Suaranusantara.com – Langkah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang kembali mengaktifkan posko pengaduan di Balai Kota DKI Jakarta, diapresiasi oleh Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta.
PDI Perjuangan menyebut posko pengaduan yang diinisiasi Jokowi-Ahok itu bisa menumbuhkembangkan harapan warga atas penanganan masalah harian yang selalu dihadapi setiap saat.
“Kami mengapresiasi pengaktifan kembali Balai Kota sebagai tempat pengaduan warga yang dimulai hari ini terhitung berlakunya masa tugas Pj Gubernur Heru dan dibuka setiap pagi harinya. Meneguhkan dan mengukuhkan marwah Balai Kota sebagai istana rakyat Jakarta,” kata Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Dwi Rio Sambodo pada Selasa (18/10/2022).
Rio mengatakan, posko pengaduan sebagai tempat curah harapan atas kegelisahan dan keresahan warga Ibu Kota soal permasalahan yang dihadapi. Setidaknya ada sekian banyak warga Jakarta yang datang dan mengajukan pengaduan.
Diberitakan sebelumnya, melansir Tribunnews.com (18/10) Warga menunjukkan respons positif atas dibukanya kembali posko layanan pengaduan di Balaikota DKI Jakarta.
Pj Gubernur Heru menjelaskan, pada hari pertama pengaktifan kembali posko aduan itu, Pemprov DKI langsung menerima tujuh pengaduan setelah posko itu dibuka pada pukul 08.00 hingga 9.30 WIB pagi.
Secara rinci, dari Jakarta Pusat terdapat 1 laporan, Jakarta Timur 3 laporan, Jakarta Utara 1 laporan, dan Jakarta Selatan 2 laporan. Sementara dari Jakarta Barat tidak ada laporan yang datang, atau nihil.
Salah satu pelapor, Diah Primastuti yang datang ke Balaikota untuk melaporkan pelayanan puskesmas, kelurahan, dan rumah sakit yang ada di wilayah Jakarta Utara.
Adapun Martina datang untuk mengadu masalah sengketa lahan dengan Pemerintah Provinsi DKI.
Lahannya yang berada di Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, merupakan zona hijau.
“Kami mengajukan lahan ini untuk dibebaskan oleh Pemprov DKI Jakarta, mulai dari tahun 2016. Setelah dilihat zonasinya, lahan milik kami ini hijau. Sehingga kami diberikan disposisi,” kata Martina.
Hal senada juga disampaikan, Retno, warga Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang mengadukan soal banjir yang kembali terjadi di wilayahnya. (ADT)


















Discussion about this post