
Jakarta-SuaraNusantara
Ibunda Surnah, salah satu korban ledakan dan kebakaran di PT Panca Buana Cahaya, Suti alias Tuti, Jumat (27/10/2017) malam ini telah membawa pulang jenazah anaknya. Jenazah rencananya akan dimakamkan Sabtu (28/10/2017).
Surnah yang baru berusia 14 tahun bekerja sebagai karyawan di PT Panca Buana Cahaya. Dia baru bekerja satu bulan di bagian pengepakan saat musibah ledakan terjadi.
Penyerahan jenazah Surnah itu diawali dari pernyataan Ketua Tim DVI Kombes dr Pramujoko RS Polri Kombes Pol Pramujoko tentang hasil identifikasi. RS Polri lalu menyerahkan jenazah itu kepada Polda Metro Jaya beserta sejumlah dokumen. Pihak kepolisian lalu menyerahkan jasad Surnah kepada keluarganya.
“Pengembalian jenazah ini dilengkapi surat kematian, kemudian saya serahkan kepada Polda Metro yang diwakili Kabid Humas Polda Metro Jaya,” ujar Pramujoko di RS Polri Kramatjati, Jakarta.
Kemudian, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono langsung menyerahkan jenazah Surnah kepada Sut. Dengan wajah sedih, Suti menerima jenazah anaknya.
“Pada malam hari ini saya mewakili Kapolda Metro Jaya, akan menyerahkan jenazah salah satu korban (kebakaran) di pabrik kembang api Tangerang. Kami serahkan jenazah putra ibu,” kata Argo.
Dia lalu menyampaikan rasa duka cita. Argo mengatakan, Suti dan jenazah anaknya akan diantar sampai ke kediamannya di Kampung Salembaran, RT 036/16, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Surnah, remaja kelahiran 8 Mei 2003, merupakan 1 dari 47 korban tewas dalam kebakaran akibat ledakan petasan di Kosambi, Tangerang. Tim RS Polri, sejauh ini berhasil mengetahui identitas Surnah saja. Kepolisian berhasil mengidentifikasi Surnah setelah mencocokkan gigi primer korban, hasil pemeriksaan penentuan usia, dan pemeriksaan jenis kelamin dan tinggi badan.
Penulis: Yono D

















