Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Uncategorized

Kontras Temukan Kejanggalan dalam Vonis Mati Terhadap Yusman Telaumbanua

Suara Nusantara by Suara Nusantara
27 February 2017
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Dikusi KontraS Vonis Yusman (Foto: Ahmad Ziaul/dtc)

Dikusi KontraS Vonis Yusman (Foto: Ahmad Ziaul/dtc)

2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Dikusi KontraS Vonis Yusman (Foto: Ahmad Ziaul/dtc)

Jakarta-SuaraNusantara

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) menilai ada kejanggalan atas vonis hukuman mati terhadap Yusman Telaumbanua yang didakwa melakukan pembunuhan terhadap 3 orang calon pembeli tokek. Vonis tersebut ditengarai berjalan di atas sistem yang salah.

“Berita acaranya saja sudah salah, ini sistemnya sudah salah. Dalam pengungkapannya, Yusman mendapat kekerasan dan dipaksa mengaku (sebagai pembunuh), padahal telah kami cek, pelaku sebenarnya masih buron,” kata Kepala Divisi Pembelaan Hak Sipil dan Politik Kontras, Putri Kanesia, dalam diskusi ‘Pentingnya Koreksi Negara Atas Praktik Peradilan yang Tidak Adil dalam Kasus-kasus Hukuman Mati’ di Resto Tjikini Lima, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/2/2017).

BACAJUGA

Ketua MPR Bicara Peran Bung Karno Buka Makam Imam Bukhari di Uzbekistan

Lestari Moerdijat: Langkah Konkret dan Terukur Harus Segera Diambil Tekan Jumlah Anak Perokok

Putri berharap Yusman dapat bebas dalam waktu enam bulan ke depan. “Kami mengajukan permohonan agar dia mendapatkan remisi saat 17 Agustus nanti,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Kontras Yati Andriyani mengatakan Kontras telah menemukan fakta-fakta baru dalam vonis mati terhadap Yusman. Kontras juga menemukan sejumlah kejanggalan.

Kejanggalan pertama, Yusman dipaksa mengaku sebagai orang dewasa. Sementara Yusman adalah anak di bawah umur. “MA membatalkan hukuman mati terhadap Yusman, karena dia masih di bawah umur (16 tahun) ketika peristiwa ini terjadi,” jelas Yati.

Kemudian kejanggalan kedua yang ditemukan Kontras dalam kasus ini, yakni penunjukan pendamping hukum untuk Yusman dilakukan secara sepihak.

“Malahan pengacaranya sendiri yang mengajukan Yusman mendapat hukuman mati. Ini bukan janggal lagi, tapi tidak bisa diterima. Padahal JPU (Jaksa Penuntut Umum) menuntut Yusman seumur hidup,” ujar Yati.

Yati Andriyani mengatakan kasus Yusman seharusnya membuat pemerintah benar-benar sadar bahwa kasus serupa ini sangat banyak. “Tapi sayangnya Pak Tito (Kapolri) hanya mengurusi narasi besar saja, serupa Pilkada, sedangkan pembenahan terhadap Polri tak serius,” ujarnya.

Sebelumnya, Yusman Telaumbanua alias Ucok divonis hukuman mati pada Senin (17/2/2014) oleh Pengadilan Negeri (PN) Gunungsitoli atas kasus pembunuhan berencana terhadap Kolimarinus Zega, Jimmi Trio Girsang dan Rugun Br. Haloho.

Ketiga korban membawa sejumlah uang untuk membeli tokek dari Yusman dan kakak iparnya, Rusula Hia. Namun Yusman dan kakak iparnya malah menyaksikan pembunuhan sadis terhadap ketiga korban. Pembunuh yang sebenarnya ini kemudian buron.

Dalam proses pemeriksaan, Yusman dan kakaknya mendapat intimidasi berupa pukulan, hantaman dan siksaan agar mengakui perbuatan yang sebenarnya tak pernah mereka lakukan.  Keduanya pun dijadikan tersangka dan divonis hukuman mati.

Hingga kini, kakak Yusman mengalami depresi berat. “Dia (kakak Yusman) sering menangis tengah malam, berbicara sendiri dan tak mau ditemui siapapun, karena itu kami fokus ke Yusman dulu,” jelas Putri Kanesia.

Kronologi Pembunuhan

Berikut kronologi pembunuhan terhadap 3 korban versi penelusuran Kontras:

Kasus bermula pada April 2012, dimana ketiga korban yakni Kolimarinus Zega, Jimmi Trio Girsang dan Rugun Br. Halolo ingin membeli tokek.

