Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa program prioritas pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki peranan strategis dalam memperkuat ekonomi di akar rumput.
Terlebih dalam situasi kondisi global saat ini yang tengah berada di ketidakpastian imbas perang. Adanya MBG, justru mempercepat langkah-langkah pemerintah dalam menggerakkan sektor ekonomi dan investasi jangka panjang sumber daya manusia (SDM).
Berkat MBG, stimulus pertumbuhan ekonomi di akar rumput jadi kuat. Hadirnya MBG bisa memberdayakan masyarakat kecil.
Ekonomi akar rumput kuat. Sebab, daya beli meningkat hingga memastikan pertumbuhan inklusif.
“Stimulus untuk pertumbuhan di tingkat akar rumput,” ujar Prabowo dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Bloomberg berjudul “Prabowo Open to Breach Indonesia Deficit Cap Only During Crisis”, dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI, Selasa 17 Maret 2026.
Prabowo pun menargetkan MBG bisa menjangkau 80 juta penerima manfaat pada tahun 2026. Mulai dari, anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Program ini dirancang untuk memberi makan lebih dari 80 juta orang hampir setiap hari, dan program ini menyumbang 11% dari anggaran pemerintah pusat tahun ini,” jelasnya.
Prabowo juga memprioritaskan investasi pada program prioritas. Salah satunya, memberikan rumah subsidi hingga koperasi desa.
Selain itu, Prabowo akan mendorong ekspansi ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari ketidakpastian global.


















Discussion about this post