
Barito Utara-SuaraNusantara
Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Provinsi Kalimantan Tengah mulai 12 hingga 19 Oktober 2017 menggelar Festival Seni Qasidah ke-6 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Muara Teweh Ibukota Kabupaten Barito Utara.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H. Said Ismail mengapresiasi partisipasi dan antusiasme warga masyarakat dan kepada panitia pelaksana Festival Seni Qasidah seraya menegaskan bahwa kegiatan keagamaan dapat melindungi dan membentengi kita dari perbuatan yang tidak berguna.
“Kita jadikan event ini sebagai wadah silaturrahmi, saling tukar pikiran dan saling memberi untuk kemajuan dan terwujudnya Kalimantan Tengah yang BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Aman dan Harmonis) dan Kalimantan Tengah siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional 2019,” tegas Habib H. Said Ismail, di lokasi acara, beberapa saat lalu.
Sementara itu Bupati Barito Utara H Nadalsyah dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan Festival Seni Qasidah ke VI Tingkat Provinsi Kalteng di Muara Teweh ini diikuti 14 Kabupaten/Kota se Kalteng dengan jumlah peserta sebanyak 1.191 orang.
Tuan rumah Kabupaten Barito Utara mengirimkan peserta terbanyak yakni 116 orang, sementara Barito Selatan menjadi kabupaten yang paling sedikit mengirim peserta, 65 orang,
Untuk dewan juri diambil dari juri tingkat nasional dari Sulawesi, juri dari tingkat provinsi masing-masing dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah serta juri dari perwakilan masing-masing Kabupaten/Kota.
Materi yang diperlombakan meliputi lomba qasidah klasik (rebana) putera dan puteri, lomba qasidah kolaborasi dan lomba hadrah, bintang vokalis anak-anak putera dan puteri, bintang vokalis rema putera dan puteri, bintang vokalis dewasa putra dan putri dan lomba seni fashion show islami putera dan puteri, sedangkan untuk tempat lomba didua tempat yaitudi Arena Tiara Batara dan gedung Balai Antang Muara Teweh.
Kontributor: Hadi

















