Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Suahasil Nazara: “Tidak Ada Dana Alokasi Umum yang Dipotong”

Suara Nusantara by Suara Nusantara
12 November 2016
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Suahasil Nazara | Foto: FB

Suahasil Nazara | Foto: FB

1
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Suahasil Nazara | Foto: FB
Suahasil Nazara | Foto: FB

Jakarta – SuaraNusantara

Tidak ada Dana Alokasi Umum (DAU) yang dipotong, tapi penyaluran DAU ditunda ke bulan Januari 2017. Penundaan juga tidak disamaratakan untuk semua kabupaten di Indonesia. Nilai penundaan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemda masing-masing. Pemda yang dinilai lebih mampu, maka penundaannya lebih besar, sedangkan yang kurang mampu,  penundaannya akan lebih kecil.

Demikian dikatakan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, kepada SuaraNusantara, Sabtu (12/11/2016), terkait beredarnya isu pemotongan DAU, menyusul kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan untuk menunda penyaluran DAU 2016 sebesar Rp. 19,4 triliun kepada 169 Pemerintah Daerah. Kebijakan ini dalam rangka penyesuaian porsi belanja negara pada paruh kedua tahun ini.

BACAJUGA

Hari Pertama, Pengunjung Padati Nias Pro di Sorake Beach

Suahasil Nazara Memeriahkan Outlet Kerajinan Masyarakat di Sorake

“Penundaan DAU merupakan bagian dari konsolidasi fiskal nasional yang disampaikan Presiden di Pidato Kenegaraan 16 Agustus 2016. Tujuannya untuk mengamankan pelaksanaan APBNP 2016. Penundaan DAU ini sangat penting guna menciptakan anggaran pemerintah yang kredibel sehingga memberi kepastian bagi pelaku usaha, investor dan perekonomian (nasional),” ujar Suahasil.

Menurut Suahasil, di tingkat pusat juga dilakukan pemotongan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L). Pemotongan anggaran ini dilakukan atas biaya-biaya perjalanan dinas yang tidak perlu, anggaran rapat luar kantor yang bisa diefisiensikan, penghematan lelang, dan sebagainya. “Untuk proyek infrastruktur diupayakan luncuran ke tahun 2017. Sehingga proyek infrastruktur tidak distop, tapi diperpanjang masa pembangunannya ke 2017,” katanya.

Menurut data yang dihimpun SuaraNusantara, anggaran K/L dipotong sekitar Rp. 65 triliun, sedangkan alokasi transfer ke Pemerintah Daerah dan Dana Desa dikurangi sekitar Rp. 68,8 triliun. Adapun total jatah DAU Provinsi yang ditunda penyalurannya sebesar Rp. 4,73 triliun. Sementara untuk DAU Kabupaten/Kota yang tertunda penyalurannya mencapai Rp. 14,6 triliun.

“Perlu kerjasama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah supaya bisa menjalankan anggaran yang lebih efisien agar penggunaan anggaran yang berasal dari pajak masyarakat bisa lebih efektif,” ujar Suahasil.

Keputusan menunda penyaluran DAU tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.07/2016 Tentang Penundaan Penyaluran Sebagian Dana Alokasi Umum Tahun Anggaran 2016, yang diteken oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 16 Agustus 2016.

Setidaknya ada tiga hal yang menjadi pertimbangan Kemenkeu dalam menunda penyaluran DAU, yakni perkiraan kapasitas fiskal, kebutuhan belanja dan perkiraan posisi saldo kas di daerah pada akhir tahun. Adapun daerah-daerah yang DAU-nya ditunda penyalurannya adalah yang proyeksi saldo kas akhir tahunnya masuk kategori sangat tinggi, cukup tinggi, dan sedang.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga menyatakan, alokasi belanja negara akan dipangkas sebesar Rp. 133,8 triliun pada tahun ini mengingat realisasi penerimaan pajak diperkirakan meleset (shortfall) dari target sekitar Rp. 219 triliun pada akhir tahun 2016.

“Sebagian DAU yang ditunda penyalurannya dapat dicairkan kembali pada sisa tahun ini jika realisasi penerimaan negara mencukupi,” ujar Sri Mulyani kala itu.

Sementara itu, untuk sebagian DAU yang tidak dapat dibayarkan pada tahun ini maka tercatat sebagai kurang bayar Pemerintah Pusat ke daerah, yang pembayarannya akan memerhatikan kemampuan keuangan negara. (Rio)

Tags: Suahasil Nazara
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Lagunya Dinyanyikan Tanpa Izin, Fariz RM Lanjutkan Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Hak Cipta
Nasional

Lagunya Dinyanyikan Tanpa Izin, Fariz RM Lanjutkan Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Hak Cipta

by SNC 9
24 June 2026

Suaranusantara.com - Musisi Fariz RM menegaskan bahwa kasus dugaan...

Lestari Moerdijat (dok istimewa)
Nasional

Lestari Moerdijat: Piala Dunia 2026, Momentum Menata Masa Depan Sepak Bola dan Pemuda Indonesia

by snc4
24 June 2026

Suaranusantara.com- Jadikan momentum gelaran Piala Dunia sebagai katalis memperkuat...

Marinus Gea (Dok ist)

Marinus Gea: Penertiban Aset Negara Harus Diikuti Manfaat Nyata bagi Rakyat

24 June 2026
Fahira Idris Kecam Keras Penyekapan Perempuan di Bandung

Fahira Idris Kecam Keras Penyekapan Perempuan di Bandung

24 June 2026

Voting Logo HUT RI ke-81 Dibuka, Ini Langkah-Langkahnya

24 June 2026

Pemerintah Luncurkan 5 Desain Logo HUT RI ke-81, Masyarakat Diajak Memilih

24 June 2026

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Presiden RI Prabowo Subianto tutup 240 BUMN (instagram @kemensetneg.ri)
Nasional

Pemerintah Tutup 240 BUMN, Prabowo Pastikan Akan Menutup 700-800 Perusahaan Plat Merah: Hemat Triliunan

by Feri Spt
24 June 2026

Suaranusantara.com- Pemerintah diketahui telah menutup sebanyak 240 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bukan tanpa sebab langkah ini...

Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Shock Ekonomi Bertumbuh 5 Persen tapi Rakyat Miskin Bertambah: Ini Anomali, Sistem Kita Keliru

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal kekayaan negara banyak hilang di acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Shock Banyak Kekayaan Negara Hilang: Bukan Cari Kesalahan, Anggaplah Kelalaian Bersama

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @kemensetneg.ri)

Prabowo Mengungkap Penyebab di Balik Rupiah Melemah

24 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Akui Gaji Guru dan PNS Tidak Baik, Prabowo Ungkap Biang Keladinya

24 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com