Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Marinus Gea: PDI Perjuangan Setujui RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun 2023 Asal…

Feri Spt by Feri Spt
9 July 2024
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Marinus Gea bersama Menkeu Sri Mulyani setujui atas RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun 2023 (dok suaranusantara.com)

Marinus Gea bersama Menkeu Sri Mulyani setujui atas RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun 2023 (dok suaranusantara.com)

3
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Marinus Gea selaku politikus PDI Perjuangan menyampaikan secara resmi bahwa Fraksi PDIP menyetujui terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023.

Marinus Gea menyampaikan hal itu dalam Rapat Paripurna Ke-21 Masa Persidangan V tahun sidang 2023-2024, pada Selasa 9 Juli 2024.

Marinus Gea sebelum menyetujui RUU itu, dalam keterangannya memberikan pandangannya terlebih dahulu atas tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2023.

BACAJUGA

Megawati Soekarnoputri Akui Sudah Komunikasi ke Prabowo Soal Posisi PDI Perjuangan: No Oposisi, Tidak Ada Koalisi

Purbaya Ungkap Rencana Prabowo Ingin Alihkan Keuntungan Danantara ke Cadangan APBN

Dalam keterangannya itu, Marinus menyebut Realisasi APBN Tahun Anggaran 2023, secara umum, adalah sebagai berikut:

– Realisasi Pendapatan Negara mencapai 105,56%; Negara di topang dengan pencapaian tax rasio 10,31% pada tahun 2023; lebih rendah dibanding tax rasio tahun 2022, sebesar 10,36%;

– Realisasi Belanja Negara mencapai 100,13%;

– Defisit Anggaran mencapai 70,28% dari yang direncanakan, sehingga defisit berada pada besaran 1,61% PDB;

– Keseimbangan primer mencapai surplus Rp. 102,59T.

Marinus menyampaikan bahwa capaian itu merupakan APBN Tahun Anggaran 2023.

“Capaian ini memperlihatkan APBN Tahun Anggaran 2023, berada dalam koridor desain Postur APBN yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Marinus Gea dalam keterangan tertulis pada Selasa 9 Juli 2024.

Dalam hal ini, Marinus menyampaikan bahwa BPK telah melakukan pemeriksaan atas LKPP Tahun 2023 dan memberikan opini bahwa Laporan Keuangan tersebut telah menyajikan secara wajar atau WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

Marinus pun mengungkap bahwa BPK juga telah menyampaikan temuan 14 permasalahan terkait dengan kelemahan pengendalian intern dan ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan beserta rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti oleh Pemerintah.

Marinus selaku dari Fraksi PDI Perjuangan meminta pemerintah untuk segera menindaklanjuti temuan-temuan itu dan segera diselesaikan.

“Atas temuan-temuan permasalahan tersebut, Fraksi PDI Perjuangan berpendapat Pemerintah harus segera menindaklanjuti temuan-temuan permasalahan tersebut, memastikan penyelesaiannya,’ sambungnya.

Lalu Marinus juga turut menyampaikan agar pemerintah juga perku memperhatikan untuk APBN pada Tahun anggaran berikutnya.

“Mengambil tindakan penegakan hukum yang diperlukan dan memastikan agar tidak terjadi kembali pada APBN Tahun Anggaran berikutnya,”tuturnya.

Pengelolaan APBN, diamanatkan oleh Konstitusi dan Undang-Undang, untuk memberikan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, yang dikelola secara efektif, efisien, mencapai prestasi kerja serta memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

Menjadi tugas konstitusional DPR RI, untuk menilai apakah APBN tahun Anggaran 2023 telah menjalankan amanat konstitusi dan Perundang-undangan.

Oleh karena itu, Fraksi PDI Perjuangan berpandangan bahwa Pemerintah, dalam Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN tahun 2023, juga harus menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Penjelasan atas sasaran pembangunan tahun 2023 yang tidak dapat dicapai:

– Sasaran tingkat kemiskinan ditargetkan 7,5% – 8,5%, capaian 9,36%;

– Sasaran gini rasio ditargetkan 0,375-0,378, capaian 0,388;

– Sasaran nilai tukar nelayan ditargetkan 107-108, capaian 105,4.

2. Pemerintah harus menjelaskan capaian spending better belanja negara yang ditunjukkan dengan kriteria belanja yang terukur dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi belanja.

Temuan BPK mengindikasikan :

– Bahwa anggaran terserap 100% akan tetapi tidak diikuti dengan capaian target yang telah ditentukan, bahkan capaian target rata-rata dibawah 50%; realisasi anggaran minim prestasi;

– Mekanisme pelaporan kinerja dan keuangan belum memadai dalam mengukur akuntabilitas dan efektivitas penganggaran untuk mencapai tujuan pembangunan.

