
Jakarta-SuaraNusantara
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira meyakini pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bahwa isu Rohingya sengaja ‘digoreng’ untuk menyerang pemerintahan Presiden Joko Widodo.
“Kapolri bicara seperti itu tentu pihak kepolisian punya data,” tegas ujar Andreas Hugo Pareira kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2017).
Hugo menilai pernyataan Kapolri sebagai bentuk antisipasi dini terhadap oknum-oknum di Indonesia yang ingin memanfaatkan isu Rohingya untuk membuat keruh situasi dalam negeri.
Anggapan Presiden Jokowi tidak peduli nasib umat muslim Rohingya, menurut Hugo, tidaklah benar. Faktanya, Presiden Jokowi sudah mengirim Menlu Retno Marsudi ke Myanmar dan Bangladesh untuk mencari solusi. Bahkan Indonesia merupakan negara pertama yang bereaksi terhadap kasus Rohingya,
“Indonesia adalah negara pertama yang bereaksi terhadap kasus rohingya dan masalah rohingya adalah masalah kemanusiaan,” kata Hugo.
Daripada sibuk denga isu-isu yang tidak produktif, Hugo yang juga anggota Komisi I DPR RI ini mengimbau semua pihak untuk bekerja membantu menyelesaikan permasalahan rohingya.
Penulis: Yon K

















