SuaraNusantara.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Gatot Wibowo meminta pembangunan gedung SMPN 34 di kecamatan pinang direalisasikan.
Hal itu, bertepatan dengan momentum hari pendidikan nasional 2023.
Ia menilai pelaksanaan pendidikan di Kota Tangerang banyak prestasinya. Namun, masih ada yang harus dikerjakan.
Pelaksanaan program pendidikan di Kota Tangerang sudah cukup bagus, walaupun ada beberapa bidang yang masih menjadi perhatian, yang memang dari azas pemerataan.
“Seperti di wilayah Kecamatan Pinang, meskipun tahun ini SMPN 34 Kota Tangerang di tahun 2023 ini bakal menerima siswa baru, pihaknya meminta segera direalisasikan pembangunan sekolah tersebut,” ujar Gatot, saat ditemui, Kamis (4/5/2023).
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, pasalnya dengan sistem zonasi, azas pemerataan ada kesempatan orangtua untuk dapat menyekolahkan anak-anaknya di sekolah SMP Negeri.
“Walaupun tahun ini sudah menerima siswa, pembangunan gedung SMPN 34 harus segera direalisasikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaludin mengatakan, menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), warga Kecamatan Pinang bakal memiliki sekolah baru untuk jenjang SMP.
“Ya, SMP Negeri 34 di Kecamatan Pinang pertama kali akan menerima siswa baru,”ujar Jamal.
Meskipun SMP 34 tersebut belum dibangun gedung, namun akan menggelar PPDB. Untuk sementara para siswa baru masih menumpang gedung sekolah lainnya.
“Alhamdullilah kita sudah menambah 1 sekolah di Kecamatan Pinang SMP 34 dan itu kita akan buka sebanyak 7 rombel (rombongan belajar). Setiap rombel ada 36, tinggal dikalikan saja,” kata Jamal saat dimintai keterangan.
Jamal yang juga Ketua PGRI Kota Tangerang menjelaskan, untuk lahan sekolah SMP 34 tersebut telah dibebaskan pada tahun 2022 lalu.
Luas lahan itu berkisar seluas 3500 – 3800 meter persegi yang tidak jauh dari kantor Kecamatan Pinang.
Meski demikian, kata Jamal, untuk siswa baru sementara menumpang sekolah lainnya, sambil gedung SMP 34 selesai dibangun.
“Kita lagi survei SD Kunciran 7 dan SMP 16, kita lihat situasi dan kondisi,” katanya.
Jamal menyebut pihaknya tidak akan menambah guru baru untuk ditempatkan di SMPN 34 itu.
“Tapi guru yang ada di sekolah SMP Negeri maupun SD mungkin jumlah jam nya masih kurang kita tambahkan di SMP yang baru. Jadi tidak ada tambahan guru,” pungkasnya. (My)


















Discussion about this post