Suaranusantara.com – Vivo V60 kembali menjadi pusat perhatian di industri smartphone berkat gebrakan barunya yang hadir sebagai penerus dari seri V50.
Kehadiran ponsel kelas menengah ini tidak hanya sekadar melanjutkan tradisi, melainkan juga menawarkan peningkatan signifikan di berbagai sektor, mulai dari layar, performa, kamera, hingga daya tahan baterai.
Tak heran bila smartphone terbaru Vivo ini langsung mencuri sorotan publik sejak diumumkan di India.
Sejak awal, seri V dari Vivo dikenal sebagai lini yang memadukan desain elegan dengan teknologi terkini.
Vivo V60 menjadi bukti nyata bagaimana vendor asal Tiongkok ini semakin serius menghadirkan perangkat yang mampu bersaing dengan kompetitor besar.
Salah satu daya tarik utama adalah teknologi kamera hasil kolaborasi dengan Zeiss, perusahaan optik asal Jerman yang sudah melegenda di dunia fotografi.
Dengan kolaborasi tersebut, hasil jepretan ponsel ini diklaim lebih detail, tajam, dan natural.
Selain sektor kamera, spesifikasi Vivo V60 di bagian layar juga menjadi perhatian. Smartphone ini mengusung desain quad-curved AMOLED berukuran 6,77 inci dengan resolusi Full HD+, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan luar biasa hingga 5.000 nits.
Keempat sisi layar melengkung membuatnya nyaris tanpa bezel, memberikan pengalaman visual yang lebih imersif.
Ditambah dengan sensor sidik jari di bawah layar serta punch hole mungil yang menampung kamera depan 50 MP, pengguna akan merasakan pengalaman yang premium dalam genggaman.
Jika kamera selfie sudah mumpuni, bagian belakangnya lebih menarik lagi. Smartphone Vivo V60 dibekali tiga kamera dengan sensor utama Sony IMX766 beresolusi 50 MP lengkap dengan OIS.
Kamera tersebut dipadukan dengan kamera ultra-wide 8 MP serta dukungan fitur khusus seperti AI Four-Season Portraits, Wedding vLog Mode, dan lampu flash Aura Ring.
Inovasi ini dirancang untuk mendukung kreativitas pengguna dalam berbagai kondisi pemotretan.
Beralih ke performa, seri Vivo V60 diperkuat chipset Snapdragon 7 Gen 4 yang dikombinasikan dengan pilihan RAM hingga 16 GB dan memori internal mencapai 512 GB.
Vivo juga melengkapi perangkat ini dengan sistem pendingin vapor chamber, memastikan performa tetap stabil meskipun digunakan untuk aktivitas berat seperti gaming atau multitasking.
Sistem operasi yang dijalankan adalah Android 15 dengan antarmuka FunTouch OS 15, lengkap dengan jaminan update hingga empat tahun untuk OS dan enam tahun untuk patch keamanan.
Daya tahan ponsel ini pun tak main-main. Harga Vivo V60 sebanding dengan baterai 6.500 mAh yang disematkan, didukung pengisian cepat 90 watt sehingga pengisian penuh bisa berlangsung lebih singkat.
Vivo turut menghadirkan sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti perangkat ini tahan air maupun debu, menjadikannya lebih tangguh di berbagai situasi.
Untuk ketersediaan, Vivo menghadirkan tiga pilihan warna menarik: Mist Grey, Moonlit Blue, dan Auspicious Gold.
Dari sisi desain, bodinya tetap ramping dengan ketebalan 7,53 mm dan bobot 192 gram. Di India, ponsel ini resmi dipasarkan mulai 19 Agustus 2025 dengan banderol sebagai berikut:
- Vivo V60 (8/128 GB) – 36.999 Rupee (± Rp 6,9 juta)
- Vivo V60 (8/256 GB) – 38.999 Rupee (± Rp 7,2 juta)
- Vivo V60 (12/256 GB) – 40.999 Rupee (± Rp 7,6 juta)
- Vivo V60 (16/512 GB) – 45.999 Rupee (± Rp 8,5 juta)
Meski saat ini baru diluncurkan di India, besar kemungkinan ponsel Vivo terbaru ini akan segera hadir di pasar internasional, termasuk Indonesia.
Mengingat pendahulunya, Vivo V50, juga sempat dirilis resmi di Tanah Air, pecinta gadget lokal tinggal menunggu waktu untuk bisa mencicipi langsung inovasi dari Vivo ini.


















Discussion about this post