Suaranusantara.com- Idulfitri di Surabaya tahun ini mungkin akan terasa berbeda. Cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh masyarakat yang hendak beraktivitas di luar rumah. BMKG memperkirakan adanya potensi hujan petir pada siang hari di beberapa wilayah.
Agar perayaan tetap berjalan lancar, warga disarankan untuk selalu mengecek prakiraan cuaca terbaru sebelum berangkat beraktivitas.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kota ini diperkirakan mengalami perubahan cuaca yang cukup signifikan sepanjang hari raya.
Sejak dini hari hingga pagi, langit Surabaya akan didominasi oleh awan tebal. Udara pada saat subuh juga diperkirakan cukup lembap, meskipun kondisi ini masih memungkinkan warga untuk melaksanakan salat Id di lapangan terbuka maupun masjid dengan nyaman.
Namun, menjelang siang, BMKG mengingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir. Beberapa wilayah yang diprediksi terdampak antara lain Surabaya Utara, Rungkut, Wonokromo, dan Sukolilo. Suhu udara berkisar antara 27°C hingga 34°C dengan tingkat kelembapan mencapai 60-75%.
Oleh karena itu, warga diimbau untuk lebih waspada, terutama bagi mereka yang berencana mengunjungi keluarga atau menikmati libur Lebaran di luar rumah. Perlengkapan seperti payung dan jas hujan sangat dianjurkan untuk dibawa guna mengantisipasi perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Saat memasuki malam hari, hujan diperkirakan mulai mereda dengan hanya menyisakan hujan ringan di beberapa daerah. Suhu udara akan turun ke sekitar 26°C, sementara kelembapan meningkat hingga 80%, menciptakan suasana yang lebih sejuk dibandingkan siang hari.
Untuk menghindari gangguan akibat kondisi cuaca, warga diharapkan selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca sebelum bepergian, membawa perlengkapan yang sesuai, serta menghindari tempat terbuka saat terjadi hujan petir. Dengan persiapan yang matang, perayaan Idulfitri tetap dapat berlangsung dengan nyaman dan penuh suka cita.


















Discussion about this post