Suaranusantara.com- PT Sepatu Bata Tbk telah mengumumkan penutupan operasional pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat, yang efektif mulai 30 April 2024.
Keputusan ini diambil karena perusahaan mengalami kerugian akibat menurunnya permintaan pasar.
Hatta Tutuko, Corporate Secretary Sepatu Bata, menjelaskan bahwa penutupan ini disebabkan oleh kondisi merugi yang dihadapi perusahaan, serta adanya penurunan permintaan yang signifikan. Dengan penutupan ini, perusahaan tidak dapat melanjutkan produksi di pabrik Purwakarta.
Perusahaan telah berupaya keras selama empat tahun terakhir untuk mengatasi tantangan, termasuk dampak pandemi COVID-19 dan perubahan perilaku konsumen yang cepat. Namun, kapasitas produksi pabrik ternyata jauh melebihi kebutuhan pasar yang bisa dipenuhi oleh pemasok lokal di Indonesia.
Meskipun tidak merinci jumlah kerugian yang diderita, Tutuko menyatakan bahwa penutupan pabrik merupakan keputusan yang sulit namun tidak terelakkan.
Sepatu Bata, merek alas kaki yang sudah menjadi ikon di Indonesia, sebenarnya berasal dari Bata Shoe Organization (BSO) yang berbasis di Republik Ceko. Namun, merek ini telah hadir di Indonesia sejak 1931 dan terdaftar sebagai PT Sepatu Bata Tbk pada 1982.
Sejarah panjang perusahaan ini di Indonesia dimulai ketika pendirinya, Tomas Bata, mendirikan pabrik sepatu di Kalibata pada 1937. Perusahaan telah berkembang pesat sejak itu, memiliki 435 toko ritel di seluruh Indonesia dan menawarkan berbagai koleksi sepatu untuk semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa.
Meskipun menutup pabrik di Purwakarta, perusahaan ini tetap berkomitmen untuk terus melayani pasar Indonesia dengan koleksi sepatu berkualitas tinggi yang telah menjadi ciri khasnya selama lebih dari 125 tahun.


















Discussion about this post