Suaranusantara.com- Kabinet pemerintahan baru Prabowo Subianto mulai disusun, dengan 49 calon menteri telah dipanggil termasuk Veronica Tan, pada Senin (14/10/2024).
Di antara mereka, sosok Veronica Tan, mantan istri Ahok, mencuri perhatian publik. Sebagai seorang yang pernah menjabat dalam berbagai organisasi sosial, banyak yang penasaran dengan peran apa yang akan diembannya di kabinet mendatang.
Veronica Tan lahir di Medan pada 4 Desember 1977 dan memiliki keturunan Tionghoa. Ia pernah menempuh pendidikan arsitektur di Universitas Pelita Harapan setelah menyelesaikan masa sekolah menengah atasnya, sebelum akhirnya pindah ke Jakarta.
Pada 6 September 1997, Veronica menikah dengan Ahok, dan dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga anak: Nicholas Sean, Nathania, dan Daud Albeenner. Namun, pernikahan mereka berakhir pada 5 Januari 2018.
Dalam perjalanan kariernya, Veronica tidak hanya dikenal sebagai pendamping Ahok, tetapi juga sebagai pemimpin sejumlah organisasi sosial.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang DKI Jakarta, serta memimpin Tim Penggerak PKK di Jakarta selama Ahok menjabat sebagai gubernur. Namanya sering dihubungkan dengan kegiatan sosial dan kesehatan, yang semakin memperkuat peran sosialnya di kalangan masyarakat.
Kehadiran Veronica sebagai salah satu calon menteri dalam kabinet Prabowo menimbulkan spekulasi di kalangan publik mengenai peran apa yang akan diembannya nanti.
Latar belakangnya yang kuat dalam bidang sosial membuat banyak orang memperkirakan bahwa Veronica akan ditempatkan di posisi yang relevan dengan pengalamannya tersebut.

















Discussion about this post