
Jakarta-SuaraNusantara
Timnas Indonesia U-19 kembali menelan kekalahan di ajang Turnamen Toulon. Menghadapi Republik Ceko pada Sabtu (3/6), Indonesia tumbang setelah kebobolan 2 gol tanpa balas. Kekalahan ini membuat peluang lolos ke semifinal pada turnamen Toulon 2017 kandas.
Bermain di Stadion Parsemain pada Sabtu 3 Juni 2017 waktu setempat, Indonesia sudah tertinggal 0-1 saat pertandingan baru berjalan 13 menit. Republik Ceko mencetak gol lewat Roman Kaisar. Gol ini bermula dari serangan Ceko di sisi kanan pertahanan Indonesia.
Serangan yang dilakukan Michal Hlavaty ini sebenarnya biasa saja, namun Andika Firza yang menghalau serangan tersebut melakukan blunder. Bola yang ditendangnya jatuh di kaki Roman Kasiar yang dengan mudah menggetarkan gawang Indonesia dari jarak dekat.
Pada babak kedua, tendangan yang dilakukan Luthfi di lini pertahanan Indonesia kembali mengenai pemain Republik Ceko. Bola kemudian bergulir pada Ondrej Sasinka yang ada di depan gawang Indonesia. Pemain bernomor punggung 10 ini dengan dingin menceploskan bola ke gawang Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menegaskan kalau timnya perlu belajar dari kegagalan. Indra Sjafri tetap berpikir positif. Ia menilai tim Ceko begitu dominan karena unggul fisik.
“Kita akui Ceko lebih unggul secara fisik, dan lebih kuat. Namun kita tadi juga ada beberapa peluang, tapi belum bisa tercipta gol. Kita bikin kesalahan dari dua gol yang terjadi,” ujar Indra Sjafri lewat rilis, Minggu (4/6/2017).
“Namun pertandingan ini bagus buat kami. Kita harus perbanyak lakukan pertandingan dengan lawan-lawan yang levelnya di atas kita, untuk membiasakan cara bermain agar mental semakin teruji,” katanya.
Penulis: Yono

















