Suaranusantara.com- Pemerintah diketahui telah menolak tawaran pinjaman dari International Monetary Fund (IMF). Presiden Prabowo mengatakan pemerintah saat ini tengah mengurangi pinjaman-pinjaman dari luar.
Hal ini disampaikan Prabowo saat pidato di penutupan Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Jombang, Jawa Barat, Senin 31 Agustus 2026.
“Dan kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjam-pinjam uang dari mana-mana,” katanya.
Prabowo mengatakan pihaknya lebih baik mengajak untuk investasi ketimbang utang. Kalau pun harus pinjam, Prabowo ingin yang bungannya kecil.
“Ajak investasi boleh, Saudara-saudara. Kalau kita pinjam uang, kita mau pinjam uang yang bunganya sekecil mungkin,” ujarnya.
Prabowo lantas bercerita, bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa beberapa waktu lalu ditawari pinjaman oleh IMF. Namun, pemerintah dengan tegas menolak.
“Saya kira kemarin berapa bulan yang lalu kaget Menteri Keuangan kita di Washington, DC, ditawarin pinjaman dari IMF, kita tolak. Terima kasih, Indonesia masih bisa tanpa pinjaman dari IMF,” pungkasnya.


















Discussion about this post