Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Teknologi

Tren Curhat ke AI, Pakar Sebut Bahaya: Timbulkan Asumsi Keliru

Feri Spt by Feri Spt
5 January 2026
in Teknologi
Reading Time: 2 mins read
A A
Teknologi AI jadi wadah curhat oleh sebagian besar pengguna (Instagram @personalgrowthid)

Teknologi AI jadi wadah curhat oleh sebagian besar pengguna (Instagram @personalgrowthid)

3
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Teknologi semakin lama semakin terus berkembang, salah satunya kehadiran kecerdasan buatan atau AI. Banyak orang yang memanfaatkan teknologi AI untuk media yang bisa membantu dalam meringakan pekerjaan. Bahkan kini, AI menjadi tren sebagai wadah untuk curhat.

Di Indonesia, fakta mencengangkan bahwa dari sepuluh orang, ada tiga yang mengaku memilih curhat ke AI. Curhatan itu baik ungkapan perasaan sedih atau bahagia.

Fenomena tren curhat ke AI ini, bukan cuma sekedar asisten digital saja tapi memposisikan sebagai teman curhat virtual.

BACAJUGA

EBY Ajak Generasi Muda Kendal Berinovasi dan Manfaatkan Teknologi untuk Ciptakan Peluang Kerja

150 Peneliti BRIN Pamerkan Hasil Riset dan Inovasi Terbaik, Diharapkan Indonesia Bisa Jadi Bangsa Pencipta Teknologi

Anak-anak muda bahkan saat ditanya lebih senang curhat ke AI dibanding ke orang terdekat seperti keluarga.

Adanya fenomena ini, membuat ahli Kaspersky memperingatkan bahwa ketergantungan berlebih pada AI dapat mengancam keamanan data pribadi.

Dalam survei global Kaspersky yang melibatkan ribuan responden dari berbagai negara, Indonesia mencatat angka cukup tinggi dalam penggunaan AI sebagai pendamping emosional.

Sebanyak 31% pengguna AI di Indonesia mempertimbangkan berbicara dengan AI ketika sedang sedih, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global.

Minat terbesar datang dari Generasi Z dan milenial, yang terbiasa menjadikan teknologi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Bagi mereka, AI dianggap responsif, selalu tersedia, dan tidak menghakimi-sesuatu yang terkadang sulit ditemukan dalam interaksi sosial nyata.

Sebaliknya, kelompok usia yang lebih tua menunjukkan minat jauh lebih rendah. Hanya sebagian kecil responden berusia di atas 55 tahun yang tertarik menggunakan AI sebagai tempat berbagi perasaan.

Di balik fenomena tren curhat ke AI, ada bahaya mengintai, apa saja?

Kemampuan AI modern untuk merespons secara personal membuatnya terasa “manusiawi”. Model AI generatif mampu merangkai kalimat empatik, memberi saran, hingga menenangkan pengguna.

Hal inilah yang membuat sebagian orang merasa nyaman berbicara dengan AI saat sedang tertekan atau kesepian.

Tapi, komunikasi dengan AI bukanlah interaksi pribadi yang sepenuhnya aman. Sebagian besar chatbot AI dimiliki oleh perusahaan komersial yang memiliki kebijakan pengumpulan dan pemrosesan data sendiri.

Percakapan emosional berpotensi digunakan untuk:

– Menganalisis kondisi psikologis pengguna

– Menyusun profil perilaku digital

– Menargetkan iklan secara lebih agresif

– Bahkan, dalam kasus terburuk, disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab

“AI belajar dari data, sebagian besar berasal dari internet. Artinya, ia bisa mengulang bias, kesalahan, dan asumsi yang keliru. Pengguna perlu bersikap kritis dan tidak menganggap AI sebagai pengganti manusia,” ujar Vladislav Tushkanov, Manajer Grup di Kaspersky AI Technology Research Center, Senin 5 Januari 2026.

