Suaranusantara.com- Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan komitmen parlemen untuk terus memperkuat relasi serumpun antara Indonesia dan Malaysia agar semakin erat dan produktif di berbagai sektor strategis. Menurutnya, pendekatan kekeluargaan perlu menjadi landasan utama dalam menjaga harmonisasi hubungan kedua negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Utut usai menerima kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, sebagaimana dikutip pada Jumat (20/2/2026).
Utut menilai, kedekatan historis dan kekerabatan antara Indonesia dan Malaysia menjadi modal penting untuk memperkuat kerja sama bilateral. Dalam konteks itu, setiap perbedaan pandangan atau persoalan yang muncul sepatutnya disikapi melalui dialog, sebagaimana layaknya anggota keluarga yang menyelesaikan masalah dengan duduk bersama.
Ia menambahkan, penguatan hubungan serumpun diharapkan dapat mendorong kolaborasi yang lebih konkret dan saling menguntungkan di berbagai bidang strategis antara kedua negara.
Kita bangsa serumpun yang harus mendudukkan bahwa kita keluarga. Karena satu keluarga itu, kalau ada masalah duduk (diskusi),” jelasnya.
Utut menjelaskan, hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia terus menunjukkan perkembangan positif, terutama di bidang ekonomi, pariwisata, serta kerja sama lintas sektor. Ia menilai, kedekatan historis dan budaya sebagai bangsa serumpun menjadi modal kuat untuk memperluas kolaborasi strategis di masa mendatang.
Di sektor perdagangan, Indonesia mencatat surplus perdagangan dengan Malaysia. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator posisi ekonomi Indonesia yang semakin kuat sekaligus membuka peluang pertumbuhan lapangan kerja baru.
Barang produksi Indonesia, lanjutnya, semakin populer di pasar Malaysia. Di sisi lain, komoditas asal Malaysia juga tetap menjadi bagian vital dalam memenuhi kebutuhan domestik Indonesia. Hubungan dagang yang saling menguntungkan ini memperkuat stabilitas ekonomi kedua negara.
Sektor pariwisata pun menjadi perhatian khusus. Kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia terus meningkat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap industri pariwisata negara jiran tersebut. Sebaliknya, wisatawan Malaysia juga menjadi salah satu penyumbang terbesar kunjungan ke Indonesia.
“Turis Indonesia makin banyak ke Malaysia. Turis Malaysia penyumbang terbesar ke Indonesia, walaupun tidak sebanyak orang Malaysia ke sini. Tapi sekali lagi, itu karena kita penduduknya jauh lebih besar,” jelas legislator dapil Jateng VII tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Utut juga menyoroti peran Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Ia menilai, selama masa tugasnya, Dato Syed aktif membangun komunikasi dan menjembatani pertemuan formal antara pejabat Indonesia dan Malaysia.
“Tetapi yang paling penting dari beliau, kita paham bahwa beliau sangat memahami masalah Indonesia. Beliau sudah berbuat banyak, misalnya mengakselerasi orang yang mau ke Malaysia, pertemuan formal antara dua negara pejabatnya,” pungkasnya.


















Discussion about this post