Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Pemutusan Kontrak Akal-akalan PPK, Pembangunan TPI Nisel Sarat KKN

Suara Nusantara by Suara Nusantara
12 March 2016
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Proyek pembangunan TPI di Pasir Putih Telukdalam Nias Selatan senilai Rp 3.3 miliar dari DAK tahun 2015 di kerjakan hingga bulan Maret 2016/Foto: Edi Zebua

Proyek pembangunan TPI di Pasir Putih Telukdalam Nias Selatan senilai Rp 3.3 miliar dari DAK tahun 2015 di kerjakan hingga bulan Maret 2016/Foto: Edi Zebua

1
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Proyek pembangunan TPI di Pasir Putih Telukdalam Nias Selatan senilai Rp 3.3 miliar dari DAK tahun 2015 di kerjakan hingga bulan Maret 2016/Foto: Edi Zebua
Proyek pembangunan TPI di Pasir Putih Telukdalam Nias Selatan senilai Rp 3.3 miliar dari DAK tahun 2015 di kerjakan hingga bulan Maret 2016/Foto: Edi Zebua

Nias Selatan – SuaraNusantara.com

Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Nias Selatan mendapatkan alokasi anggaran DAK Tahun 2015 sebesar Rp3,3 miliar untuk proyek pembangunan Tempat Penyandaran Ikan (TPI) di Pasir Putih Telukdalam.

Pembangunan proyek tersebut ternyata menuai masalah dan menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat, karena ada dugaan pembangunannya sarat KKN. Tidak hanya itu, pemutusan kontrak pembangunan proyek tersebut, juga sangat aneh.

BACAJUGA

Survei DEN: Program MBG Tunjukkan Dampak Positif di Berbagai Sektor

Prabowo Ajak Negara-Negara Dunia Perkuat Kerja Sama Hadapi Tantangan Global

Sekretaris DPC Aliansi Indonesia (AI) Kabupaten Nias Selatan Sadar Halawa, kepada SuaraNusantara.com, Sabtu (12/3 ) di Telukdalam mengungkapkan, “pemutusan kontrak proyek pembangunan Tempat Penyandaran Ikan (TPI) di Pasir Putih Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan diduga hanya sebatas akal-akalan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Diskanla dan sarat korupsi.”

Menurutnya, proyek yang kerjakan pihak kontraktor PT. Harimao Iraono Huna (HIH), pelaksanaannya asal jadi.

“Ada beberapa kejanggalan yang diduga dilakukan oleh direktur PT HIH Tafaonasokhi Laia, sebagai sumber korupsi, pertama, bahan material diduga tidak sesuai dengan RAB, dimana seperti diketahui batu dan tanah timbun digunakan jenis batu kapur yang mudah hancur, dan pemasangan batu pada dinding asal jadi,” katanya.

Selain itu, sambung Sadar Halawa, adanya dugaan pemindahan lokasi proyek (relokasi) tanpa melalui pembahasan, kemudian batas waktu pengerjaan yang sudah melewati batas waktu dalam kontrak.

“Seharusnya, pengerjaan proyek TPI yang dimaksud, pihak kontraktor PT. HIH sudah menyelesaikan paling lambat 31Desember 2015, karena dalam kontrak waktu pengerjaan 45 hari kerja, namun di lapangan, pekerjaan dilakukan sampai bulan Maret 2016. Itu kan aneh, dan itulah alasan kuat dugaan ada tindak pidana korupsi pada proyek TPI itu,” kata Sadar Halawa.

Ditambahkannya, bahwa pengerjaan proyek TPI yang dimaksud bukan sistim tahun jamak (multi years).

Kalau pun pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Diskanla Nias Selatan Toni Sarumaha telah menempel pengumuman pemutusan kontrak di lokasi proyek, itu diduga hanya berupa akal-akalan PPK untuk mengelabui masyarakat. Kalau memang itu serius diputus kontrak, mengapa harus kegiatan pekerjaan dibiarkan sampai bulan Maret 2016 oleh dinas bersangkutan,” tanya Sadar Halawa dengan nada heran.

Oleh karenanya, sambung Sadar Halawa, diminta kepada pihak berwajib untuk melakukan penyelidikan terhadap proyek TPI yang dimaksud,

“Kami siap mendukung kinerja pihak berwajib untuk mengungkap kasus dugaan korupsi pembangunan TPI tersebut,” katanya.

Sadar Halawa memberi masukan, bahwa pintu awal mengungkap adanya indikasi dugaan korupsi pada proyek TPI tersebut, bisa dimulai dari relokasi, material yang digunakan kemudian pelanggaran kontrak kerja. Dan yang paling jelas dugaan korupsi disaat pembayaran hasil pembobotan fisik kerja, seharusnya, hasil kerja di atas tanggal 15 Februari 2015, tidak dibayarkan, persoalannya, apakah benar tidak dibayar oleh dinas bersangkutan semua hasil pekerjaan PTI HIH, yang sudah selesai dikerjakan?

Terkait dengan informasi ini, pihak PPK Diskanla Kabupaten Nias Selatan Toni Sarumaha, beberapa kali dihubungi SuaraNusantara.com via telepon seluler untuk konfirmasi, tidak menjawab, demikian juga dengan SMS, tidak juga dibalas. (Edi)

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Seskab Teddy sebut Program Listrik TNI di Papua Sudah Jangkau Lebih dari 200 Desa

by Fifi
10 June 2026

Suaranusantara.com - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan perkembangan...

Nasional

Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 9 Duta Besar Luar Biasa untuk RI

by Fifi
10 June 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari...

Sufmi Dasco tepis kenaikan harga BBM

Sufmi Dasco: Pertemuan Prabowo, Luhut, dan Chatib Basri Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi

9 June 2026
PDIP Banten gelar Festival Wisata Kuliner Nusantara

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Banten Gelar Festival Kuliner Nusantara

9 June 2026
Nanik S Deyang akan rekrut 7 orang sebagai Dewan Pengarah BGN (Instagram @jurnalekbis)

Nanik Sudaryati Siapkan Pakar Gizi dan Dokter Anak untuk Kawal Program MBG

9 June 2026
Puan Maharani: Persoalan Daycare hingga Keselamatan Transportasi Jadi Fokus Pengawasan DPR Saat Ini 

Soroti Gempa Sulut, Puan Maharani Dorong Percepatan Bantuan untuk Warga Pulau Terluar

9 June 2026

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Ketua Banggar DPR RI, MH Said Abdullah merespon pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang tidak akan ragu mengganti para menterinya (Dok Istimewa)
Nasional

Said Abdullah: Delapan Program Prioritas Nasional 2027 Butuh Dukungan Fiskal yang Kuat

by Drt
9 June 2026

Suaranusantara.com- Pelaksanaan delapan Program Prioritas Nasional pada 2027 dinilai memerlukan fondasi fiskal yang kuat agar dapat berjalan...

MenPANRB Dukung Program ASN Berintegritas KPK untuk Perkuat Budaya Antikorupsi

9 June 2026
Promo Superindo

Super Indo Hadirkan Promo Diskon Produk Kecantikan dan Kesehatan hingga 10 Juni 2026

9 June 2026
Ilustrasi Rupiah mengalami pelemahan (Instagram @turboykun)

Rupiah Diprediksi Melemah, Dunia Usaha Tetap Optimis Terhadap Prospek Investasi Indonesia

9 June 2026
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 terpantau tidak ada kenaikan (Instagram @sukabumiupdatecom)

Harga BBM Diesel Turun per 1 Juni 2026, Masyarakat dan Pelaku Usaha Diharapkan Semakin Terbantu

9 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com