Suaranusantara.com – Peringatan darurat kembali muncul dan viral di media sosial.
Kali ini, peringatan darurat dengan lambang Garuda berwarna hitam, padahal sebelumnya sempat viral dengan lambang Garuda berwarna biru.
Salah satu pengunggah dalam Instagram dengan nama pengguna BudiBukanIntel menyampaikan enam tuntutan yang disingkat PENTOL dengan tagar #Indonesiagelap.
Berikut adalah tuntutan yang disampaikannya:
- Polisi diberesin (Reformasi Polri. Hapus imppunitas dan tindak tegas polisi korup).
- Energi buat rakyat (Kembalikan LPG subsidi buat rakyat. ESDM jangan bagi-bagi tambang).
- Naikkan taraf hidup rakyat (Jangan potong anggaran pendidikan, kesehatan, dan transum).
- Tunaikan Tukin dosen, guru, dan ASN (Bayarkan hak para pendidik dan penjaga masa depan negeri).
- Output MBG diperbaiki (Perbaiki/kaji ulang program MBG yang lebih realistis dan tepat guna).
- Lawan mafia tanah dan lengserkan pejabat tolol (Berantas mafia tanah dan pecat pejabat inkompeten dan tuli nada).
Selain itu, ada versi Garuda hitam dengan tagar #Indonesiagelap, yang di bawahnya terdapat sejumlah tulisan kritikan, diantaranya:
- Tanah papua dirampas demi ilusi swasembada pangan dan energi.
- Laut dipagar buat oligarki dan ada HGB di atas laut.
- Seorang ibu meninggal karena mengantre gas LPG 3 Kg.
- Pendidikan dan kesehatan bukan prioritas. BPJS berjalan lancar.
- MBG ugal-ugalan bikin anggaran gak stabil.
- ASN dipersulit membuat kerja karena anggaran disunat untuk MBG.


















Discussion about this post