SuaraNusantara.com– Bakal calon presiden (capres) Indonesia, Ganjar Pranowo, menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi lumbung pangan dunia. Dalam pidatonya tentang “Arah dan Strategi Politik Luar Negeri” di Kantor CSIS, Jakarta, Ganjar Pranowo menggarisbawahi pentingnya memastikan suplai pangan yang berkelanjutan, bahkan dalam situasi konflik atau perang, untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
“Indonesia punya potensi menjadi lumbung pangan dunia. Di ASEAN saya kira Vietnam, ada lagi Thailand, India di sekitar kita, Tiongkok punya kemampuan untuk memproduksi itu dan saya kira termasuk Indonesia,” ujarnya.
Ganjar Pranowo menyoroti produksi beras Indonesia yang telah mencapai 5,9 ton per hektare, dengan harapannya agar produksi beras dapat ditingkatkan menjadi sekitar 7 ton per hektare. Untuk mencapai status lumbung pangan dunia, modernisasi, mekanisasi, dan perhatian pemerintah terhadap politik pangan diperlukan. Ganjar Pranowo juga mendorong agar Badan Urusan Logistik (Bulog) kembali ke fungsi awalnya untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pangan pokok.
Baca Juga: Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia, Ini Syaratnya
Kendati demikian, Ganjar Pranowo mendengar keluhan dari petani terkait biaya produksi yang tinggi, yang pada gilirannya mengarah pada harga beras yang mahal bagi konsumen. Ganjar Pranowo menekankan pentingnya mengatasi masalah ini dalam konteks kepentingan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga telah menyuarakan upaya Indonesia untuk menjadi swasembada pangan bahkan menjadi lumbung pangan dunia. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki 10 juta hektare lahan potensial yang belum dimanfaatkan sepenuhnya. Dalam usahanya untuk mencapai swasembada pangan, Amran Sulaiman memperhatikan pentingnya modernisasi pertanian dengan memanfaatkan alat dan mesin pertanian yang tepat guna. Upaya ini dilakukan agar Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pangan domestik dan berperan dalam menyediakan pangan bagi dunia.
“Ada 10 juta hektare lahan berupa rawa yang bisa kita sulap menjadi lahan produktif. Kalau kita bisa tambahkan itu, Indonesia bahkan bisa menjadi lumbung pangan dunia,” kata Mentan di Jakarta, Kamis 2 November 2023.
Baca Juga: Ganjar-Mahfud Diharapkan Perhatikan Santri
Pentingnya memastikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia mendapat dukungan dari para pemimpin dan pemangku kebijakan, karena hal ini berkaitan dengan keamanan pangan, kesejahteraan rakyat, dan peran Indonesia di dunia.

















Discussion about this post