Perampok Toko Emas di Tangerang Warga Negara Malaysia

Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Sabilul Alif saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pelaku perampokan toko emas di Balaraja.(don)

Kabupaten Tangerang – Kawanan perampok 6 kg emas di sebuah Toko Emas Permata, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang akhirnya ditangkap.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Sabilul Alif menyebut, dua pelaku berinisial MNFR (26) dan MNI (24) merupakan warga negara Malaysia.

Baca Juga: Tenteng Samurai, Perampok Gasak 6 Kg Emas Senilai Rp1,6 Miliar di Tangerang

Dari hasil interograsi, MNFR ingin bekerja di Jepang. Namun, karena uang yang dimiliki belum cukup, MNFR merencanakan perampokan.

“MNFR meminta restu orangtua untuk bekerja di Jepang. Oleh orangtuanya diberi 10 ribu ringgit. Tapi uang itu dirasa belum cukup untuk berangkat ke Jepang,” ungkap Sabilul, Kamis (11/07/2019).

Untuk memuluskan rencananya, MNF mengajak MNI. MNI bersedia dengan syarat segala akomodasi ditanggung MNFR.

“Setelah diskusi akhirnya MNI bersedia ikut merampok asalkan biaya ditanggung,” tuturnya.

MNFR beralasan memilih Indonesia sebagai target perampokan karena dirinya hobi traveling. Sebelum melakukan perampokan, ia juga pernah ke Indonesia pada tahun 2013 dan 2015.

“MNFR ini menyatakan bahwa dirinya memiliki hobi traveling, dan pada tahun 2014 dan 2015 juga pernah ke Indonesia untuk berlibur,” ungkap Alif.(don/and)