Suaranusantara.com- Nama Irvian Bobby Mahendro (IBM) tengah menjadi sorotan lantaran disebut oleh mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel, ‘sultan’ Kemnaker.
Irvian Bobby dijuluki oleh Noel ‘sultan’Kemnaker lantaran banyak uang.
“IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) menyebut IBM sebagai Sultan, maksudnya orang yang banyak uang di Ditjen Binwasnaker dan K3,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto, dilansir Senin 25 Agustus 2025.
Irvian Bobby Mahendro merupakan Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022 s.d. 2025. Dalam kasus ini, Irvian menerima uang sebesar Rp.69 miliar melalui perantara.
“Pada tahun 2019-2024, Sdr. IBM diduga menerima aliran uang sejumlah Rp.69 miliar melalui perantara,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di Gedung Merah Putih KPK, dikutip Minggu 24 Agustus 2025.
Saking ‘sultan’ Kemnaker, Irvian dengan mudah membelikan Noel moge Ducati Scrambel itu. Pemberian itu hanya dengan Noel melontarkan sebuah pertanyaan, hingga akhirnya Irvian membelikan moge warna merah tersebut.
“Saat minta motor, IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) ngomong ke IBM (Irvian Bobby Mahendro), ‘Saya tahu kamu main motor besar ya. Kalau untuk saya cocoknya motor apa’?” kata Budi dikonfirmasi wartawan, Sabtu 23 Agustus 2025.
Lalu Irvian kemudian membelikan satu unit motor Ducati Scrambler berwarna biru dengan plat nomor B 4225 SUQ. Motor tersebut kini telah disita oleh penyidik KPK.
Motor itu dibeli Irvian secara off the road atau tanpa surat. Hal ini kemungkinan untuk menutupi transaksi haram yang dilakukan.
“Kemudian IBM belikan dan kirim ke rumahnya, 1 Ducati off the road, mungkin dengan maksud menutupi pembeli,” ujarnya
Motor Ducati pemberian Irvian itu kata Budi, ditemukan di rumah anak Noel. Motor tersebut menggunakan pelat nomor palsu alias bodong.
“Motor ada di rumah anaknya, Kamis di antar ke kantor (KPK),” imbuhnya.
Lalu, bagaimana dengan penampakan garasi Irvian Bobby si ‘sultan’ Kemnaker itu?
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Irvian Bobby Mahendro terakhir kali menyampaikan hartanya pada 2 Maret 2022.
Jumlah hartanya saat itu senilai Rp 3.905.374.068 (Rp 3,9 miliaran). Khusus isi garasinya, dia cuma melaporkan satu unit kendaraan, yakni Mitsubishi Pajero Sport tahun 2016 senilai Rp 335 juta.
Noel dan Irvian merupakan dua dari total 11 tersangka kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Keduanya bersama sembilan orang lainnya dalam kasus ini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak Jumat 22 Agustus 2025.
Sebelas tersangka itu pun telah ditahan di rutan KPK selama dua puluh hari ke depan hingga 10 Septenber 2025.
Kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker telah berlangsung sejak tahun 2019. Uang pengurusan yang seharusnya cuma Rp 275 ribu melonjak menjadi Rp 6 juta.
KPK mengatakan dari selisih biaya yang dibayarkan oleh para pihak pengurus sertifikat K3 dengan biaya yang seharusnya, uang tersebut mengalir ke beberapa pihak. Totalnya, Rp 81 miliar.


















Discussion about this post