Suaranusantara.com – Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United kian abu-abu. Penyerang berusia 25 tahun tersebut gagal memenuhi ekspektasi tinggi publik Old Trafford.
Diketahui, Joshua Zirkzee didatangkan dari Bologna dengan nilai transfer awal 36,5 juta poundsterling pada tahun 2024 lalu, di era kepelatihan Erik ten Hag.
Selama berseragam Setan Merah, Zirkzee tercatat tampil sebanyak 75 kali di seluruh kompetisi.
Sayangnya, produktivitasnya tergolong minim dengan hanya mengemas sembilan gol dan empat umpan matang.
Situasinya kian memburuk pada musim 2025-2026. Posisi pemain asal Belanda ini terlempar dari skuad utama di bawah arahan Ruben Amorim maupun Michael Carrick.
Zirkzee tercatat hanya lima kali menjadi starter dari 24 laga Liga Utama Inggris, dengan sumbangan mini dua gol saja.
Ancaman Piala Dunia dan Rencana Cuci Gudang MU
Keterpurukan di level klub membawa dampak domino bagi karier internasionalnya.
Zirkzee kini terancam dicoret oleh pelatih Ronald Koeman dari skuad tim nasional Belanda untuk Piala Dunia 2026.
Bulan lalu, muncul kabar bahwa Zirkzee masuk dalam daftar 13 pemain yang bakal dilepas Manchester United pada musim panas ini.
Langkah ekstrem tersebut diambil manajemen Setan Merah demi menyeimbangkan neraca keuangan klub melalui perombakan skuad secara besar-besaran.
Target Lama AS Roma yang Kembali Memanas
Melihat situasi tersebut, jalan kembali ke kompetisi Liga Italia Serie A menjadi opsi yang sangat realistis bagi Zirkzee.
Terlebih lagi, ia punya memori indah saat tampil impresif bersama Bologna pada medio 2022 hingga 2024.
Meskipun kontraknya di Old Trafford masih tersisa tiga tahun, pintu keluar tampaknya sudah terbuka lebar.
AS Roma, yang memang sudah lama mengincar sang striker, dilaporkan siap bergerak kembali.
Berdasarkan laporan media Italia, La Gazzetta dello Sport, nama Zirkzee kembali masuk dalam daftar belanja utama jelang bursa transfer musim panas.
Klub berjuluk I Giallorossi tersebut sebenarnya sempat mencoba mendatangkan Zirkzee pada Januari lalu, namun kesepakatan itu gagal terwujud.
Kini, setelah melakukan diskusi mendalam antara pelatih Gian Piero Gasperini dan pemilik klub, Friedkin Group, Roma bersiap meluncurkan strategi baru untuk mengamankan tanda tangan sang pemain.
Roma optimistis kesepakatan bisa tercapai di angka 20 juta hingga 25 juta euro.
Perombakan Lini Depan Serigala Ibu Kota
Setelah sukses mengunci posisi ketiga di Serie A dan mengamankan tiket Liga Champions, Roma langsung bergerak cepat menyusun kekuatan baru.
Sektor penyerang tengah menjadi fokus utama pembongkaran tim.
Meskipun top skor klub, Donyell Malen, yang mengoleksi 15 gol dipastikan bertahan, Roma tetap butuh tenaga baru.
Pasalnya, bintang mereka, Paulo Dybala, dipastikan hengkang saat kontraknya habis akhir Juni nanti.
Di sisi lain, nasib Evan Ferguson juga belum jelas setelah tampil kurang tajam dengan hanya mencetak lima gol dari 25 laga selama masa pinjaman dari Brighton and Hove Albion.
Efek Domino bagi Manchester United
Jika Zirkzee benar-benar hengkang, Manchester United di bawah asuhan Carrick tentu harus mencari suksesor sepadan.
Saat ini, radar bidikan mereka mengarah pada striker Bologna, Santiago Castro.
Selain itu, penyerang veteran Robert Lewandowski, yang akan meninggalkan Barcelona, juga santer dikabarkan masuk dalam daftar incaran Setan Merah.


















Discussion about this post