Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Politik

Putra Nababan Kritik Pembahasan RUU Minerba di Masa Reses

Suara Nusantara by Suara Nusantara
21 January 2025
in Politik
Reading Time: 2 mins read
A A
Putra Nababan Kritik Pembahasan RUU Minerba di Masa Reses

Putra Nababan Kritik Pembahasan RUU Minerba di Masa Reses (Foto: Youtube/TVR PARLEMEN)

2
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PDIP, Putra Nababan, menyampaikan kritik tajam terhadap agenda pembahasan perubahan ketiga RUU Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Rapat yang digelar pada Senin 20 Januari, hanya sehari sebelum masa reses anggota dewan berakhir, dinilai tidak mencerminkan proses legislasi yang matang dan transparan.

Putra menyoroti keterlambatan pengiriman naskah akademik RUU yang baru diterima anggota dewan setengah jam sebelum rapat dimulai, tepatnya sekitar pukul 11.00 WIB.

BACAJUGA

PDIP Apresiasi Sikap Prabowo Soal Proyek Tender, Sebut Utamakan Proses yang Adil

Di Hadapan DPR, Prabowo Berterimakasih ke PDIP dan Megawati

Menurutnya, kondisi ini tidak memungkinkan anggota dewan untuk membaca dan memahami dokumen sepanjang 78 halaman tersebut.

“Kayaknya kok enggak mungkin kita bikin UU tanpa membaca naskah akademik. Lalu dikirim 30 menit sebelumnya. Panjangnya 78 halaman, mohon izin saya belum sempat baca,” ujar Putra. Ia pun meminta maaf kepada konstituennya atas ketidakmampuannya membaca naskah itu karena keterbatasan waktu.

Minimnya Partisipasi Publik

Putra juga mengkritisi minimnya partisipasi publik dalam pembahasan RUU Minerba.

Ia menilai, proses rapat yang dilakukan secara maraton dalam tiga sesi hingga malam hari tidak memungkinkan adanya keterlibatan yang bermakna dari para pemangku kepentingan di sektor minerba.

“Bagaimana kita menjustifikasi stakeholder dari minerba yang begitu banyaknya? Sehingga kita mem-bypass dan melewati meaningful participation itu. Nah, ini juga harus kita pertanggungjawabkan,” tegasnya.

Putra menambahkan, selama lima tahun masa jabatannya di periode sebelumnya, ia berharap proses legislasi pada periode ini dapat berjalan lebih baik.

Namun, pola kerja yang terkesan terburu-buru masih kerap terjadi.

Kritik dari I Nyoman Parta

Senada dengan Putra, anggota Baleg DPR RI dari Fraksi PDIP lainnya, I Nyoman Parta, turut melayangkan kritik terhadap pembahasan RUU Minerba.

Ia menyoroti tambahan pasal substansi dalam RUU tersebut yang berada di luar putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Nyoman menekankan bahwa setiap perubahan yang tidak sesuai dengan putusan MK harus melalui Program Legislasi Nasional (Prolegnas) terlebih dahulu. “Jadi tidak bisa langsung kita tiba-tiba hal yang boleh masuk dengan akumulasi terbuka. Karena putusan MK, kita udah sepakat dan mengerti semua UU tentang Prolegnas juga kita pahami,” kata Nyoman.

Ia menggarisbawahi dua masalah utama dalam pembahasan RUU Minerba kali ini, yakni prosedur dan partisipasi publik. “Kita pasti tidak setuju kalau kerjaan 500 orang ini diubah oleh 5 orang yang namanya MK. Tapi kalau cara kita terus dengan cara-cara yang harus cepat itu tidak bisa dihindari,” tambahnya.

Rapat Tertutup di Sesi Kedua

Rapat pembahasan RUU Minerba yang dimulai pukul 11.00 WIB berlangsung dalam tiga sesi.

Namun, memasuki sesi kedua, rapat digelar secara tertutup tanpa penjelasan jelas dari Baleg mengenai alasan keputusan tersebut.

Rencananya, pengambilan keputusan atas RUU Minerba akan dilakukan pada sesi ketiga yang dimulai pukul 19.00 WIB.

Namun, kritik terkait proses legislasi yang minim transparansi dan partisipasi publik ini menjadi sorotan tajam dari para anggota dewan, terutama Fraksi PDIP.

Dengan berbagai catatan dan kritik tersebut, pembahasan RUU Minerba diharapkan dapat berjalan lebih terbuka dan inklusif, sehingga menghasilkan regulasi yang berkualitas dan sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Tags: Badan Legislasi DPR RIPDIPPutra NababanRUU Minerba
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Politik

Gerakan Rakyat Kejar Pengakuan Resmi Negara, 38 Provinsi Ditarget Rampung Mei 2026

by SNC 7
14 May 2026

Suaranusantara.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat tengah...

Politik

Megawati Wajibkan Kader PDIP Rapat Rutin dan Buka Layanan untuk Rakyat

by SNC 7
18 April 2026

Suaranusantara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri  mewajibkan...

Megawati Minta Kader PDIP Antisipasi Dampak Geopolitik, Jaga Ekonomi Rakyat

18 April 2026

Kader PDIP Didorong Kuasai Pemikiran Kritis Soekarno dan Turun ke Rakyat

18 April 2026
Guntur Romli PDI Perjuangan bicara soal hasil survei tingkat kepuasan kinerja Presiden RI Prabowo Subianto (instagram @gunromli)

Survei Tingkat Kepuasan Kinerja Prabowo Hampir 80 Persen, PDI Perjuangan Tanggapi Kritis

10 February 2026
Waketum NasDem Saan Mustopa soal dukungan Presiden RI Prabowo Subianto dua periode (Instagram @udin88tv)

Seruan Dukungan Prabowo Dua Periode, NasDem: Nggak Masalah, Tingkat Kepuasan 80 Persen

10 February 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Belgia vs Mesir
Olahraga

Prediksi Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Kutukan Sejarah vs Luka Lama!

by snc 14
15 June 2026

Suaranusantara.com - Laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Mesir pada Selasa, 16 Juni...

Spanyol vs Cape Verde

Prediksi Spanyol vs Cape Verde: Ujian Perdana La Roja Hapus Kutukan Fase Grup!

15 June 2026

Indonesia Terpilih jadi Tuan Rumah Platform Kemitraan RI-Jerman JEIC 2026

15 June 2026

Prabowo-Presiden Jerman Sepakat Konflik Global Harus Diselesaikan Lewat Jalur Diplomasi

15 June 2026
Kepala Biro Persidangan dan Konstitusi Pemasyarakatan MPR RI, Dr. Wachid Nugroho, S.I.P., M.I.P

MPR RI dan FH Atma Jaya Bahas Risalah Perubahan UUD NRI Tahun 1945 sebagai Rujukan Konstitusional

15 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com