Isu Soal Bersih-bersih Orang Jokowi dari Tim Prabowo

8 May 2026
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (Instagram @nowdots)

Daftar Lengkap Homeless Media yang Disebut Qodari Jadi Partner Pemerintah

8 May 2026
Kepala Bakom RI saat menyebutkan sejumlah homeless media jadi partner pemerintah (Instagram @arteranews)

Disebut Qodari Jadi Partner Pemerintah, Homeless Media Bantah

8 May 2026

Tolak Polri di Bawah Kementerian, Sahroni Nilai Sistem Saat Ini Sudah Ideal

7 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com