Pakar menegaskan, curhat ke AI tidak sama dengan berbicara dengan psikolog atau orang terdekat. Informasi yang dibagikan-termasuk kondisi emosional, masalah pribadi, hingga detail sensitif-berpotensi tersimpan di server pihak ketiga.

Jika tidak berhati-hati, data tersebut bisa dimanfaatkan untuk Phishing dan penipuan berbasis emosi, pemerasan digital, penyalahgunaan identitas dan manipulasi perilaku pengguna

Agar terhindar risiko-risiko tersebut, ada tips aman dalam menggunakan AI di antaranya:

Pertama, jangan pernah membagikan data pribadi sensitif, seperti identitas, alamat, informasi keuangan, atau detail keluarga.

Kedua, perlakukan percakapan dengan AI seperti unggahan di media sosial publik, bukan ruang rahasia.

Ketiga, periksa kebijakan privasi dan opsi penonaktifan penggunaan data untuk pelatihan model AI.

Keempat, gunakan layanan AI dari penyedia tepercaya dan hindari bot anonim yang tidak jelas asal-usulnya.

Kelima, lengkapi perangkat dengan solusi keamanan digital untuk mencegah tautan berbahaya atau phishing.

Tags: AICurhatkecerdasan buatanTeknologi
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

iPhone Duo
Teknologi

Resmi Diluncurkan, iPhone Duo Hadirkan Layar Lipat 120Hz Pertama dari Apple

by snc4
15 September 2026

Suaranusantara.com- Era baru perangkat pintar Apple resmi dimulai lewat...

Honor Magic V6
Teknologi

Samsung Z Fold8 Ultra Punya Saingan Berat, Honor Magic V6 Tawarkan Fitur Lebih Lengkap dan Terjangkau

by snc4
15 September 2026

Suaranusantara.com- Pasar ponsel lipat premium kian memanas seiring hadirnya...

Samsung Galaxy A18 5G

Samsung Galaxy A27 vs A26: Detail Peningkatan dan Bagian yang Mengalami ‘Downgrade’

15 September 2026
Bocoran Vivo X500 Pro Max

Vivo X500 Ultra Uji 3 Sensor 200MP, Mana yang Bakal Dipakai?

15 September 2026
Infinix Note 60 Pro

Lebih Elegan! Infinix Note 60 Pro Resmi Pamerkan Varian Warna Mist Titanium dan Frost Silver

15 September 2026

Setara S26 Ultra, Kamera Samsung Z Fold 8 Ultra Lompat Kelas

11 September 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

7 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

7 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

7 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terima kedatangan Menkeu Suahasil Nazara di Balai Kota (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Menkeu Suahasil Temui Pramono Anung di Balai Kota, Apa yang Dibahas?

by Feri Spt
27 October 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa 27 Oktober 2026 bertemu Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal keterlibatan anak muda dalam merawat dan menjaga Ibu Kota (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Ajak Anak Muda Terlibat Rawat Ibu Kota: Wujudkan Ibu Kota Inklusif dan Aman

27 October 2026
Eddy Soeparno

Pemerintah Stop Ekspor Gas ke Singapura, Eddy Soeparno: Ketahanan Energi Nasional Harus Jadi Prioritas di Tengah Gejolak Global

27 October 2026
Yusril Ungkap Prabowo Belum Menyetujui Redefenisi Korupsi Usulan Luhut: Presiden Minta Kaji Lebih Dalam

Yusril Ungkap Prabowo Belum Menyetujui Redefenisi Korupsi Usulan Luhut: Presiden Minta Kaji Lebih Dalam

27 October 2026
Yusril Ihza Mahendra bicara soal rencana perubahan definisi korupsi (Instagram @kemensetneg.ri)

Dipanggil Prabowo ke Istana, Yusril: Lapor Soal Rencana Perubahan Defenisi Korupsi

27 October 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com