Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Mengenang Kepahlawanan 21 Pegawai PU 72 Tahun Silam

Suara Nusantara by Suara Nusantara
4 December 2017
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Gedung sate, Bandung

Gedung sate, Bandung

5
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Gedung Sate. Di tempat inilah 72 tahun silam, 21 pegawai Departemen Pekerjaan Umum bertempur melawan pasukan Sekutu. 7 pegawai dinyatakan tewas dalam pertempuran tersebut. 4 orang ditemukan jenazahnya, 3 lainnya hilang tanpa bekas (Foto: Istimewa)

Jakarta-SuaraNusantara

Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum yang diperingati setiap 3 Desember, tak lepas dari sejarah perjuangan para pegawai Departemen Pekerjaan Umum (kini bernama Kementerian PUPR) yang rela mengorbankan nyawanya demi mempertahankan Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat 72 tahun silam.

Saat itu, 3 Desember 1945, tentara sekutu Belanda menyerang dan ingin mengambil alih Gedung Sate yang pada waktu itu merupakan kantor Departemen Pekerjaan Umum. Namun, berkat perlawanan dan kegigihan tujuh pegawai PU, Gedung Sate dapat dipertahankan meski harus gugur di medan pertempuran.

BACAJUGA

Prabowo Bagikan Bonus ke Atlet Sea Games 2026, Berapa Besarannya? Ini Rinciannya

Bagikan Bonus ke Atlet Sea Games, Prabowo Ingatkan Jangan Cepat Puas: Kita Negara Keempat Terbesar di Dunia Harus Berjuang Lebih Keras Lagi

Ketujuh pegawai itu kini dijuluki Sapta Taruna. Nama ketujuh pahlawan tersebut sampai saat ini diabadikan dalam tugu yang berada tepat di depan Gedung Sate. Mereka adalah Didik Ardiyanto, Muchtarudin, Suhodo, Rio Susilo, Subengat, Ranu, dan Suryono.

Kepahlawanan para pegawai Departemen Pekerjaan Umum ini bermula setelah kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan, para pemuda pegawai Departemen PU tidak mau ketinggalan dengan pemuda-pemuda lainnya di kota Bandung. Mereka mempersiapkan diri dalam menghadapi segala kemungkinan yang sekiranya akan dapat merintangi serta mengganggu kemerdekaan yang telah diproklamasikan.

Jiwa dan semangat perjuangan yang menyala-nyala dari para patriot muda ini kemudian dihimpun dan disalurkan dalam suatu gerakan yang teratur dalam bentuk organisasi dengan nama gerakan Pemuda PU.

Gedung Sate, telah berhasil diambil alih oleh gerakan pemuda PU dari tangan Jepang. Kewajiban mereka selanjutnya pada saat itu adalah mempertahankan dan memelihara apa yang telah diambil alih itu jangan sampai direbut kembali oleh musuh. Untuk dapat menyusun pertahanan yang kompak, maka gerakan pemuda ini lalu membentuk suatu seksi pertahanan yang dipersenjatai dengan granat, beberapa pucuk bedil dan senjata api lainnya hasil rampasan dari tentara Jepang.

Pada saat itu memang hal lumrah adanya pembentukan laskar-laskar rakyat, sehingga bukan hal aneh bila pegawai-pegawai Departemen PU juga membentuk laskar perjuangan sendiri.

Mulanya gerakan pemuda ini hanya menghadapi tentara Jepang. Namun menjelang akhir bulan September 1945, di Tanah Air ini mulailah mengalir tentara Sekutu yang ditugaskan untuk menjaga keamanan dan menyelesaikan tawanan perang akibat bertekuk lututnya Jepang pada Sekutu.

Tepatnya tanggal 4 Oktober 1945, kota Bandung dimasuki tentara Sekutu yang diikuti oleh serdadu Belanda dan NICA. Sejak saat itu suasana kota Bandung menjadi semakin tidak aman. Sejak itu pula gerakan pemuda pejuang harus berhadapan dengan tentara Jepang dan tentara Sekutu, Belanda dan NICA.

Dengan semakin gawatnya situasi pada waktu itu, para pegawai dari Kantor Pusat Dep. PU di bawah pimpinan Menteri Muda Perhubungan dan Pekerjaan Umum. Ir Pangeran Noor pada tanggal 20 Oktober telah mengangkat Sumpah Setia Kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Hampir setiap hari kantor Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum dikacaukan dengan kedatangan tentara Sekutu/Belanda/NICA, akibatnya para pegawai tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan tenang. Oleh karena itu, pada mulanya semua pegawai Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum diperkenankan untuk tidak masuk kantor selama situasi belum aman. Kecuali para pegawai yang memang diserahi kewajiban menjaga barang-barang milik negara yang ada di dalamnya.

Hingga tibalah hari-hari bersejarah itu. Pada 24 Nopember 1945, di bagian utara kota Bandung, meletus suatu pertempuran yang hebat. Penduduk sekitarnya banyak yang mengungsi ke kota lain yang keadaannya masih aman.

Waktu itu Gedung Sate dipertahankan oleh Gerakan Pemuda PU yang diperkuat oleh satu Pasukan Badan Perjoeangan yang terdiri lebih kurang 40 orang dengan persenjataan yang lumayan lengkap.

Tetapi bantuan 40-an anggota Badan Perjoeangan itu ternyata tidak berlangsung lama, karena pada 29 Nopember 1945, pasukan tersebut ditarik dari Gedung Sate.

Tanggal 3 Desember 1945, jam 1.00 pagi, waktu itu Gedung Sate hanya dipertahankan oleh 21 orang pegawai PU. Tiba-tiba datang  sepasukan tentara Sekutu dengan persenjataan berat dan modern berusaha mengambil alih gedung. Pertempuran pun tak terhindarkan.

