Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Prabowo Mengungkap Penyebab di Balik Rupiah Melemah

Feri Spt by Feri Spt
24 June 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @kemensetneg.ri)

Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026 (Instagram @kemensetneg.ri)

2
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026, mengungkap penyebab Rupiah terus mengalami pelemahan pada beberapa waktu lalu hingga menembus Rp.18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kata Prabowo, yang menjadi salah satu penyebab Rupiah melemah lantaran terus mengalirnya kekayaan negara ke luar negeri.

Indonesia, kata Prabowo, sebenarnya mencatat surplus perdagangan dan memperoleh keuntungan besar dari aktivitas ekonomi internasional.

BACAJUGA

Prabowo Bersyukur Indonesia Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata: RI Bukan Dipimpin oleh Pemimpin-pemimpin Bodoh dan Penakut

Prabowo Ingin Investor Proyek Gas Abadi Masela Untung: Bangsa Indonesia Punya Kehormatan, Malu Kalau Mitra Tidak Puas

Namun, sebagian besar keuntungan tersebut justru tidak bertahan di dalam negeri karena keluar kembali ke luar negeri dalam bentuk arus modal maupun aliran kekayaan lainnya

“Kalau sekarang ada yang mengatakan rupiah kita lemah, ini dan itu, ya karena kekayaannya keluar. Kalau darah kita tiap hari darah kita keluar, di ujungnya badan kita kolaps, mati,” ujar Prabowo di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026.

Ia menyampaikan hal tersebut saat memaparkan hasil pengolahan data perdagangan internasional yang bersumber dari United Nations Comtrade dan dianalisis oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

Menurut Prabowo, data tersebut menunjukkan Indonesia mencatat keuntungan bersih dari perdagangan internasional selama sebagian besar periode dua dekade terakhir.

Dari 22 tahun terakhir, Indonesia disebut hanya mengalami kondisi kurang menguntungkan selama lima tahun, sementara 17 tahun lainnya mencatat surplus.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, total keuntungan Indonesia selama 22 tahun mencapai US$436 miliar atau setara Rp7.790,01 triliun (asumsi kurs Rp17.867 per dolar AS).

Namun dalam periode yang sama, arus dana yang keluar dari Indonesia mencapai US$343 miliar atau Rp6.134,14 triliun.

“Kalau kita lihat selama 22 tahun bangsa Indonesia sebagai bangsa sebenarnya telah untung. Dari 22 tahun, 17 tahun kita untung dan keuntungan kita adalah US$436 miliar selama 22 tahun,” ujarnya.

Prabowo menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya fenomena yang telah lama ia soroti, yakni keluarnya kekayaan nasional ke luar negeri atau yang ia sebut sebagai net outflow of national wealth.

Menurutnya, meskipun Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah dan terus menghasilkan surplus, manfaat ekonomi yang tersisa di dalam negeri menjadi jauh lebih kecil karena sebagian besar keuntungan mengalir keluar.

“Begitu kayanya Republik kita, tiap tahun kekayaan kita diambil keluar, kita masih berdiri. Jadi kita lihat dari neraca itu inflow, outflow,” katanya.

Pernyataan Prabowo muncul di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan terakhir.

Pada penutupan perdagangan Selasa sore 23 Juni 2026, Rupiah berada di level Rp17.859 per dolar AS atau melemah 16 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain, pelaku pasar juga masih mencermati sejumlah faktor eksternal yang membebani mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Tags: MelemahPrabowoRupiah
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Wakil Ketua MPR RI Eddu Soeparno
Nasional

Kebakaran TPA Terus Berulang, Eddy Soeparno: Benahi Hulu dan Pengawasan TPA

by snc4
18 July 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy...

Siti Fauziah di acara LCC Papau Selatan
Nasional

Merajut Persatuan dari Papua Selatan, Menguatkan Empat Pilar dari Ujung Timur Negeri

by snc4
18 July 2026

Suaranusantara.con - "Izakod Bekai Izakod Kai” menjadi semboyan yang...

Lestari Moerdijat ajak anak muda untuk tingkatkan literasi

Lestari Moerdijat: Pencegahan Tindak Kekerasan Harus Konsisten Dilakukan Demi Menyelamatkan Masa Depan Bangsa

18 July 2026
Lestari Moerdijat

Dorong Pemanfaatan Teknologi AI Bangun Kemandirian Penyandang Disabilitas

18 July 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di acara peresmian blok gas Abadi Masela, Maluku (Instagram @bahlillahadalia)

Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal Bekerja di Proyek Gas Abadi Masela, Bahlil: Anak Daerah Sudah Dikirim ke Akademi Migas

17 July 2026
Marinus Gea sosilisasi Empat Pilar MPR RI di UNIAS

Marinus Gea: Kepemimpinan Pancasila Berbasis Gotong Royong Kunci Wujudkan Universitas Nias sebagai Center of Excellence

17 July 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Bahlil Klaim Gas Abadi Masela Tingkatkan Penerimaan Negara sampai Rp.680 Triliun dan Buka Ribuan Lapangan Kerja
Nasional

Bahlil Klaim Gas Abadi Masela Tingkatkan Penerimaan Negara sampai Rp.680 Triliun dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

by Feri Spt
17 July 2026

Suaranusantara.com- Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim blok gas raksasa Abadi Masela di Kabupaten...

Badan Pengkajian MPR RI

Kelompok III Badan Pengkajian MPR RI Bahas Ketidaksesuaian Pelaksanaan Desentralisasi, Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah, dan Desa

17 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal perbaikan JPO Tendean (Instagram @pramonoanungw)

Tak Pakai APBD Murni, Ini Jurus Jitu Pramono Anung untuk Pembiayaan Perbaikan JPO Tendean yang Rusak Diseruduk Truk Alat Berat

17 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan gelar rapat khusus pekan depan soal JPO Tendean (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Minggu Depan Akan Gelar Rapat Khusus, Bahas Percepatan Perbaikan JPO Tendean yang Rusak Diseruduk Truk Alat Berat

17 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan bangun banyak pedestrian biar warga Ibu Kota nggak mager lagi (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Akan Bangun Banyak Pedestrian: Biar Masyarakat Nggak Mager Lagi dan Hidup Sehat

17 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com