Suaranusantara.com- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) pada hari ini Senin 17 Februari 2025 ikut dalam aksi Indonesia Gelap.
BEM UI dalam aksi Indonesia Gelap menyoroti soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oeleh pemerintah Prabowo-Gibran.
Menurut BEM UI, program MBG dinilai tidak tepat sasaran. Hal ini disampaikan mereka dalam aksi Indonesia Gelap yang digelar hari ini di Patung Kuda, Jakarta Pusat.
“Kita melihat bahwa dalam perjalanannya (program MBG), banyak hal-hal yang kurang tepat. Misal, terkait dengan target sasarannya masih kurang tepat,” ucap Ketua BEM UI Iqbal Cheisa Wiguna kepada wartawan di Lapangan FISIP UI, Senin 17 Februari 2025.
Diketahui, program MBG ini bermula untuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan kecerdasan anak.
Nyatanya program MBG yang berlangsung sejak 6 Januari 2025 itu malah tak terlihat seperti demikian. Sebab, ada kasus yang di mana murid-murid mengalami keracunan.
“Ada juga kasus-kasus terkait dengan keracunan yang ada pada makanan gizi gratis,” ucap Iqbal.
Oleh sebab itu, isu ini menjadi salah satu dari total lima tuntutan yang dibawa mahasiswa UI dalam aksi unjuk rasa hari ini di kawasan patung kuda dan Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat.
BEM UI mengatakan aksi ini turut serta mengajak masyarakat sipil, hingga mahasiswa untuk turun je jalan.
“Teman-teman UI kita akan bergabung dengan massa nasional nanti bersama BEM Seluruh Indonesia dan bersama Aliansi Masyarakat Sipil. Kita akan fokuskan massa ini di Istana Negara, apabila kita tidak sampai ke sana, mungkin kita akan mentok di Patung Kuda,” terang Iqbal.
Demo BEM UI merupakan aksi serentak yang digelar oleh seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM UI). Aksi tak hanya dilakukan di Jakarta saja melainkan serentak di seluruh daerah di Indonesia.
Aksi Indonesia Gelap yang digelar BEM SI akan berlangsung selama tiga hari sejak hari ini Senin hingga Rabu 19 Februari 2025.
Aksi Indonesia Gelap yang digelar serentak ini, untuk daerah-daerah berlangsung di depan Gedung DPRD masing-masing.
Dalam aksi Indonesia Gelap, BEM SI membawa sebanyak lima tuntutan yang di mana mereka merasa resah atas kebijakan-kebijakan Prabowo yang dinilai menambah penderitaan rakyat.


















Discussion about this post