Pasukan sekutu yang unggul dalam taktik dan pengalaman, karena semuanya merupakan veteran Perang Dunia ke-2 di front Eropa yang baru saja beberapa bulan berakhir, mengepung rapat dan menyerang Gedung Sate dari segala penjuru.

Pertempuran yang dahsyat itu berlangsung cukup lama dan baru berakhir pada pukul 2 siang keesokan harinya. Pasukan Sekutu gagal mengambil alih gedung. Usai pertempuran diketahui dari 21 pemuda, 7 di antaranya hilang. Satu orang luka-luka berat dan beberapa orang lainnya luka-luka ringan. Setelah dilakukan penelitian ternyata para pemuda yang hilang itu diketahui bernama Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu dan Soerjono.

Semula memang belum diketahui dengan pasti, dimana ketujuh orang pemuda ini berada karena selama pertempuran, ke-21 pegawai PU berpencar di sekitar Gedung Sate. Mereka hilang begitu saja tanpa bekas. Baru pada bulan Agustus 1952, beberapa bekas kawan seperjuangan mereka melakukan pencarian di sekitar Gedung Sate, dan hasilnya ditemukan empat jenazah yang sudah berupa kerangka. Keempat kerangka para suhada ini kemudian dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung. Tiga pemuda lainnya tetap hilang, tidak diketahui nasibnya sampai sekarang.

Sebagai penghargaan atas jasa-jasa ketujuh pegawai PU itu, khususnya tiga orang yang belum ditemukan, telah dibuatkan 2 tanda peringatan. Satu dipasang di dalam Gedung Sate dan lainnya berwujud sebuah batu alam yang besar ditandai dengan tulisan nama-nama ketujuh orang pahlawan tersebut yang ditempatkan di belakang halaman Gedung Sate.

Pada tanggal 3 Desember 1951 oleh Menteri Pekerjaan Umum pada waktu itu, Ir. Ukar Bratakusuma, ketujuh pemuda pahlawan tersebut dinyatakan dan dihormati sebagai “PEMUDA YANG BERJASA” dan tanda penghargaan itu telah pula disampaikan pada para keluarga mereka yang ditinggalkan.

Peristiwa 3 Desember 1945 akan terus dikenang dan diperingati sebagai Hari Kebaktian Pekerjaan Umum. Saat ini para pegawai Departemen Pekerjaan Umum terus berjuang untuk melanjutkan pengabdian mereka terhadap nusa dan bangsa.

Perjuangan para generasi penerus ini telah diwujudkan dalam pengabdian terhadap negara untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan kegiatan pembangunan yang saat ini sedang giat dilaksanakan.

Penulis: Askur/dari berbagai sumber

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi Bahlil Lahadalia bicara soal dipanggil Presiden Prabowo pada Kamis 29 Oktober 2026 (Instagram @bahlilahadalia)
Nasional

Dipanggil Prabowo, Bahlil: Bahas Listrik Desa hingga Industri Baterai

by Feri Spt
30 October 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto pada Kamis 29 Oktober 2026...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung apresiasi massa dan aparat jaga fasilitas publik Ibu Kota saat aksi demo, Rabu 28 Oktober 2026
Nasional

Pramono Anung Bersyukur Aksi Demo 28 Oktober Berjalan Tertib, Massa hingga Aparat Jaga Fasilitas Publik

by Feri Spt
29 October 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengucap syukur atas...

BEM UI akan kembali menggelar aksi demo di Bundaran HI, Jakarta pada Rabu 28 Oktober 2026 (Instagram @pubivox)

Ramai di Medsos Simbol Tiga Jari saat Demo 28 Oktober, Apa Maknanya?

29 October 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri kegiatan Hospital Leadership for TB Elimination: Jakarta Menuju Eliminasi TBC 2030 di Balai Kota Jakarta, Rabu 28 Oktober 2026 (Instagram @dkijakarta)

Targetkan Jakarta Bebas TBC 2030, Pramono Anung Siapkan Ini…

29 October 2026
Momen Presiden Prabowo terima tamu Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu 28 Oktober 2026 (Instagram @nusand_tara)

Prabowo Terima Tamu Menlu Singapura di Hambalang, Ini Isi Pertemuannya

29 October 2026
Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Sumpah Pemuda berpihak pada anak muda (Instagram @prabowo)

Bakom RI: Sumpah Pemuda 2026, Pemerintah Tempatkan Generasi Muda Jadi Titik Awal Kemajuan

29 October 2026

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

8 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

8 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

8 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

8 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Kantor PT Djarum di Kudus Jawa Tengah digeledah KPK, Rabu 28 Oktober 2026 (Instagram @beritanyaid)
Nasional

PT Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor di Kudus

by Feri Spt
29 October 2026

Suaranusantara.com- PT Djarum angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor Kudus, Jawa...

KPK geledah kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus, Jawa Tengah (Instagram @telmifinance_)

KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus, Kasus Apa?

29 October 2026
Aksi demo 28 Oktober 2026 di Bundaran HI, Jakarta (Instagram @jktonthespot)

Pemerintah Jawab Tuntutan Aksi Demo 28 Oktober, Paparkan Data-data Mulai dari Karhutla, Pendidikan hingga HAM

28 October 2026
Presiden Prabowo akan terima tamu Menlu Singapura, Rabu sore 28 Oktober 2026 (YouTube @sekretariat.presiden)

Rabu Sore Prabowo Akan Terima Tamu Menlu Singapura, Apa yang Dibahas? Seskab Beberkan

28 October 2026
Presiden Prabowo Subianto saat bertemu Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva (Instagram @kawallmedan)

Prabowo Ucapkan Selamat ke Lula Usai Terpilih Keempat Kalinya Jadi Presiden Brasil

28 October 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com