Jimmi Trio Girsang yang merupakan majikan Yusman sempat bertanya dimana bisa membeli tokek. Yusman pun mengatakan bahwa kakak iparnya, Rusula Hia, memiliki tokek yang bisa dijual.

Ketiga korban yang berasal dari Karo ini pun pergi menuju Pulau Nias dengan membawa uang tunai untuk membeli tokek pada kakak ipar Yusman.

Sesampainya di Pulau Nias, Rusula meminta tetangganya yang bekerja sebagai tukang ojek untuk menjemput ketiga korban dari alun-alun kota Nias,  sekitar jam 10 malam.

Karena ketiganya tak kunjung datang, Rusula dan Yusman coba menyusul dan di tengah jalan, keduanya melihat ketiga korban dikepung empat pelaku yang semuanya merupakan tetangga Rusula.

Salah seorang pelaku lantas meminta Rusula dan Yusman untuk pergi dari lokasi agar tidak terlibat. Tetapi karena penasaran, mereka mengikuti si pelaku  membawa pergi tiga orang tersebut ke sebuah perkebunan.

Di lokasi kebun itulah, mereka menyaksikan keempat pelaku menganiaya dan memotong kepala korban, serta menyiramkan bensin, kemudian membakar. Keduanya juga melihat para pelaku mengubur para korban.

Karena ketakutan, apalagi salah satu korban adalah majikannya, Yusman pun kabur sehingga polisi curiga bahwa dia terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Mereka berdua dibekuk pada September 2012.  Sampai saat ini, polisi  tidak berhasil menemukan keempat pelaku sesungguhnya, sedangkan Yusman dan Rusula malah divionis mati.

Penulis: Cipto

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Google Pixel 10a
Uncategorized

Pengguna Pixel 10 Wajib Waspada! Bug Gmail Ini Bikin Keyboard Tiba-tiba Menghilang

by Drt
23 June 2026

Suaranusantara.com- Kehadiran teknologi AI dan pembaruan perangkat lunak sejatinya...

Citi Indonesia dan YCAB Foundation peringati Global Community Day 2026 di Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026 (suaranusantara.com)
Uncategorized

Citi Indonesia Bersama YCAB Foundation Hadirkan Edukasi Finansial Inklusif Penyandang Disabilitas

by SNC 9
19 June 2026

Suaranusantara.com-Sebagai puncak rangkaian Global Community Day (GCD) 2026, Citibank,...

Lestari Moerdijat di acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di depan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia

Lestari Moerdijat: Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru untuk Dorong Kualitas Pengajaran di Tanah Air

9 June 2026
Hari Kartini, PLN Edukasi PKK dan Kenalkan PLN Mobile. (Dok: Mayzka)

Hari Kartini, PLN Edukasi PKK dan Kenalkan PLN Mobile

27 April 2026
BRIN Kembangkan Teknologi Makanan Siap Saji untuk Dukung Layanan Haji 2026

BRIN Kembangkan Teknologi Makanan Siap Saji untuk Dukung Layanan Haji 2026

22 April 2026
Konferensi press Belajaraya Jakarta 2026 yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 2 Mei 2026 (Suaranusantara.com)

Belajaraya Jakarta 2026 Siap Digelar, Dorong Kolaborasi dan Jawab Tantangan Pendidikan di Indonesia

22 April 2026

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Lestari Moerdijat
Nasional

Lestari Moerdijat: Angka Anak tidak Sekolah Harus Diatasi dengan Langkah Intervensi yang Tepat

by snc4
3 July 2026

Suaranusantara.com- Angka anak tidak sekolah di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diatasi bersama...

Menkeu Purbaya bicara soal IKN jadi PFI (instagram @menkeuri)

Purbaya Ogah IKN Jadi Pusat Finasial Internasional: Tempatnya Terlalu Sepi

3 July 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap Presiden Prabowo ancam bubarkab Bea Cukai (YouTube @curhatbang)

Prabowo Ancam Bubarkan Bea Cukai, Purbaya: Kalau Nggak Ada Perbaikan Setahun Dibubarin, Ganti SGS

3 July 2026
B50 akan diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @totalpoltikcom)

Bakom Bilang Prabowo Akan Resmikan B50 Pekan Depan: Rencananya 9 Juli

3 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal gaji PJLP (Instagram @pramonoanungw)

Alhamdulilah! Pramono Janji Kenaikan Gaji PJLP yang Belum Dibayar Bakal Dirapel Sesuai UMP

3 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com