Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Lestari Moerdijat: Butuh Sinergi semua Pihak Wujudkan Pendidikan Inklusif

snc4 by snc4
1 July 2026
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

2
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Sistem pendidikan inklusif dan terjangkau bagi setiap warga negara masih jauh dari harapan. Sinergi semua pihak terkait sangat dibutuhkan untuk mewujudkannya.

“Sejatinya kita punya Konstitusi dan sejumlah kebijakan yang mendukung pendidikan yang inklusif, tetapi implementasinya masih harus jadi perhatian semua pihak,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, saat membuka diskusi daring bertema Menciptakan Sistem Pendidikan yang Inklusif dan Terjangkau Bagi Generasi Indonesia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (1/7).

Diskusi dimoderatori Nur Amalia (Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI), menghadirkan
Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. (Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek RI),
Prof. Dr. Niko Sudibjo, S.Psi., M.A., Psikolog (Dekan Fakultas Pascasarjana Pendidikan dan Ketua Program Studi Magister Pendidikan di Universitas Pelita Harapan /UPH), dan Totok Amin Soefijanto, Ed.D (Pengamat Pendidikan dan Rektor Institut Media Digital Emtek Jakarta) sebagai narasumber.

BACAJUGA

Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Turunkan Harga Gas Industri: Responsif Selamatkan Industri dan Pekerja

Eddy Soeparno Bertemu CEO Bloomberg NEF, Sampaikan Komitmen Indonesia Untuk Transisi Energi Dan Dekarbonisasi

Selain itu, hadir pula Indra Charismiadji (Pengamat Kebijakan Pendidikan) dan Pujiaryati Anggiasari (GEDSI Specialist dan Safeguarding)
sebagai penanggap.

Menurut Lestari, Pasal 31 ayat 1 dan 2 pada UUD 1945 dengan tegas menjamin pendidikan sebagai hak setiap warga negara dan kewajiban pemerintah untuk membiayainya.

“Namun, apakah anggaran pendidikan yang ada saat ini sepenuhnya untuk sektor pendidikan, menjangkau kelompok rentan, dan skema pembiayaan yang diterapkan sudah tepat?” tanya Rerie, sapaan akrab Lestari.

Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu berharap, pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang sedang berlangsung, dapat menjadi momentum memperbaiki kebijakan yang mampu menjawab sejumlah permasalahan yang ada.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat bahwa pendidikan inklusif bukan sekadar upaya membuka pintu bagi semua warga negara.

Lebih dari itu, tegas Rerie, harus mampu diupayakan agar setiap anak Indonesia tidak ada yang tertinggal dalam pendidikan, sebagai bagian mewujudkan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang diamanatkan Pancasila.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek RI Beny Bandanadjaja berpendapat bahwa pada dasarnya Kemendiktisaintek terus berupaya mewujudkan pendidikan yang inklusif dan terjangkau, sebagai bagian dari menjalankan amanah Pasal 31 UUD 1945 yang mewajibkan negara menyelenggarakan sistem pendidikan yang mampu mencerdaskan bangsa.

Menurut Beny, perguruan tinggi terus berupaya menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi sejumlah permasalahan di berbagai daerah.

Pada kesempatan itu, Beny memaparkan, berdasarkan informasi panitia penerimaan mahasiswa baru, pada 2025, tercatat 17.000 calon mahasiswa yang tidak mendaftar ulang dengan berbagai alasan, tidak semata masalah biaya.

Sementara tahun ini, jelas dia, proses penerimaan mahasiswa baru masih berlangsung dan berakhir pada akhir Juli 2026.

Untuk membuka akses seluas-luasnya, ujar Beny, perguruan tinggi negeri juga menerapkan sistem leveling pada uang kuliah tunggal (UKT), sesuai kemampuan keuangan keluarga calon mahasiswa.

Dekan Fakultas Pascasarjana Pendidikan dan Ketua Program Studi Magister Pendidikan UPH
Niko Sudibjo berpendapat bahwa dalam setiap pembicaraan terkait pendidikan inklusif tidak terlepas dari soal biaya.

Padahal, menurut Niko, ada perspektif lain yang bisa diupayakan agar pendidikan lebih inklusif dan mudah diakses masyarakat, yaitu dengan pengelolaan perguruan tinggi yang lebih fleksibel.

Menurut Niko, sistem pendidikan yang diterapkan saat ini agak kaku. Sehingga, tambah dia, terjadi kesenjangan antara kebutuhan hidup masyarakat dan struktur pendidikan yang diterapkan.

Fleksibilitas pengelolaan perguruan tinggi, menurut Niko, bisa direalisasikan dengan menerapkan sistem pembelajaran hibrid untuk mengatasi kendala geografis. Sistem pembelajaran bisa dilakukan secara bertahap, dan fleksibilitas pembiayaan untuk menekan beban finansial.

Pengamat Pendidikan Totok Amin Soefijanto berpendapat bahwa fenomena adanya calon mahasiswa yang lulus tetapi tidak mendaftar ulang disebabkan sejumlah hal.

Antara lain, tambah Totok, UKT yang tinggi, ketidaksesuaian jurusan, dan verifikasi KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah negatif.

Berdasarkan catatan Totok, pada 2022, pelamar KIP Kuliah tercatat 151.500 orang, dan pada 2025 tercatat 255.500 orang.

