Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Lestari Moerdijat: Aspek Integritas Harus Dikedepankan dalam Sistem Seleksi Pendidikan

Drt by Drt
27 May 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Lestari Moerdijat di acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di depan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia

Lestari Moerdijat di acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di depan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia

1
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan praktik kecurangan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang terjadi pada program studi kedokteran menjadi alarm serius bagi sistem pendidikan nasional.

“Praktik kecurangan dalam seleksi masuk ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi mencederai kualitas layanan kesehatan di masa depan,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5).

Pernyataan itu disampaikan menanggapi temuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang mengungkap bahwa hampir 99% kasus kecurangan SNBT 2026 terjadi pada program studi kedokteran.

BACAJUGA

Lestari Moerdijat: Wujudkan Kolaborasi Multi-Pihak untuk Mengejar Ketertinggalan Literasi

Lestari Moerdijat: Komitmen Semua Pihak Kunci Perbaikan Nyata dalam Menyikapi Hasil TKA 2026

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, temuan tersebut tidak boleh dilihat sebagai kasus yang berdiri sendiri. Kecurangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi, ujarnya, merupakan gejala hilir dari persoalan integritas yang telah lama tumbuh dalam ekosistem pendidikan.

Ia mengingatkan, hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan kasus menyontek masih ditemukan pada 78% sekolah responden dan 98% kampus responden.

Survei tersebut menjangkau 36.888 satuan pendidikan di 507 kabupaten/kota dari 38 provinsi dan melibatkan 449.865 responden.

Indeks Integritas Pendidikan nasional 2024 berada pada angka 69,50 atau level “korektif”, yang berarti masih membutuhkan perbaikan serius.

“Data itu menunjukkan ada benang merah yang tidak boleh kita abaikan. Kecurangan di SNBT bukan tiba-tiba muncul di ruang ujian seleksi. Ia bisa berakar dari pembiaran terhadap perilaku tidak jujur sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah,” ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu.

Rerie mencontohkan praktik menyontek saat ulangan, kerja sama tidak sah ketika ujian, berbagi jawaban melalui grup percakapan, penggunaan gawai secara tersembunyi, plagiarisme tugas, hingga pembiaran oleh lingkungan sekolah terhadap perilaku tidak jujur sebagai bentuk-bentuk awal budaya curang yang harus dihentikan.

Menurutnya, ketika anak sejak dini terbiasa melihat kecurangan sebagai hal biasa, maka pendidikan kehilangan fungsi paling dasarnya, yaitu membentuk manusia yang jujur, bertanggung jawab, dan bermartabat.

“Jika sejak sekolah anak belajar bahwa nilai lebih penting daripada kejujuran, bahwa hasil lebih penting daripada proses, maka di jenjang berikutnya kecurangan bisa berubah menjadi strategi. Inilah yang berbahaya bagi masa depan bangsa,” tegas Rerie.

Rerie menilai, kasus kecurangan SNBT, terlebih pada program studi kedokteran, harus menjadi momentum evaluasi fundamental terhadap sistem pendidikan nasional.

Menurutnya, persoalan ini tidak cukup dijawab dengan sanksi administratif atau penindakan sesaat, tetapi harus menyentuh akar budaya pendidikan yang terlalu menekan hasil, peringkat, dan kelulusan, namun kurang menanamkan integritas.

Rerie menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama bagi setiap anak bangsa, terlebih bagi mereka yang kelak akan mengemban profesi strategis seperti dokter.

Profesi kedokteran, ujarnya, tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik, tetapi juga tanggung jawab moral, kejujuran, dan komitmen terhadap keselamatan manusia.

“Dokter bekerja dengan nyawa manusia. Karena itu, proses menuju profesi dokter harus bersih sejak awal. Kita tidak boleh membiarkan profesi yang sangat mulia ini dimasuki melalui cara-cara yang mencederai nilai kejujuran,” ujar Legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu.

Rerie mendorong pemerintah untuk merevisi tata kelola seleksi sekaligus memperbaiki ekosistem pendidikan secara menyeluruh, mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi.

Ia menilai, penguatan pengawasan teknologi dalam ujian memang penting, tetapi tidak cukup. Sistem pendidikan harus membangun budaya integritas dari hulu: di ruang kelas, dalam proses evaluasi belajar, dalam relasi guru dan murid, serta dalam cara sekolah dan keluarga memaknai keberhasilan.

