Suaranusantara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan pendidikan dan kesehatan Indonesia berada di posisi ke 57 dan 58 secara global.
Hal itu disampaikan Jokowi melalui unggahan di akun youtube Sekretariat Presiden.
“Sayangnya dari sisi daya saing, kita meskipun naik sampai 7 level sangat bagus sekali. Tapi untuk pendidikan dan kesehatan masih di ranking 57, 58,” kata Jokowi.
Padahal, menurut Jokowi dua hal itu sangat berpengaruh dalam penciptaan sumber daya manusia yang unggul di Indonesia.
“Infrastruktur sebaik apapun kalau SDM tidak baik, jelek, nanti di ranking kelihatan,” jelasnya.

















Discussion about this post