3. Laporan yang dapat menjelaskan prestasi kerja Kementerian/Lembaga Pemerintah dalam melaksanakan APBN Tahun Anggaran 2023.

4. Belanja Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2023 mencapai Rp. 2.239,7 triliun, harus dapat dikaitkan dengan sasaran-sasaran pembangunan yang ada di RPJMN dan prioritas nasional pada setiap Kementerian/Lembaga.

5. Realisasi Mandatory Spending bidang pendidikan pada APBN tahun 2023 hanya mencapai 16,45%. Hal ini telah mengurangi hak konstitusional rakyat.

6. Laporan kemajuan kerja dalam menyelesaikan Major Project RKP Tahun 2023, yang ditunjukan dengan nilai alokasi anggaran, realisasi anggaran, capaian pekerjaan proyek pada Kementerian terkait.

7. Implikasi atas realisasi pembiayaan dari SPN, Obligasi Negara, SBSN, dan sebagainya, pada profil utang jatuh tempo di masa yang akan datang.

8. Pemerintah juga berkewajiban menyampaikan pertanggungjawaban atas kinerja pengelolaan seluruh kekayaan negara yang dipisahkan.

Khususnya Laporan Kinerja Investasi PMN yang telah mencapai Rp 3.909 triliun pada tahun 2023.

Laporan kinerja tersebut diperlukan untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan kekayaan negara yang dipisahkan telah memenuhi amanat konstitusi, khususnya pasal 33 UUD NRI 1945.

Maka berdasarkan pertimbangan, pendapat dan pandangan tersebut diatas, dengan ini Fraksi PDI Perjuangan menyetujui untuk melakukan pembahasan lebih lanjut atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2023 sesuai dengan mekanisme.

*

Tags: APBNMarinus GeaPDI PerjuanganRUU
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Edhie Baskoro
Nasional

Edhie Baskoro: Pendidikan Bukan Sekadar Anggaran, tapi Investasi Peradaban

by snc4
20 August 2026

Suaranusantara.com— Edhie Baskoro Yudhoyono Wakil Ketua MPR RI sekaligus...

Abidin Fikri
Nasional

Abidin Fikri: Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat, Bukan Sekadar Dirayakan

by snc4
20 August 2026

Suaranusantara.com- Kemerdekaan Indonesia harus dimaknai lebih dari sekadar terbebas...

Aparat amankan sindikat pembuatan materi palsu (Instagram @humaspolsekkawasankalibaru)

Sindikat Pembuat Materai Palsu Terbongkar! Aparat Tangkap 16 Orang, Negara Berpotensi Alami Kerugian Rp 1 Triliun

20 August 2026
Ilustrasi musim kemarau (Instagram @sugiana73)

Hujan Tak Kunjung Turun, Ini Daftar Wilayah dengan Suhu Terpanas Indonesia Sepanjang Agustus 2026

20 August 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal Jakarta diguyur hujan, Rabu 19 Agustus 2026 (Instagram @ntvnews.id)

Jakarta Diguyur Hujan Seharian, Pramono Anung: Hasil Modifikasi Cuaca

20 August 2026
Menkeu Purbaya bicara soal insentif motor listrik (Instagram @menkeuri)

Purbaya Ungkap Pemberlakuan Insentif Motor Listrik Akan Dimulai September

20 August 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat kunjungi NTT, Rabu 19 Agustus 2026 (Instagram @menkeuri)
Nasional

Purbaya Sebut Penanganan Bencana Gempa NTT seperti Tak Ada Koordinasi: Masih Ada Wilayah Terdampak Belum Dapat Bantuan

by Feri Spt
20 August 2026

Suaranusantara.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penanganan wilayah terdampak bencana gempa Nusa Tenggara Timur (NTT)....

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal alasan RI maish andalkan impor minyak (Instagram @bahlillahadalia)

Bahlil Beberkan Alasan RI Masih Andalkan Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari

20 August 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal harga minyak dunia naik turut ibarat orang sakit malaria (Instagram @bahlillahadalia)

Bahlil Umpamakan Harga Minyak Dunia Bagai Orang Sakit Malaria: Pagi Turun, Malam Naik

20 August 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan guyur insentif pajak demi percepat proyek geothermal (Instagram @bahlillahadalia)

Percepat Proyek Geothermal, Bahlil Berencana Akan Guyur Insentif Pajak Bagi Pengusaha

20 August 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan batasi pembelian Pertalite (Instagram @bahlillahadalia)

Pembelian Pertalite untuk Desil 9-10 Bakal Dibatasi, Bahlil: Masih Dikaji

20 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com