Suaranusantara.com – Mazda EZ-60 adalah SUV listrik menengah yang memadukan desain elegan khas Mazda dengan teknologi modern.
Mobil ini tersedia dalam dua varian, EV murni dan EREV (Extended-Range Electric Vehicle).
Dimensi & Desain Eksterior
Mazda EZ-60 memiliki panjang 4.850 mm, lebar 1.935 mm, dan tinggi 1.620 mm, dengan jarak sumbu roda 2.902 mm.
Desainnya mengikuti bahasa desain Kodo khas Mazda, dengan grille berwarna bodi, atap hitam kontras, dan pilihan kaca spion digital.
Powertrain & Performa
Varian EV (Battery Electric Vehicle):
Motor listrik 190 kW (sekitar 255 hp), baterai 66,8 kWh atau 79,97 kWh, jarak tempuh 520–620 km, kecepatan tertinggi 185 km/jam, pengisian cepat 35 menit untuk 80% kapasitas.Varian EREV (Extended-Range Electric Vehicle):
Motor listrik 190 kW dipadukan dengan mesin bensin 1,5L yang berfungsi sebagai generator, baterai 31,73 kWh, jarak tempuh listrik murni 160 km, total jarak tempuh lebih dari 1.000 km.
Interior & Teknologi
Interior Mazda EZ-60 dilengkapi layar utama 26,45 inci dengan resolusi 5K, head-up display augmented reality 100 inci, sistem audio Dolby Atmos 7.1.4 dengan 23 speaker, kapasitas bagasi 350 liter yang dapat diperluas hingga 2.036 liter, serta frunk 126 liter khusus untuk model EV.
Mobil ini juga memiliki fitur bantuan pengemudi tingkat L2 dengan sensor radar, kamera, dan sensor ultrasonik.
Keamanan & Konstruksi
Struktur bodi terbuat dari 86,5% baja berkekuatan tinggi, dengan 9 airbag sebagai standar dan memenuhi standar keselamatan tabrakan Tiongkok.
Pasar & Peluncuran
Mazda EZ-60 pertama kali diperkenalkan pada Auto Shanghai 2025 dan mulai dijual di Tiongkok pada September 2025.
Model ini direncanakan untuk diekspor ke Eropa pada 2026 dengan nama Mazda CX-6e.
Mazda EZ-60 merupakan SUV listrik yang menonjol dengan desain elegan, performa tinggi, dan fitur teknologi canggih.
Dua varian powertrain dan interior premium menjadikannya pesaing kuat di pasar SUV listrik global.***


















Discussion about this post