Suaranusantara.com – Juventus akan menjamu Udinese pada pekan ke-37 Serie A Italia, pada Senin, 19 Mei 2025, pukul 01.45 WIB, di Allianz Stadium, Turin.
Ini menjadi laga kandang terakhir bagi Bianconeri musim ini, sekaligus kesempatan penting untuk mengamankan tempat di empat besar klasemen yang menjadi jalur tiket ke Liga Champions musim depan.
Dengan hanya dua pertandingan tersisa, persaingan menuju posisi keempat klasemen Serie A semakin sengit.
Juventus saat ini berada di peringkat keempat dengan 64 poin, setara dengan Lazio, sementara AS Roma membuntuti di urutan keenam dengan 63 poin, dan Bologna yang baru saja menjuarai Coppa Italia berada di posisi ketujuh dengan 62 poin.
Sayangnya, Juventus gagal meraih poin penuh di laga sebelumnya kontra Lazio. Sempat unggul lewat gol Randal Kolo Muani, mereka harus puas berbagi angka setelah Pierre Kalulu menerima kartu merah dan Lazio mencetak gol penyeimbang di waktu tambahan.
Hasil itu menambah catatan imbang Juventus musim ini menjadi 16 kali, hanya satu angka dari rekor klub sepanjang masa yang dicatatkan pada musim 1955-56.
Catatan Kandang dan Sejarah Dominasi
Kendati kerap imbang, performa kandang Juventus cukup solid. Mereka telah memenangkan tujuh dari delapan laga kandang terakhir di Serie A, dan pelatih sementara Igor Tudor memiliki rekor sempurna di Turin.
Jika menang atas Udinese, Tudor akan menyamai rekor Max Allegri dan Maurizio Sarri sebagai pelatih yang memenangi empat laga kandang pertama sejak 50 tahun terakhir.
Statistik pun berpihak pada Juve. Mereka menang 12 dari 15 pertemuan terakhir kontra Udinese di liga dengan rata-rata mencetak 2,3 gol per laga. Udinese sendiri hanya mencetak satu gol dalam enam pertemuan terakhir melawan Juventus.
Udinese Tanpa Tekanan, Tapi Pincang
Berbeda dengan Juventus yang masih punya target besar, Udinese sudah aman dari ancaman degradasi. Mereka dipastikan finis di papan tengah musim ini, jauh dari drama pekan terakhir musim lalu.
Meski demikian, Udinese tetap ingin mengakhiri musim dengan baik, termasuk menjaga tradisi mereka yang selalu mencetak gol di 24 laga tandang terakhir dan memenangi lima dari tujuh laga tandang penutup musim.
Namun, kekalahan 1-2 dari Monza pekan lalu nyaris memupus harapan mereka finis di 10 besar. Keadaan makin sulit karena top skor Lorenzo Lucca absen karena sanksi, dan Florian Thauvin masih dibekap cedera. Keinan Davis kemungkinan akan menjadi tumpuan di lini depan.
Masalah Cedera dan Rotasi di Kedua Tim
Juventus menghadapi krisis pemain belakang. Lloyd Kelly, Bremer, dan Juan Cabal semuanya absen karena cedera. Andrea Cambiaso dan Nicolo Savona juga tidak bisa dimainkan.
Pierre Kalulu terkena skorsing dua laga akibat kartu merah lawan Lazio, dan Khephren Thuram juga harus absen karena akumulasi kartu.
Kapten Manuel Locatelli kemungkinan akan ditarik ke lini belakang, sementara Kenan Yildiz kembali tersedia dan Dusan Vlahovic berpeluang tampil dari bangku cadangan. Kolo Muani tetap menjadi opsi utama di depan dengan torehan 7 gol sejak debut Januari lalu.
Di kubu Udinese, Oumar Solet tampil impresif sebagai bek tengah dan akan kembali mengisi lini belakang bersama Thomas Kristensen dan Jaka Bijol.
Prediksi Susunan Pemain
- Juventus (3-4-2-1):
Di Gregorio; Gatti, Locatelli, Veiga; Costa, Luiz, McKennie, Weah; Gonzalez, Yildiz; Kolo Muani - Udinese (3-4-1-1):
Okoye; Kristensen, Bijol, Solet; Modesto, Payero, Karlstrom, Lovric, Kamara; Ekkelenkamp; Davis
Statistik Menarik dan Prediksi Skor
Meski Udinese punya tradisi bagus dalam laga tandang terakhir musim, mereka tercatat sebagai tim Serie A dengan kekalahan terbanyak setelah unggul di babak pertama (4 kali).
Juventus sendiri juga sering kehilangan poin dari posisi unggul, total 23 poin telah hilang musim ini.
Namun, kebutuhan akan poin membuat Juventus diyakini akan tampil habis-habisan untuk mengamankan tempat di Liga Champions.
Prediksi Skor: Juventus 2-1 Udinese


















Discussion about this post