Namun, ujar dia, rata-rata hanya 50% dari pendaftar, diterima permohonan KIP Kuliahnya, yang sebagian besar berasal dari kelompok masyarakat desil 1-4 (sangat miskin dan miskin).

“Negara wajib hadir untuk mempermudah akses pendidikan setiap warga negara seperti yang diamanatkan Pasal 31 UUD 1945,” ujar Totok.

Agar mempermudah akses pendidikan, Totok menyarankan penerapan KIP Kuliah yang parsial dengan skema bantuan bertingkat, transparansi penerapan UKT, penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang akurat, dan pendampingan calon mahasiswa untuk mengaudit penyebab mundur, dan kanal bantuan sebelum masa pendaftaran ditutup.

Bila akses pendidikan ditentukan oleh kemampuan membayar, tegas Totok, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 akan sulit diwujudkan.

Pengamat Kebijakan Pendidikan Indra Charismiadji berpendapat bahwa problem calon mahasiswa tidak mendaftar ulang karena tidak mampu membayar UKT, mencerminkan kita sedang menghadapi fenomena higher education middle income trap, karena negara tidak menjalankan amanah Pasal 31 ayat 5 UUD 1945.

Saat ini, ujar Indra, kampus hanya menjalankan fungsinya sebagai learning university. Padahal, jelas dia, Konstitusi mengamanatkan perguruan tinggi untuk menjadi pusat riset.

“Bila kondisi saat ini diteruskan akan berat bagi masyarakat untuk bisa mengakses pendidikan,” ujar Indra.

Sementara itu, GEDSI Specialist dan Safeguarding Pujiaryati Anggiasari berpendapat bahwa pendidikan yang inklusif sangat dibutuhkan bagi para penyandang disabilitas.

Menurut Anggiasari, saat ini hanya sekitar 4% dari penyandang disabilitas yang dapat mengakses pendidikan formal.

Angka itu, jelas Anggiasari, memperlihatkan betapa sulitnya penyandang disabilitas mendapatkan pendidikan.

Bukan semata masalah UKT, tegas dia, tetapi juga biaya-biaya yang tersembunyi yang harus ditanggung.

Seperti antara lain, tambah Anggiasari, kebutuhan alat bantu, pendamping, sarana dan prasarana yang mendukung. Belum lagi, kebutuhan bahan ajar dengan format alternatif yang membebani penyandang disabilitas.

“Kendala yang dihadapi penyandang disabilitas dalam berupaya mengakses pendidikan sangat nyata,” tegas Anggiasari.

Pada kesempatan itu, Wartawan Senior Saur Hutabarat menegaskan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa itu merupakan tanggung jawab negara, bukan tanggung jawab warga, orang tua mahasiswa, atau mahasiswa.

“Selama amanah Konstitusi itu tidak dijalankan, cita-cita Indonesia Emas 2045 itu hanya mimpi,” ujar Saur. ***

Tags: Lestari MoerdijatPendidikan InklusifWakil Ketua MPR RI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal hukum di HUT Bhayangkara ke 80 (Instagram @agrovada)
Nasional

Prabowo: Hukum Harus Jadi Pelindung Rakyat, Tak Boleh Jadi Alat yang Punya Uang

by Feri Spt
1 July 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto menekankan Indonesia adalah negara...

Presiden RI Prabowo Subianto puji dapur MBG Polri (Instagram @korelasimedia)
Nasional

Prabowo di HUT Bhayangkara ke 80, Puji Dapur MBG Polri Terbaik

by Feri Spt
1 July 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto memuji Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di HUT Bhayangkara ke 80, Rabu 1 Juli 2026 (Instagram @podcast_pedjuang)

Prabowo di HUT Bhayangkara ke 80 Ingatkan Soal Gaji Polisi Berasal dari Rakyat: Jadilah Dekat dengan Rakyat, Jangan Menyusahkan

1 July 2026
Nadiem Makarim angkat bicara usai dijatuhi vonis 10 tahun kurungan penjara (Instagram @temukan.fakta)

Begini Kata Nadiem Makarim Usai Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 10 Miliar

1 July 2026
Sidang vonis Nadiem Makarim terkait kasus korupsi laptop berbasis Chromebook (Instagram @temukan.fakta)

Sidang Vonis Nadiem Makarim, Hakim Bilang Google Paling Diuntungkan Dalam Kasus Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook

1 July 2026
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara (Instagram @melihatindonesia.id)

Usai Memvonis Nadiem Makarim, Hakim Langsung Tutup Sidang Ada Apa? Ini Penjelasan PN

1 July 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
Nasional

Lestari Moerdijat: Butuh Sinergi semua Pihak Wujudkan Pendidikan Inklusif

by snc4
1 July 2026

Suaranusantara.com- Sistem pendidikan inklusif dan terjangkau bagi setiap warga negara masih jauh dari harapan. Sinergi semua pihak...

Nadiem Makarim ditahan di rutan usai dijatuhi vonis 10 tahun penjara (Instagram @labura_keras)

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara, Hakim Perintahkan Tetap Ditahan di Rutan

1 July 2026

KPK Beberkan Kendala Pengelolaan PI 10% Migas, BUMD Diminta Benahi Tata Kelola

30 June 2026
Ketua MPR Ahmad Muzani Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Ketua MPR Ahmad Muzani Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

30 June 2026
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara (Instagram @ctd.insider)

Tok! Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 10 Miliar

30 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com