Suaranusantara.com – Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea menyatakan bahwa perayaan Cap Go Meh 2026 bukan hanya tentang tradisi dan kebersamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
Hal itu disampaikan Marinus saat melakukan kunjungan kerja ke kegiatan layanan pengobatan gratis di Kota Tangerang, Selasa (3/3), dalam rangka peringatan Cap Go Meh 2026.
“Perayaan Cap Go Meh ini bukan hanya soal tradisi dan kebersamaan, tapi juga soal kepedulian kita terhadap sesama. Karena itu, kegiatan pengobatan gratis ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat,” kata Marinus Gea.
Ia meyakini bahwa kesehatan merupakan kebutuhan paling mendasar bagi setiap manusia. Menurutnya, ketika kesehatan terganggu, maka aktivitas, pekerjaan, bahkan masa depan seseorang dapat ikut terdampak.
“Kita semua ingin hidup sejahtera, tapi kunci utamanya adalah sehat terlebih dahulu. Dengan tubuh yang sehat, masyarakat bisa bekerja dengan baik, anak-anak bisa belajar dengan fokus, dan keluarga bisa menjalani kehidupan dengan lebih tenang. Inilah alasan kenapa program seperti ini penting dan harus terus didorong,” jelasnya.
Sebagai anggota DPR RI, Marinus menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan akses layanan kesehatan yang merata dan terjangkau. Negara, kata dia, harus benar-benar hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga lewat aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia berharap kegiatan pengobatan gratis tersebut dapat membantu meringankan beban warga, terutama mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan medis.
“Semangat Cap Go Meh mengajarkan kita tentang harapan baru, kebersamaan, dan saling peduli. Semoga kegiatan ini menjadi wujud nyata dari semangat tersebut, dan membawa manfaat yang luas bagi masyarakat,” pungkas Marinus Gea.

















Discussion about this post