Suaranusantara.com – AS Monaco bakal menghadapi tantangan besar ketika bertandang ke Estadio Santiago Bernabeu untuk menantang Real Madrid pada lanjutan Liga Champions, Rabu, 21 Januari 2026, pukul 03.00 WIB.
Duel ini diprediksi berjalan menarik, namun berat sebelah, mengingat performa impresif yang tengah diperlihatkan kubu tuan rumah.
Real Madrid menyongsong laga ini dengan rasa percaya diri tinggi usai mengamankan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Levante di kompetisi La Liga.
Dalam pertandingan tersebut, Los Blancos tampil dominan hampir di sepanjang laga dengan penguasaan bola mencapai 70 persen.
Intensitas serangan mereka juga terlihat dari 26 tembakan yang dilepaskan, 11 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Gol-gol kemenangan Madrid lahir pada babak kedua melalui Kylian Mbappe dan Raul Asencio.
Produktivitas ini menegaskan bahwa lini serang tim ibu kota Spanyol tersebut berada dalam kondisi optimal jelang duel krusial Eropa.
Ketajaman Madrid Jadi Senjata Utama
Jika menilik performa terkini, laga-laga yang melibatkan Real Madrid kerap menyuguhkan banyak gol. Dalam enam pertandingan terakhir, total tercipta 21 gol atau rata-rata 3,5 gol per laga.
Dari jumlah tersebut, 13 gol merupakan kontribusi langsung Real Madrid, sebuah bukti efektivitas mereka dalam memaksimalkan peluang.
Konsistensi ini menjadi modal berharga bagi Madrid untuk kembali tampil agresif, terlebih saat bermain di hadapan publik sendiri. Tekanan sejak menit awal diprediksi akan langsung mereka terapkan demi mengamankan poin penuh.
Monaco Masih Rapuh di Lini Belakang
Di sisi lain, Monaco datang ke Spanyol dengan kondisi yang kurang ideal. Wakil Prancis tersebut baru saja menelan kekalahan di Ligue 1 saat menghadapi Lorient.
Meski mampu menguasai permainan dengan 61 persen penguasaan bola dan mencatatkan 14 percobaan tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran, Monaco harus mengakui kelemahan mereka di sektor pertahanan.
Tiga gol bersarang di gawang Monaco pada laga tersebut, sementara satu-satunya gol balasan dicetak oleh Ansu Fati.
Catatan ini menambah daftar persoalan di lini belakang Monaco, yang dalam lima dari enam pertandingan terakhir selalu kebobolan dengan total sembilan gol. Situasi ini tentu menjadi alarm bahaya saat mereka harus menghadapi agresivitas lini depan Real Madrid.
Kabar Tim dan Prediksi Susunan Pemain
Real Madrid dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain kunci seperti Ferland Mendy, Antonio Rudiger, Trent Alexander-Arnold, dan Eder Militao harus menepi akibat cedera. Sementara itu, Alvaro Carreras absen karena menjalani sanksi skorsing.
Meski demikian, pelatih Alvaro Arbeloa masih memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Madrid diprediksi mengusung formasi 4-4-2 dengan Thibaut Courtois sebagai penjaga gawang.
Sektor serang akan mengandalkan kreativitas dan ketajaman Jude Bellingham, Vinicius Junior, serta Rodrygo untuk membongkar pertahanan lawan.
Sementara itu, Monaco diperkirakan turun dengan skema 4-2-3-1. Philipp Koehn akan dipercaya di bawah mistar, dengan Folarin Balogun sebagai ujung tombak.
Kreativitas serangan diharapkan datang dari Aleksandr Golovin dan Maghnes Akliouche, meski mereka diprediksi akan lebih banyak bekerja keras untuk menahan tekanan Madrid.
Prediksi Skor Real Madrid vs Monaco
Melihat perbedaan kualitas skuad, konsistensi performa, serta keuntungan bermain di kandang, Real Madrid diprediksi akan mendominasi jalannya pertandingan.
Monaco berpotensi mencuri peluang dan mencetak gol, namun rapuhnya pertahanan mereka bisa menjadi celah fatal.
Prediksi akhir: Real Madrid 3-1 Monaco


















Discussion about this post