Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Duka di Lebanon: Tiga Prajurit TNI Gugur Saat Jalankan Misi Perdamaian PBB

snc4 by snc4
31 March 2026
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Kabar duka mengacaukan misi perdamaian dunia. Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda melaporkan gugurnya saat menjalankan tugas di bawah mandat PBB (UNIFIL) di Lebanon Selatan pada 29 Maret 2026.

Setelah itu kurang dari 24 jam kemudian, dua prajurit terbaik kembali gugur saat menjalankan tugas pengawalan konvoi logistik Combat Support Service Unit (CSSU) pada tanggal 30 Maret 2026.

Insiden tragis ini terjadi akibat serangan artileri militer Israel yang mengenai area sekitar markas perdamaian pasukan di tengah meningkatkan eskalasi konflik dengan kelompok Hizbullah.

BACAJUGA

HNW Desak Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon Usai TNI Jadi Korban Meninggal Dunia

MPR RI Angkat Suara, Serangan ke Pasukan UNIFIL Dinilai Tak Berperikemanusiaan

Selain satu prajurit yang gugur, tiga personel TNI lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke fasilitas medis PBB terdekat. Peristiwa ini memicu protes keras dari parlemen Indonesia yang menilai tindakan tersebut melampaui batas aturan perang.

Terkait jatuhnya korban jiwa di pihak perdamaian ini, Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal MI, menyatakan kecaman kerasnya terhadap pihak yang bertanggung jawab.

“Mengecam tindakan keras serangan Israel yang melukai satu prajurit TNI serta melukai tiga prajurit TNI lainnya yang tergabung dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL), di Lebanon”, ujar Syamsu Rizal MI.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi I DPR RI lainnya, Mahfudz Abdurrahman, turut memberikan pandangan tajam mengenai status pasukan hukum PBB yang seharusnya dilindungi di wilayah konflik.

Gugurnya prajurit TNI ini terjadi saat mereka menjalankan tugas resmi negara dan internasional. Serangan pertahanan di sekitar wilayah penugasan kontingen Indonesia merupakan bentuk nyata pelanggaran hukum internasional, mengingat pasukan perdamaian memiliki status netral dan dilindungi secara hukum.

“Mengecam dengan sangat keras gugurnya prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan mandat sebagai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon dalam misi UNIFIL. Gugurnya Prajurit TNI itu akibat serangan artileri Israel di sekitar wilayah penugasan kontingen Indonesia”, Ujar Mahfudz Abdurrahman.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri kini mendesak PBB untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. Meski berada dalam situasi siaga tinggi dan penuh risiko, Indonesia menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi dalam misi perdamaian dunia.

Kronologi Insiden dan Identitas Korban

Berdasarkan data terbaru dari Markas Besar TNI dan PBB per 31 Maret 2026, gugurnya tiga prajurit TNI tersebut terjadi dalam dua rentetan kejadian fatal yang berbeda di Lebanon Selatan:

– Insiden Pertama (Minggu, 29 Maret 2026): Satu prajurit atas nama Praka Farizal Rhomadhon (asal satuan Yonif 113/Jaya Sakti) gugur setelah sebuah proyektil serangan Israel menghancurkan pangkalan misi Indobatt di wilayah Ett Taibe. Dalam kejadian ini, tiga rekan lainnya mengalami luka-luka.

– Insiden Kedua (Senin, 30 Maret 2026): Kurang dari 24 jam kemudian, dua prajurit terbaik kembali gugur saat menjalankan tugas pengawalan konvoi logistik Combat Support Service Unit (CSSU). Sebuah ledakan hebat menghantam kendaraan taktis mereka di dekat Desa Bani Hayyan. Korban gugur diidentifikasi sebagai:

1.Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar (Perwira Kopassus)
2.Sertu Muhammad Nur Ichwan (Kesdam IX/Udayana)

Kondisi Korban Luka

Selain tiga prajurit yang gugur, tercatat 5 prajurit TNI lainnya mengalami luka-luka. Dua di antaranya, yakni Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto, telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut karena memerlukan penanganan medis intensif akibat luka berat.

Reaksi Dunia Internasional
​Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix, menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian adalah pelanggaran berat yang tidak dapat diterima. PBB kini telah meluncurkan investigasi teknis secara menyeluruh untuk memastikan jenis senjata dan pihak yang bertanggung jawab penuh atas serangan yang menargetkan personel UNIFIL ini.

Peristiwa ini menjadi kenangan pahit akan besarnya risiko yang mengancam prajurit TNI di wilayah konflik. Pemerintah berharap seluruh pihak yang bertikai dapat menahan diri dan mengedepankan dialog demi mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa di masa depan. (Wulan/Mg)

Tags: TNITNI GugurTNI Gugur di Lebanon (UNIFIL)
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Perpres ILO 188 Resmi Diteken, Nasib Nelayan Siap Berubah

by SNC 7
1 May 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden...

Nasional

Prabowo Instruksikan Percepatan RUU Ketenagakerjaan, Target Selesai 2026

by SNC 7
1 May 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penyelesaian Rancangan...

Prabowo Pastikan Potongan Ojol Dipangkas Jadi di Bawah 10 Persen

1 May 2026

Prabowo: UU PPRT Jadi Sejarah Baru Perlindungan Pekerja di Indonesia

1 May 2026

Hadiri May Day, Prabowo Tegaskan Komitmen Bela Kepentingan Rakyat

1 May 2026
Marinus Gea (Foto Suaranusantara)

Marinus Gea: Jadi Aktivis HAM Tidak Perlu Minta Izin dari Negara

1 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
Kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV Jakarta Selatan didatangi sejumlah calon menteri ada 35 orang hingga petang ini (instagram @netizenindonesiaid)

Penuhi Undangan Prabowo, hingga Petang Ini Sudah Ada 35 Calon Menteri yang Hadir di Kertanegara, Berikut Daftar Nama-namanya

2 years ago

Sinopsis Film Zombieland: Double Tap, Bertahan Hidup di Dunia yang Dipenuhi Zombie

3 years ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Bakso Grobak Putih (Doc. Pribadi)

Punya Usaha Sendiri Walau Gaji UMR, ini kiatnya

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Nasional

Keamanan Penerbangan Haji 2026 Diperketat, Kemenhub Siapkan Regulasi Khusus

by SNC 7
30 April 2026

Suaranusantara.com – Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Capt. Sigit Hani Hadiyanto, mengungkapkan kesiapan sektor keamanan penerbangan dalam...

Braga vs Freiburg

Prediksi Braga vs Freiburg: Duel Sengit Menuju Final Istanbul, Siapa Lebih Tangguh?

30 April 2026
Nottingham Forest vs Aston Villa

Prediksi Nottingham Forest vs Aston Villa: Duel Klasik Inggris Berebut Tiket Final Istanbul!

30 April 2026

Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi

30 April 2026
Lestari Moerdijat saat hadiri acara BRIN

Lestari Moerdijat: Dorong Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

30 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com