Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Uncategorized

Potensi Destinasi Wisata Pondok Tunggul Joglo Bojongmanik

Suara Nusantara by Suara Nusantara
15 September 2019
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Facebook Dian Wahyudi

Foto: Facebook Dian Wahyudi

3
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berbekal informasi, kabarnya di daerah Joglo, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak terdapat dataran tinggi mirip Gunung Luhur Citorek yang berada di Kecamatan Cibeber. Di pagi hari terdapat kabut dengan pemandangan alam, lembah dan pegunungan yang cukup eksotis.

Bersama dua rekan, saya menuju ke sana dengan menempuh waktu sekira satu jam perjalanan untuk menuju ke lokasi sekitar Joglo, namun saat itu, karena belum terdapat tanda di mana lokasi tepatnya, kami bertanya ke penduduk sekitar.

Lokasinya ternyata, di blok tanah milik Perhutani, sebelum pertigaan Joglo, sebelah kiri jalan. Awalnya belum diberi nama, atas inisiatif pemuda pengelola destinasi wisata tersebut dipopulerkan dengan nama, Pondok Tunggul.

BACAJUGA

NKRI dan “EFISIENSI”

Tak Ada Benang Jahit, Ibu di Lebak Gagal Melahirkan di RSUD hingga Bayi Meninggal dalam Kandungan

Karena belum terdapat tempat parkir yang disediakan, kendaraan roda empat diparkir di pinggir jalan. Sementara untuk kendaraan roda dua, bisa diparkir di lokasi wisata. Masih jalan tanah, tapi sudah padat. Belum tampak ada penataan jalan. Dari arah depan, boleh lah disebut pintu masuk, terdapat rumah dinas kehutanan, tampak kosong dan tidak terawat.

Matahari agak terik, namun terasa sejuk. Sayangnya, hanya terdapat sedikit pohon-pohon besar, sisanya hanya tunggul-tunggul pohon Mahoni.

Kami bertemu dan disapa salah satu wakil pengelola, Kang Jaelani namanya. Dengan beberapa pemuda, yang siang itu sedang duduk-duduk menonton televisi di salah satu saung di tempat tersebut.

Salah seorang pemuda mengenakan kaos bertuliskan “Bakso Bangkit”, asyik (kata saya dalam hati), mantap juga, panas gini, sambil menikmati semangkok bakso.

Di spot swafoto atau selfie, tampak kosong, mungkin karena siang hari. Kang Jaelani juga mengatakan, biasanya yang berkunjung kebanyakan dari mulai sore hari kemudian ngecamp semalam, sambil menikmati malam. Besok harinya baru tampak kabut yang eksotis sampai jam 8 pagi, atau jika beruntung sore hari setelah hujan, biasanya juga tampak kabutnya.

Spot foto di Pondok Tunggul Joglo, Bojongmanik.(Foto: Dian Wahyudi)

Menurut keterangannya, destinasi wisata ini sudah ada sekitar dua tahun. Informasinya dari promosi di media sosial (medsos) Instagram yang dikelola pemuda, IG Pondok Tunggul.

Wisatawan yang sengaja datang berbekal info tersebut, malah kebanyakan dari jauh, dari Bogor, Tangerang, Serang, Cilegon, serta karena lintasan menuju Baduy, sesekali terdapat wisatawan yang datang setelah pulang atau menuju Baduy ke Pondok Tunggul tersebut.

Kenapa disebut Pondok Tunggul, karena banyak tunggul sepertinya, tebak saya kepada Kang Jaelani. Kang Jaelani membenarkan, untuk memudahkan saja katanya, karena cukup banyak tunggul kayu Mahoni, jadi unik juga akhirnya, semoga dapat menjadi daya tarik.

Baru tersedia tiga spot foto di lokasi tersebut, berupa dua panggung bertangga, didesain sedemikian rupa, dengan view pemandangan lembah dan pegunungan di kejauhan.

Dengan panggung cukup lebar dan kokoh dengan pegangan pengaman. Relatif aman bagi para pengunjung, juga untuk yang membawa serta anak-anak, tentunya tetap harus dipantau oleh para orang tua, maklum saja posisinya di bibir tebing.

Tentunya, tetap saja harus ada yang mengkontrol kekokohan konstruksi dari batang-batang kayu tersebut, untuk menjamin keselamatan pengunjung. Sedangkan yang satu lagi, hanya berupa panggung papan pendek dan kokoh, tanpa pegangan, cukup aman, namun tetap berhati-hati.

Kami mencoba spot swafoto di tiga lokasi terdebut. Terdapat spot pintu dan jendela, seperti biasa, langsung “loba gaya (banyak gaya)”. Sayangnya tidak terdapat kabut saat kami berswafoto.

Terdapat meja-meja dan kursi sederhana dari kayu-kayu Mahoni, untuk sekedar ngopi hitam pahit, sambil mengobrol dan menikmati pemandangan alam.

