Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Kritik Ketua Umum DPP GMNI terhadap Rencana Program Gratis Prabowo-Gibran

Suara Nusantara by Suara Nusantara
29 November 2023
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Prabowo dan Gibran bersiap menuju KPU untuk pendaftaran Capres dan Cawapres. (net)

Prabowo dan Gibran bersiap menuju KPU untuk pendaftaran Capres dan Cawapres. (net)

2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Arjuna Putra Aldiano, Ketua Umum DPP GMNI, mengomentari janji kampanye Prabowo-Subianto terkait pemberian makan siang dan susu gratis kepada masyarakat dengan mengalokasikan dana sebesar 400 triliun.

Arjuna memprotes rencana tersebut karena Prabowo-Gibran berencana merefokuskan dan mengalihkan anggaran dari sektor pendidikan, perlindungan sosial, dan kesehatan untuk program makan siang dan minum susu gratis.

Menurut Arjuna, program bantuan seperti KIS, KIP, BPJS, dan PKH telah memberikan manfaat besar kepada masyarakat kalangan bawah (wong cilik) yang masih membutuhkan dukungan. Aldiano menyatakan bahwa program-program tersebut, jika dijalankan dengan baik, dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

BACAJUGA

Program MBG Diduga sebagai Alat Mobilisasi Politik, Relawan Prabowo Bantah: Murni Kepentingan Rakyat

Survei: Kepuasan terhadap Kinerja Prabowo 79,2 Persen, Optimisme Publik Menguat

“Kalau untuk membiayai program makan siang dan minum susu gratis dengan refocusing dan realokasi uang fungsi pendidikan, perlindungan sosial dan dana kesehatan. Maka program seperti KIS, KIP, BPJS dan PKH bakal dihapus dong. Padahal itu sangat bermanfaat untuk wong cilik”, ungkap Arjuna

Ketidaksetujuan tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Arjuna, pada Maret 2023 berdasarkab data BPS, ada sekitar 25,9 juta penduduk miskin di Indonesia. Mayoritas rumah tangga miskin ini memiliki tingkat pendidikan yang rendah.

Rata-rata rumah tangga miskin memiliki latar belakang pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah. Rinciannya, rumah tangga miskin yang tidak tamat SD memiliki persentase sebesar 29,86%. Kemudian, rumah tangga miskin lulusan SD memiliki persentase sebesar 37,74%. Hanya, 1,81% rumah tangga miskin lulusan perguruan tinggi.

“Terutama soal pendidikan. Bagi rumah tangga miskin ini sangat penting untuk mengangkat derajat hidup mereka. Jika hanya diganti untuk makan siang dan minum susu gratis apa gunanya?. Sangat membodohkan”, tambah Arjuna

Begitu juga soal kesehatan. Menurut Arjuna, banyak warga miskin yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, hanya sebanyak 60,22% penduduk sangat miskin dan 64,24% penduduk miskin memiliki jaminan kesehatan pada 2021. Angka ini timpang dengan kepemilikan jaminan kesehatan penduduk terkaya yang rata-rata sudah diatas 70%.

Dengan dihapusnya anggaran bantuan kesehatan bagi masyarakat miskin dan dialihkan untuk program makan siang dan minum susu gratis maka masyarakat miskin tidak mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

“Hari ini saja banyak warga miskin yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Apalagi jika bantuannya dihapus diganti makan siang dan minum susu gratis. Banyak masyarakat miskin yang akhirnya tidak bisa berobat jika sakit karena mahal”, tutur Arjuna

Arjuna juga menambahkan jika terjadi refocusing dan realokasi anggaran fungsi pendidikan, perlindungan sosial dan dana kesehatan hanya untuk makan siang dan minum gratis maka menurut Arjuna angka Indeks Pembangunan Manusia Indonesia bisa turun drastis. Dan bukan perkembangan yang baik untuk masyarakat Indonesia.

“Kalau anggaran pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial dialihkan untuk makan siang dan minum susu, IPM kita bisa turun drastis”, terang Arjuna

Menurut Arjuna, program makan siang dan minum susu gratis tidak membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Melainkan hanya menguntungkan mereka pemegang tender penyedia makanan dan susu semata. Apalagi jika program ini diterapkan skala nasional. Maka keuntungannya bisa berlipat ganda.

“Program ini hanya menguntungkan pemegang tender makanan dan susu. Misalnya menguntungkan mereka yang punya peternakan sapi perah, seperti Tapos. Tapos inikan punya Soeharto, mertua Prabowo. Misalnya seperti itu”, tutup Arjuna(red)

Tags: arjunaGMNIPrabowo-GibranProgram
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Media Asing Soroti Purbaya Terdepak dari Menkeu Digantikan Suahasil Nazara
Nasional

Media Asing Soroti Purbaya Terdepak dari Menkeu Digantikan Suahasil Nazara

by Feri Spt
15 September 2026

Suaranusantara.com- Sejumlah media asing ramai-ramai menyoroti soal pencopotan Purbaya...

Purbaya tak lagi jabat Menkeu, posisinya digantikan oleh eks Wamenkeu Suahasil Nazara (Instagram @qryptoclips)
Nasional

Purbaya Tak Lagi Jadi Menkeu, Sang Anak Yudo Sadewa: Akhirnya Bapak Bisa Tidur Nyenyak

by Feri Spt
15 September 2026

Suaranusantara.com- Anak Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa merespon positif...

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal potensi lonjakan harga minyak (Instagram @menkeuri)

Terdepak dari Kursi Menkeu, Purbaya Unggah Konten di TikTok: Udah Siap Belum?

15 September 2026

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru Gantikan Purbaya, Begini Respon Pasar

15 September 2026
Purbaya Yudhi Sadewa masih hadiri rapat bersama DPD di DPR RI, di tengah pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menkeu baru (Instagram @rumpi_gosip)

Di Tengah Pelantikan Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Purbaya Masih Ikut Rapat Kerja di DPD RI

15 September 2026
Suahasil Nazara Menkeu baru komitmen berantas rokok ilegal (Instagram @jayalah.negriku)

Resmi Jadi Menkeu Baru, Suahasil Komitmen Berantas Rokok Ilegal

15 September 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

6 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

6 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

6 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

6 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Suahasil Nazara kini menjadi Menkeu baru menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, per Senin 14 September 2026 (Instagram @jayalah.negriku)
Nasional

Mengintip Profil Suahasil Nazara, dari Wamenkeu hingga Kini Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

by Feri Spt
15 September 2026

Suaranusantara.com- Suahasil Nazara namanya kini tengah hangat diperbincangkan oleh publik lantaran pada Senin 14 September 2026 resmi...

Suahasil Nazara resmi gantikan Purbaya usai dilantik jadi Menkeu oleh Presiden Prabowo, Senin 14 September 2026 (Instagram @cretivox)

Reshuffle Kabinet: Purbaya Tersingkir, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu Usai Dilantik Prabowo

14 September 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Kuat semua Pihak Kunci agar Perpustakaan tetap Relevan Bagi Masyarakat

14 September 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Butuh Kebijakan Pendidikan yang Berkelanjutan Hadapi Tantangan Membangun Literas-Numerasi Anak Bangsa

14 September 2026
Badan Pengkajian dan Komisi Kajian Ketatanegaraan Bahas Tindak Lanjut Kajian PPHN

Badan Pengkajian dan Komisi Kajian Ketatanegaraan Bahas Tindak Lanjut Kajian PPHN

14 September 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com