Sa
Jakarta-SuaraNusantara
Apes benar nasib ribuan ayam di Dusun Kepundung, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kota Salatiga, Jawa Tengah ini. Di saat jutaan manusia bergembira menyambut datangnya tahun baru 2018, sekitar 6.000 ekor ayam di dusun tersebut justru mati tertimpa atap kandang yang rubuh diterjang angin puting beliung, Minggu (31/12/2017).
Tidak ada korban jiwa manusia dalam peristiwa itu, namun beberapa warga menderita luka ringan akibat peristiwa itu. Beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan, salah satunya milik Juwenah (70), namun saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong.
Rumah berdinding kayu jati tersebut rusak di bagian atap, teras, ruang utama dan dapur akibat tertimpa batang pohon kelapa. Kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp 5 juta.
“Ini rumah ibu saya, Juwenah tapi sedang menengok cucu di Jakarta. Saat saya ke sini sudah banyak orang berkumpul,” kata Saefudin (34), salah satu anak Juwenah, dikutip dari kompas.com.
“Teras ukuran 2,5 meter dan panjang 10 meter kayu-kayu dan gentengnya rusak. Ada pohon sengon dan kelapa yang ambruk, sampai bagian dapur yang kena,” sambungnya.
Sementara Ridwan (35), pemilik dua buah kandang ayam yang rata dengan tanah mengungkapkan, saat kejadian salah satu pekerjanya sedang berada di kandang. Namun dia berhasil menyelamatkan diri dengan cara lari ke sawah saat angin menerjang kandangnya.
“Sekitar 4.000 ekor ayam berusia dua minggu mati, ada yang selamat belum sempat dihitung,” kata Ridwan.
Ia mengaku menderita kerugian sebesar Rp 125 juta akibat kejadian itu. Satu kandang berukuran 9 x 45 meter berisi 3.200 ekor ayam roboh total, sedangkan satu kandang lagi berukuran 2.8×14 meter atapnya terbawa angin.
Sementara kandang ayam lainnya milik Mansur (45) juga roboh dan menimpa anak ayam sekitar 2.000 ekor hingga mati. Kerugian ditaksir sekitar Rp 45 juta.
Penulis: Yon K

