Beberapa saung, cukup melindungi dari terik matahari. Syukurnya, hembusan angin cukup dingin. Sadar kami belum makan siang, kami memesan nasi liweut kepada salah seorang kenalan yang kebetulan rumahnya dekat dengan Pondok Tunggul dibantu para pemuda.

Karena setelah saya tanya, mana bakso bangkitnya ke pemuda yang memakai kaos tersebut, dengan nyengir, dia berkata, hanya kaos aja, kalau baksonya buka setahun sekali. Waduh.

Sambil menunggu nasi liwet matang, kami melanjutkan ngobrol dengan kang Jaelani dan pemuda.

Masih perlu penataan, kata kang Jaelani. Ke depan ingin membangun saung yang agak besar untuk pengunjung, disini juga belum terdapat fasilitas musala dan toilet.

Utamanya parkir kendaraan roda empat, masih di pinggir jalan utama. Jika perayaan hari besar, seperti libur Lebaran dan tahun baru, kendaraan yang parkir cukup banyak, jadi agak kewalahan penjagaannya. Ditambah lokasinya, tanah masih milik Perhutani. Kami berharap terdapat pembinaan dan pencerahan tentang hal tersebut. Kalau tempat ngecamp insya Allah cukup aman.

Saya akan mencoba menjebatani dengan dinas terkait, salah satunya dengan Dinas Pariwisata. Saya percaya pemuda dan stakeholder lain dapat terjalin komunikasi yang baik.

Cukup sayang, jika kreativitas dan inovasi para pemuda terkendala, hanya karena masalah perizinan dan minimnya pembekalan tata atau sistem pengelolaan destinasi wisata oleh instansi terkait.

Potensi destinasi wisata yang cukup eksotis namun dikelola sekedarnya saja. Semoga ke depan Pondok Tunggul Joglo bisa berkembang dan dikenal luas lagi.

Penulis adalah: Dian Wahyudi. Anggota DPRD Kabupaten Lebak (Fraksi PKS)

Tags: Destinasi WisataKolomLebakMetroOpiniPariwisataPondok Tunggul JogloWisata
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Google Pixel 10a
Uncategorized

Pengguna Pixel 10 Wajib Waspada! Bug Gmail Ini Bikin Keyboard Tiba-tiba Menghilang

by Drt
23 June 2026

Suaranusantara.com- Kehadiran teknologi AI dan pembaruan perangkat lunak sejatinya...

Citi Indonesia dan YCAB Foundation peringati Global Community Day 2026 di Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026 (suaranusantara.com)
Uncategorized

Citi Indonesia Bersama YCAB Foundation Hadirkan Edukasi Finansial Inklusif Penyandang Disabilitas

by SNC 9
19 June 2026

Suaranusantara.com-Sebagai puncak rangkaian Global Community Day (GCD) 2026, Citibank,...

Lestari Moerdijat di acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di depan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia

Lestari Moerdijat: Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru untuk Dorong Kualitas Pengajaran di Tanah Air

9 June 2026
Hari Kartini, PLN Edukasi PKK dan Kenalkan PLN Mobile. (Dok: Mayzka)

Hari Kartini, PLN Edukasi PKK dan Kenalkan PLN Mobile

27 April 2026
BRIN Kembangkan Teknologi Makanan Siap Saji untuk Dukung Layanan Haji 2026

BRIN Kembangkan Teknologi Makanan Siap Saji untuk Dukung Layanan Haji 2026

22 April 2026
Konferensi press Belajaraya Jakarta 2026 yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 2 Mei 2026 (Suaranusantara.com)

Belajaraya Jakarta 2026 Siap Digelar, Dorong Kolaborasi dan Jawab Tantangan Pendidikan di Indonesia

22 April 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Gubenur DKI Jakarta Pramono Anung (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Saat Kekeringan Landa Sejumlah Wilayah di Indonesia, Pramono Anung Klaim DKI Jakarta Belum Mengalami

by Feri Spt
21 July 2026

Suaranusantara.com- Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Indonesia dilaporkan mengalami kekeringan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan...

Hari Anak Nasional ke 42 (Instagram @dinkopadgtmg)

23 Juli Diperingati Hari Anak Nasional ke 42, Apakah Tanggal Merah? Cek di Sini Aturannya

21 July 2026
Logo Hari Anak Nasional ke 42 (Instagram @kemenpppa)

Sambut Hari Anak Nasional ke 42 Kamis 23 Juli, KemenPPAA Rilis Logo dan Tema Bisa Download di Sini

21 July 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat sidang kabinet di Istana Negara. Dapat mandat dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk kaji B60 (Instagram @melangkahdaritimur.id)

Sukses B50, Prabowo Minta Bahlil Kaji B60

21 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat menggelar sidang kabinet pada Senin 20 Juli 2026, berkomitmen entaskan kemiskinan di RI (Instagram @sekretariat.kabinet)

Komitmen Hapus Kemiskinan RI, Prabowo Siapkan 29 Program Ini Daftarnya

21 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com