“Kita tidak bisa hanya berharap pada metal detector, kamera pengawas, atau hukuman setelah pelanggaran terjadi. Yang harus dibangun adalah sistem pendidikan yang sejak awal menanamkan bahwa kejujuran adalah bagian dari kecerdasan,” tegas Rerie.

Rerie mengapresiasi langkah tegas Kemdiktisaintek yang telah mem-blacklist 38 peserta SNBT 2026 yang terbukti melakukan kecurangan dengan modus penggunaan joki dan alat terlarang.

Namun, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menekankan bahwa pencegahan harus menjadi agenda utama. Ia mengingatkan, pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) juga pernah mencatat setidaknya 50 pelaku kecurangan dan 10 joki hanya dalam enam hari pelaksanaan ujian, dengan modus antara lain kamera pada kacamata, mikrofon, alat bantu dengar, aplikasi rekaman layar, hingga remote desktop.

Fakta itu, tambah dia, menunjukkan bahwa kecurangan sudah semakin terorganisasi, canggih, dan berulang. Maka jawaban atas kondisi itu juga harus sistemik.

“Pendidikan tidak boleh hanya mencetak anak yang lulus ujian, tetapi harus membentuk manusia yang sanggup menjaga kejujuran ketika tidak diawasi,” ujar Rerie.

Rerie mendukung penuh kebijakan tanpa toleransi terhadap kecurangan yang diterapkan Kemendiktisaintek. Hal itu adalah langkah positif untuk melindungi peserta jujur dan menjaga masa depan profesi dokter yang bermartabat.

“Tetapi yang lebih mendasar, bangsa ini harus berani memutus budaya curang dari ruang-ruang pendidikan paling awal. Sebab masa depan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling pintar, tetapi oleh siapa yang paling jujur dalam menempuh prosesnya,” pungkas Rerie.***

Tags: Lestari MoerdijatSBNTWakil Ketua MPR RI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Yudian Wahyudi
Nasional

BPIP: Prabowo Akan Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

by snc4
29 May 2026

Suaranusantara.com- Prabowo Subianto akan memimpin langsung Upacara Hari Lahir...

Nasional

Hari Lansia Nasional 2026, Ditjenpas Berikan Remisi untuk 560 Narapidana Berusia di Atas 70 Tahun

by snc4
29 May 2026

Suaranusantara.com- Sebanyak 560 narapidana lanjut usia menerima remisi dari...

Majelis Etik Ombudsman Selesaikan Pemeriksaan Hery Susanto, Hasil Akan Diumumkan Pekan Depan

29 May 2026
Truk SDA Pengangkut Puing Jalan Amblas Terperosok di Lenteng Agung

Truk SDA Pengangkut Puing Jalan Amblas Terperosok di Lenteng Agung

29 May 2026
Terapis surabaya yang diduga kuras uang milik pelanggan

Terapis Spa di Surabaya Diduga Kuras Rp 1,2 Miliar Milik Pelanggan, Polisi Ungkap Modus Pelaku

29 May 2026
Momen pertemuan Raffi Ahmad dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat ibadah haji di Tanah Suci (Instagram @raffinagita1717)

Sama-sama Haji, Bahlil Nasihati Raffi Ahmad: Kalau Bisa Kelakukan Segera Berubah

29 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

2 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

2 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

2 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

2 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Enzo Fernandez
Olahraga

Real Madrid Sodorkan Tchouameni atau Camavinga ke Chelsea Demi Enzo Fernandez

by snc 14
29 May 2026

Suaranusantara.com - Berakhirnya kompetisi Liga Primer musim 2025-2026 tampaknya menjadi kelegaaan tersendiri bagi para pendukung Chelsea. Bagaimana...

Harga beras SPHP tak naik meski di tengah Rupiah tertekan (Instagram @pemilenial)

Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Stabil Tak Ada Kenaikan, Meski Rupiah Tertekan

29 May 2026
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Instagram @prabowo)

Kompak! Prabowo dan Macron Satu Barisan Dukung Kemerdekaan Palestina

29 May 2026
Presiden RI Prabowo Subianto berharap perusahaan Prancis dapat meningkatkan investasi di Indonesia (Instagram @sekretariat.kabinet)

Perkuat Ekonomi, Prabowo Ajak Perusahaan Prancis Tingkatkan Investasi di RI

29 May 2026
Momen pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, Kamis 28 Mei 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo: Hubungan Indonesia-Prancis Terbaik, Ini Bukti Nyatanya

29 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com