Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Politik

Revisi UU Kementerian Negara: Prabowo Siapkan Nomenklatur Baru untuk Kabinet

Suara Nusantara by Suara Nusantara
26 September 2024
in Politik
Reading Time: 2 mins read
A A
Revisi UU Kementerian Negara: Prabowo Siapkan Nomenklatur Baru untuk Kabinet

Revisi UU Kementerian Negara: Prabowo Siapkan Nomenklatur Baru untuk Kabinet (Foto:Youtube)

2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Dua pekan menjelang berakhirnya masa jabatan anggota DPR periode 2024–2029, Kamis, 19 September 2024, DPR RI melalui Rapat Paripurna resmi mengesahkan revisi UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Pengesahan revisi UU ini menjadi momen penting karena revisi tersebut akan menjadi landasan hukum bagi presiden terpilih, Prabowo Subianto, dalam menyusun kabinetnya.

Revisi UU ini memberi presiden keleluasaan lebih besar dalam membentuk dan menata struktur kementerian.

BACAJUGA

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Ada Apa?

Dasco Menghadap Prabowo Bicara Empat Mata di Istana, Bahas Apa?

Sebelum direvisi, UU Kementerian Negara Pasal 15 membatasi jumlah kementerian maksimal 34. Namun, dalam perubahan terbaru, jumlah kementerian disesuaikan dengan kebutuhan presiden, dengan tetap memperhatikan efektivitas pemerintahan.

Hal ini memungkinkan Prabowo menambah jumlah kementerian melalui pemekaran dan pemisahan kementerian yang ada, serta membentuk badan baru.

Penambahan Jumlah Kementerian Koordinator

Salah satu perubahan signifikan dalam kabinet Prabowo nanti adalah penambahan jumlah Kementerian Koordinator (Menko). Saat ini, di pemerintahan Joko Widodo, terdapat empat Menko, yakni:

Menko Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam)

Menko Perekonomian

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)

Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves)

Namun, menurut sumber dari sejumlah partai politik, Prabowo berencana memecah beberapa Menko, serta menambah pos baru.

Kemenko Polhukam, misalnya, akan dipisah menjadi Kemenko Politik dan Keamanan (Polkam) dan Kemenko Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Selain itu, akan ada penambahan Kemenko Infrastruktur, sedangkan Kemenko Perekonomian, Kemenko Marves, dan Kemenko PMK tetap ada, meskipun perubahan nomenklatur masih mungkin terjadi.

Seperti yang dilansir dari instagram Adapun susunan nama kandidat menteri menterinya sebagai berikut:

Revisi UU Kementerian Negara: Prabowo Siapkan Nomenklatur Baru untuk Kabinet
Revisi UU Kementerian Negara: Prabowo Siapkan Nomenklatur Baru untuk Kabinet (Foto:Instagram/Kumparan)

Pemisahan Kementerian Teknis

Selain Kemenko, kementerian teknis juga akan mengalami perubahan. Beberapa kementerian akan dipisah untuk lebih spesifik menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

Salah satu kementerian yang akan dipecah adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Prabowo sudah sejak lama menginginkan pemisahan KLHK menjadi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup, seperti yang pernah ia sampaikan dalam debat Pilpres 2019.

Pemecahan lain yang diusulkan adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), di mana anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan Rakyat (PR) sudah diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 sebesar Rp 53 triliun.

Perubahan ini sejalan dengan fokus pemerintahan Prabowo yang ingin lebih memperhatikan pengembangan sektor perumahan, sebagaimana disampaikan Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra sekaligus adik Prabowo.

Pemecahan Kementerian Pendidikan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) juga akan mengalami perubahan besar.

Kabinet Prabowo direncanakan akan menghidupkan kembali tiga kementerian yang sebelumnya digabungkan, yakni:

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)

Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikti Ristek)

Kementerian Kebudayaan

Rencana ini didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang sudah mendengar wacana pemecahan Kemendikbud Ristek tersebut.

Pemisahan Kementerian Agama

Selain itu, Prabowo juga sedang menggodok usulan untuk memisahkan Kementerian Haji dan Umrah dari Kementerian Agama.

Gagasan ini juga disuarakan oleh Ketua Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, yang menyatakan bahwa masalah keagamaan dan urusan haji akan lebih efektif jika diatur oleh dua kementerian yang berbeda.

Dengan fleksibilitas yang diberikan oleh revisi UU Kementerian Negara, presiden terpilih Prabowo Subianto memiliki ruang yang lebih luas dalam merancang kabinetnya.

Pembentukan nomenklatur baru ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemerintahan dan mendukung realisasi program-program strategis pemerintahannya.

Tags: Kabinet PrabowoKementerian NegaraPrabowoRevisi UU
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Guntur Romli PDI Perjuangan bicara soal hasil survei tingkat kepuasan kinerja Presiden RI Prabowo Subianto (instagram @gunromli)
Politik

Survei Tingkat Kepuasan Kinerja Prabowo Hampir 80 Persen, PDI Perjuangan Tanggapi Kritis

by Feri Spt
10 February 2026

Suaranusantara.com- Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei...

Waketum NasDem Saan Mustopa soal dukungan Presiden RI Prabowo Subianto dua periode (Instagram @udin88tv)
Politik

Seruan Dukungan Prabowo Dua Periode, NasDem: Nggak Masalah, Tingkat Kepuasan 80 Persen

by Feri Spt
10 February 2026

Suaranusantara.com- Seruan dukungan Presiden RI Prabowo Subianto dua periode...

Sekjen PKS Muhammad Kholid soal dukung Prabowo dua periode (Instagram @pk_sejahtera)

PKS Tak Khawatir Kans Dukung Prabowo Dua Periode: Kami Memiliki Proses, Bukan Cepat-cepatan

10 February 2026

Megawati Kunjungi UEA, Misi Persaudaraan Manusia dan Kepemimpinan Perempuan

3 February 2026

Gen Z Bisa Aktif Berpolitik di PDIP Jatim Tanpa Jabatan Struktural

2 February 2026

PDIP Jatim Buka Rekrutmen Kader, Ajak Gen Z Terlibat

2 February 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

6 months ago
Hasto Kristiyanto akan melawan KPK di sidang praperadilan yang digelar pekan depan Selasa 21 Januari 2025 (instagram @fakta.indo)

Bagaimana Persiapan Hasto Kristiyanto Hadapi Sidang Praperadilan Upaya Melawan KPK pada Selasa Pekan

1 year ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Puan Maharani respon soal perubahan dari Kementerian BUMN jadi BP BUMN (instagram @ketua_dprri)

Kementerian BUMN Diganti Jadi BP BUMN, Puan Maharani: Semoga Bisa Berjalan Baik

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Inter Milan vs Cagliari
Olahraga

Prediksi Inter Milan vs Cagliari: Ambisi Nerazzurri Mengunci Gelar di San Siro!

by snc 14
17 April 2026

Suaranusantara.com - Inter Milan berpeluang besar mempertegas dominasi mereka di puncak klasemen Serie A saat menjamu Cagliari...

Blackburn vs Coventry

Prediksi Blackburn vs Coventry: Duel Tim Terluka Demi Misi yang Berbeda!

17 April 2026
como

Prediksi Sassuolo vs Como: Misi Rebut Takhta Empat Besar!

17 April 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

17 April 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal harga BBM subsidi. Foto usai bertemu Presiden RI Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 16 April 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Bahlil Ungkap Pemerintah Sepakat Tak Naikan Harga BBM Subsidi: Insya Allah Selamanya

17 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com