Suaranusantara.com – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Said Abdullah tegaskan rencana pertemuan m Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto bukan untuk memperoleh kursi menteri.
“Kalau PDI Perjuangan bertemu kemudian dikasih menteri, atau sebaliknya PDI Perjuangan tidak bertemu, tidak dikasih menteri, ngambek, itu tidak ada ceritanya,” kata Said.
Menurut dia, pertemuan kedua tokoh bangsa itu sebagai wahana merawat moralitas publik.
Sait menuturkan, hal demikian merupakan sesuatu yang sangat penting.
“Bertemunya ini untuk menunjukkan ke publik, ke kita semua, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Keuangan ini tadi, bahwa sebenarnya politik itu merawat moralitas publik. Wahana merawat moralitas publik. Nah, itu penting bagi kedua pemimpin ini untuk bertemu,” ujarnya.
Diketahui, Megawatu dan Prabowo dicanangkan akan bertemu sebelum tanggal 20 Oktober 2024 atau sebelum pelantikan Prabowo sebagai presiden republik Indonesia.


















Discussion about this post