Suaranusantara.com- Vivo baru-baru ini merilis Vivo Y12 4G sebagai perangkat entry-level terbaru dari seri Y mereka di China. Meski sebelumnya telah ada Vivo Y12 4G di Indonesia sejak 2019, versi terbaru ini memiliki perbedaan yang mencolok dalam spesifikasi seperti RAM, penyimpanan, chipset, dan desain fisik.
Vivo Y12 4G terbaru memiliki RAM 6 GB LPDDR4X dan penyimpanan 128 GB eMMC 5.1, berbeda dengan Vivo Y12 sebelumnya di Indonesia yang hanya memiliki RAM 3 GB dan penyimpanan 64 GB. Fitur Extended RAM memungkinkan penggunaan hingga 6 GB RAM, sementara penyimpanannya dapat diperluas hingga 1 TB melalui kartu microSD.
Perangkat ini menawarkan baterai 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 15 Watt melalui port USB-C. Vivo mengklaim bahwa baterai ini dapat bertahan hingga 40 bulan. Layarnya adalah LCD 6,56 inci dengan resolusi HD Plus, refresh rate 60 Hz, dan rasio layar ke bodi 90 persen.
Kamera depannya adalah waterdrop notch dengan kamera selfie 8 MP (f/2.0), sementara kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 13 MP (f/2.2) dan sensor kedalaman 2 MP (f/2.4). Kamera belakangnya mendukung perekaman video 1080p dan 720p.
Vivo Y12 4G didukung oleh chipset MediaTek Helio G85, dengan CPU delapan inti yang terdiri dari dua unit Cortex-A75 (clockspeed 2 GHz) dan enam unit Cortex-A55 (clockspeed 1,8 GHz), serta GPU Mali G52. Perangkat ini menjalankan OS Android 13 dengan tampilan antarmuka OriginOS 3.0.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan pemindai sidik jari terintegrasi dengan tombol daya, face unlock, jack audio 3,5 mm, Dual-SIM, konektivitas 4G, WiFi, Bluetooth 5.0, GPS, dan USB 2.0.
Harga untuk varian Vivo Y12 4G (6 GB/128 GB) di China adalah 999 Yuan atau sekitar Rp 2,1 juta. Meskipun belum ada konfirmasi untuk kehadiran di pasar global termasuk Indonesia, Vivo telah mengumumkan rencana untuk membawa seri Vivo X100 ke Indonesia pada tahun 2024.(kml)


















Discussion about this post