Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Waduh! Ada Proyek Goib IT BGN Rp 1,2 Triliun, Status Pengadaan Selesai tapi Realisasi Rp 0

Feri Spt by Feri Spt
20 April 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
BGN bakal optimalisasi penyaluran MBG difokuskan untuk anak-anak kurang gizi dan kurang mampu

BGN bakal optimalisasi penyaluran MBG difokuskan untuk anak-anak kurang gizi dan kurang mampu

3
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Media sosial tengah dihebohkan dengan proyek goib yang ada di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pengadaan proyek IT yang nilainya mencapai Rp.1,2 triliun.

Proyek ini dikatakan goib lantaran ditemukan banyak kejanggalan, di mana jejak pelaksanaannya di lapangan sulit ditemukan.

Data itu bersumber dari platform resmi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), yang selama ini dikenal sebagai instrumen transparansi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

BACAJUGA

38 SPPG di Kaltim Belum Punya IPAL, BGN Evaluasi Program MBG: Memastikan Dapur Beroperasi Sesuai Standar

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Santap MBG, BGN Bantah

Berdasarkan akun Instagram @nasehatpendaki, BGN mengadakan pengadaan dua proyek besar pada 22 Oktober 2025 lalu.

Proyek pertama, Managed Service IT & IoT. Pengadaan ini mencakup paket pekerjaan senilai Rp665,4 miliar, ditujukan untuk melayani 5.000 lokasi di seluruh Indonesia.

Pengadaan ini terdaftar di sistem SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) LKPP dengan kode RUP 60685370

Kedua, BGN mengalokasikan anggaran besar untuk digitalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional senilai Rp600 miliar.

Pengadaan ini dilakukan melalui metode penunjukan langsung kepada Peruri untuk kebutuhan operasional lapangan.

Apabila ditotal keseluruhan, maka nilainya mencapai Rp 1,265 triliun.

“Total Rp1,2 triliun. Status selesai tapi yang mengerjakan siapa? Di sistem nama perusahaan tidak ada,” sebutnya, dilihat Senin 20 April 2026.

Menariknya, kedua proyek ini menggunakan metode penunjukan langsung mekanisme yang umumnya hanya digunakan dalam kondisi tertentu, seperti keadaan darurat atau ketika penyedia terbatas.

Dalam sistem SPSE, kedua proyek tersebut sudah berstatus “Paket Sudah Selesai”. Namun ketika ditelusuri lebih lanjut, sejumlah kejanggalan mulai terlihat, yakni:

• Tidak ada nama perusahaan pemenang

• Tidak tercantum alamat vendor

• NPWP tidak tersedia

• Nilai realisasi tercatat Rp0

“Kalau Ini benar selesai, kenapa jejaknya hilang? Kalau ini belum selesai, kenapa statusnya ditutup?,” ia menuturkan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar. Secara umum, proyek dengan nilai triliunan rupiah semestinya memiliki rekam jejak pelaksanaan yang jelas dan dapat ditelusuri.

Penelusuran lanjutan mengarah pada sebuah sistem informasi yang diduga merupakan bagian dari proyek tersebut. Namun, performanya dinilai belum mencerminkan proyek dengan nilai anggaran besar

“Lebih jauh lagi, sistem yang diduga hasil proyek ratusan miliar Itu masih error, data kosong, dan jauh dari kata siap pakai,” tambahnya.

Sejumlah temuan menunjukkan data yang masih kosong, fitur yang tidak berjalan maksimal, hingga tampilan yang sederhana dan kurang stabil.

Bahkan, dalam beberapa kasus, sistem tidak mampu menampilkan data dasar di wilayah tertentu.

Situasi ini memunculkan pertanyaan baru yakni pakah sistem tersebut merupakan hasil akhir proyek, atau proyek sebenarnya belum sepenuhnya berjalan?

Penggunaan penunjukan langsung dalam proyek ini turut menjadi perhatian. Dalam praktik pengadaan, proyek dengan nilai besar umumnya dilakukan melalui tender terbuka untuk memastikan adanya persaingan yang sehat, kualitas pekerjaan yang terjaga, serta meminimalkan potensi konflik kepentingan.

Karena itu, penggunaan metode penunjukan langsung untuk proyek bernilai lebih dari Rp1 triliun dinilai perlu penjelasan yang transparan kepada publik.

Transparansi, dalam hal ini, tidak hanya soal akses, tetapi juga menyangkut keakuratan dan kelengkapan informasi yang disajikan.

“Transparansi bukan cuma soal data ditampilkan. Tapi soal data itu masuk akal. Kalau angka trillunan hanya hidup di dashboard, sementara hasilnya tak terasa di lapangan-publik berhak bertanya, ini proyek pembangunan atau sekadar administrasi yang dipoles rapi?,” tandasnya.

Proyek ini disebut berkaitan dengan program pemenuhan gizi nasional yang menyasar masyarakat luas. Namun hingga kini, dampak konkretnya belum terlihat jelas.

Belum diketahui apakah sistem tersebut telah digunakan secara optimal, atau masih dalam tahap pengembangan dan belum memberikan manfaat signifikan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana hingga berita ini diturunkan belum menberikan pernyataan apa pun.

Tags: BGNITProyek GoibRealisasi
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Lestari Moerdijat: Kesehatan Perempuan Menentukan Arah Masa Depan Bangsa
Nasional

Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

by Drt
17 May 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan Hari...

MPR RI Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram
Nasional

MPR RI Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

by Drt
17 May 2026

Suaranusantara.com - Anggota MPR RI Fraksi Gerindra Dapil NTB...

Prabowo Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Resmikan 166 SPPG di Jatim

Pangan Kunci Pertahanan Negara, Prabowo: Kalau Tak Ada Beras, Tentara Pun Sulit Beroperasi

17 May 2026
Kabar Gembira! Memasuki Tahun Kedua Pemerintahannya, Prabowo Resmi Turunkan Harga Pupuk Subsidi Berlaku Mulai Hari Ini

Stok Pupuk Nasional Melimpah, Mentan Sebut Indonesia Mulai Ekspor ke Sejumlah Negara 

17 May 2026
Kapolri Perkuat Ketahanan Pangan dengan Hadirkan Gudang Pangan dan SPPG Polri 

Kapolri Perkuat Ketahanan Pangan dengan Hadirkan Gudang Pangan dan SPPG Polri 

17 May 2026
Prabowo Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Resmikan 166 SPPG di Jatim

Prabowo Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Resmikan 166 SPPG di Jatim

17 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago

Berangkat Juli, Ajib Tours Fasilitasi 25 Jamaah Umroh Empat Lawang Urus Paspor dan Vaksinasi

3 days ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

7 months ago
Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

7 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Tips Mengatur Pemanfaatan Uang THR Agar Lebih Bermanfaat
Ekonomi

Rupiah Jatuh ke Rp17.648 per Dolar AS, Tertekan Lonjakan Minyak dan Yield AS

by snc4
18 May 2026

Suaranusantara.com- Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan awal pekan. Mata uang Garuda melemah...

Kenali saham gorengan di IHSG

BBRI, BBCA, BMRI dan BBNI Serempak Turun, IHSG Ambles 2,8%

18 May 2026
IHSG

ANTM Rontok Lebih 9 Persen, Efek Keluar dari MSCI??

18 May 2026
Morten Hjulmand

Lampu Hijau Arsenal dan Manchester United! Sporting Lisbon Siap Jual Murah Morten Hjulmand

18 May 2026
Arsenal vs Burnley

Prediksi Arsenal vs Burnley: Badai Cedera Jelang Laga Krusial!

18 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com