Kota Tangerang – Ratusan warga Rawa Rengas menggelar demonstrasi, di Gerbang TOD Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Jalan M1, Neglasari, Kota Tangerang, Senin (1/7/2019).
Aksi demonstrasi dilakukan setelah sebelumnya warga melakukan aksi pemblokiran Jalan Perimeter Utara Baru yang menyebabkan kemacetan parah di Jalan Marsekal Suryadharma Selapajang hingga Jalan Raya Kampung Melayu Teluknaga, Tangerang.
Gelombang aksi warga lantaran pihak PT Angkasa Pura II belum juga mau menemui dan mendengarkan aspirasi masyarakat korban gusuran proyek Runway 3 Bandara Soetta.
“Kami sudah memblokir Perimeter Utara sampai macet panjang terjadi, kami juga sudah menerbangkan layang-layang agar pihak Angkasa Pura II mendengar keluhan rakyat,” ujar Syamsudin salah seorang orator.
Aksi warga akan terus dilakukan bahkan tidak menutup kemungkinan hingga aksi yang dapat melumpuhkan bandara jika tuntutan tak juga diindahkan.
“Kami ini bisa melakukan hal-hal yang melumpuhkan Bandara Soekarno-Hatta, yang kami mau ayo Angkasa Pura II duduk bareng dengan kami masyarakat Rawa Rengas,” tegasnya.
Pantauan di lokasi, warga membentangkan spanduk-spanduk berisi protes terhadap Angkasa Pura II dan pemerintah Indonesia. Demonstran juga membawa bendera kuning sebagai simbol matinya hati para pemimpin.
“Pemimpin tidak bisa mengambil kebijakan, mati sekalian,” tulis protes di salah satu spanduk
“Gue lawan lo dengan asap dan layang-layang,” bunyi isi protes di sebuah spanduk yang dibawa ibu lansia.(aul/and)


















Discussion about this post