
Jakarta – Suara Nusantara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas keberangkatan 4 pesawat hercules milik TNI AU yang membawa 34 ton bantuan tahap pertama untuk pengungsi Rohingya di Bangladesh. Dari 34 ton itu, 20 ton berupa beras saja dan sisanya gula dan pangan lainnya.
Pemberangkatan dilakukan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (13/9/2017). Turut mendampingi Jokowi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Mensesneg Pratikno, Menko PMK Puan Maharani, dan Menlu Retno Marsudi.
Rencananya, bantuan itu akan diterbangkan terlebih dahulu menuju Banda Aceh sebagai base camp transit untuk pengiriman bantuan, kemudian Kamis (14/9/2017) besok baru diterbangkan ke Chittagong, Bangladesh.
Kota Citagong merupakan kota yang terdekat dari Kota Cox’s Bazar yang menjadi tempat pengungsian etnis Rohingya dari Rakhine, Myanmar. Citagong terletak sekitar 170 km dari Cox’s Bazar.
Tim pendahulu (advance) RI telah meninjau lokasi beberapa hari lalu. Menurut situs Komisi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), ada sekitar 270.000 pengungsi Rohingya di Bangladesh. Sebagian besar berada di Coxs Bazar.
“Pagi ini akan diberangkatkan menggunakan empat pesawat hercules yang di dalamnya ada beras, bantuan makanan siap saji, family kit, tangki air, tenda pengungsi serta selimut,” ujar Jokowi.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan, bantuan pangan dan logistik pada tahap selanjutnya dapat bertambah mengingat banyaknya pihak yang ingin memberikan sumbangan bagi pengungsi Rohingya. Tetapi bantuan tahap pertama yang baru dikirimkan hari ini, seluruhnya berasal dari pemerintah, baik kementerian maupun lembaga.
“Dalam hal kemanusiaan, pemerintah selalu bersinergi dengan banyak pihak karena banyak yang menyampaikan ingin berkontribusi, baik dari pemda, swasta dan organisasi kemanusiaan serta banyak pihak lain,” ujar Retno, Rabu (13/9/2017).
Menlu menjelaskan akan ada sejumlah unit Hercules lain yang akan menjadi pengangkut bantuan kemanusiaan dari Jakarta-Banda Aceh setiap hari.
Penulis: Yon K

















