Suaranusantara.com – Produsen mobil asal China, BYD, resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya di Indonesia, yaitu Seal, pada Kamis (25/1/2024).
Mobil listrik ini ditawarkan dengan harga mulai Rp 358 juta hingga Rp 398 juta, tergantung dari varian dan baterai yang dipilih.
Seal merupakan mobil listrik berjenis sport utility vehicle (SUV) yang memiliki dimensi panjang 4.680 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.685 mm. Mobil ini memiliki kapasitas lima penumpang dan bagasi yang cukup luas, yaitu 450 liter.
Mobil ini dilengkapi dengan baterai lithium ferro phosphate (LFP) yang diklaim lebih aman, tahan lama, dan ramah lingkungan.
Baterai ini memiliki daya tampung 50,1 kWh dan dapat menempuh jarak hingga 401 km dalam sekali pengisian. Selain itu, baterai ini juga dapat digunakan sebagai sumber listrik untuk kebutuhan rumah tangga.
Mobil ini juga memiliki fitur-fitur canggih, seperti layar sentuh 10,1 inci, kamera 360 derajat, panoramic sunroof, wireless charging, smart key, dan lain-lain.
Mobil ini juga mendukung aplikasi BYD Link yang dapat mengontrol berbagai fungsi mobil melalui smartphone.
Mobil ini tersedia dalam tiga varian, yaitu Standard, Comfort, dan Luxury. Varian Standard dibanderol dengan harga Rp 358 juta, varian Comfort Rp 378 juta, dan varian Luxury Rp 398 juta. Harga tersebut sudah termasuk pajak dan subsidi dari pemerintah.
Mobil ini juga mendapatkan garansi selama lima tahun atau 150.000 km untuk mesin dan transmisi, serta delapan tahun atau 500.000 km untuk baterai. Selain itu, BYD juga menawarkan paket perawatan gratis selama tiga tahun atau 60.000 km.
BYD mengklaim bahwa mobil ini memiliki biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dengan mobil bensin.
Menurut perhitungan BYD, biaya operasional mobil listrik ini hanya Rp 0,6 per km, sedangkan mobil bensin Rp 1,2 per km.
BYD berencana untuk membangun pabrik perakitan mobil listrik di Indonesia, dengan investasi sebesar Rp 20 triliun. Pabrik ini ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2025, dengan kapasitas produksi sekitar 100.000 unit per tahun.
BYD juga berencana untuk membangun jaringan stasiun pengisian listrik di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan PLN dan perusahaan swasta lainnya.
BYD menargetkan dapat membangun sekitar 1.000 stasiun pengisian listrik hingga tahun 2025.
BYD merupakan salah satu produsen mobil listrik terbesar di dunia, dengan penjualan mencapai 426.972 unit pada tahun 2023. BYD juga merupakan mitra dari perusahaan otomotif ternama, seperti Toyota, Daimler, dan Volkswagen.


















Discussion about this post