Suaranusantara.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) Santa yang berada disimpang Jalan Wijaya I, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Suryo, Jakarta Selatan. Titik tersebut merupakan lokasi kemacetan parah.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan bahwa pemberlakukan rekaya lalin ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan. Diketahui untuk tahap awal, rekayasa lalin akan berlaku selama satu pekan hingga 12 April 2023 sebagai masa uji coba.
“Kegiatan uji coba rekayasa lalu lintas disimpang Jalan Wijaya I kearah Jalan Wolter Monginsidi merupakan program manajemen dan rekayasa lalin yang dilaksanakan dalam rangka penanganan kemacetan diwilayah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Syafrin, (7/4/2023).
Rekayasa lalu lintas tersebut membuat arus dari selatan (Jalan Wijaya I/Antasari-red) yang menuju ke timur (Tendean-red) dialihkan belok kiri ke Jalan Wolter Monginsidi-belok kanan disimpang Jalan Gunawarman-Jalan Senopati-Jalan Suryo atau melalui Jalan Prof Dr. Sutono-Jalan Gunawarman-Jalan Senopati-Jalan Suryo.
Selain pengalihan jalur tersebut, terdapat juga perubahan rute bus Transjakarta koridor 9H rute Cimpedak-Blok M sebagai imbas uji coba rekayasa lalin. Perubahan rute tersebut yakni:
a. Rute Blok M – Universitas Indonesia
Blok M -Jalan Sultan Hasanuddin – Jalan Trunojoyo – Jalan Gunawarman – Jalan Suryo -Jalan Kapten Tendean -Jalan Gatot Subroto -Jalan Raya Pasar Minggu -Jalan Raya Tj. Barat -Jalan Raya Lenteng Agung -Universitas Indonesia.
b. Rute Universitas Indonesia – Blok M
Universitas Indonesia -alan Lenteng Agung Raya -Jalan Raya Tanjung Barat -Jalan Raya Pasar Minggu -Jalan Gatot Subroto -alan Kapten Tendean -Jalan Wolter Monginsidi -Jalan Trunojoyo -Jalan Panglima Polim -Blok M.
“Dihimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas dilapangan serta mengutamakan keselamatan dijalan,” ujar Syafrin.(ADT)


















Discussion about this post