Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Febri Diansyah Pernah Ikut Ekspose Kasus Harun Masiku Kini Jadi Kuasa Hukum Hasto Kristiyanto, Pakar Soroti Soal Kode Etik

Feri Spt by Feri Spt
21 April 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Febri Diansyah salah satu kuasa hukum Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto pernah ikut eskpose Harun Masiku saat masih jadi Jubir KPK (instagram @pdiperjuangan)

Febri Diansyah salah satu kuasa hukum Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto pernah ikut eskpose Harun Masiku saat masih jadi Jubir KPK (instagram @pdiperjuangan)

2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Kuasa hukum Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Febri Diansyah kini tengah dihadapkan dengan situasi di mana dia turut menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada beberapa waktu lalu.

Febri Diansyah turut diperiksa KPK lantaran pernah mengikuti ekspose atau gelar perkara atas kasus Harun Masiku. Kala itu, Febri Diansyah bertugas sebagai Juru Bicara (Jubir) KPK.

Kendati demikian, saat operasi tangkap tangan (OTT) Harun Masiku, Febri tak lagi menjadi pegawai KPK.

BACAJUGA

KPK Masih Kaji Langkah Lanjutan Terkait Dirjen Bea Cukai di Perkara Suap Blueray Cargo

KPK Resmi Rilis LHKPN Terbaru Prabowo, Harta Kekayaannya Naik Tak Ada Utang

Febri diketahui saat ini menjadi bagian dari anggota tim kuasa hukum Hasto Kristiyanto dan membela Sekjen PDI Perjuangan itu yang tengah terseret kasu Harun Masiku.

Hal ini mendapat sorotan dari Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto mengatakan sejauh ini memang belum ditemukan indikasi Febri melanggar pidana.

Namun ia menyoroti jejak Febri yang pernah mengikuti gelar perkara kasus Harun Masiku yang berkaitan dengan kasus kliennya, Hasto Kristiyanto.

“Dalam konteks Febri dan statusnya sebagai pengacara hasto saat ini ya ini kan kita masih belum menemukan indikasi-indikasi yang sifatnya adalah pelanggaran-pelanggaran pidana yang dilakukan oleh Febri. Yang memang publik soroti saat ini adalah persoalan etiknya ya, dulu mantan di KPK, sedikit banyak mengetahui, walaupun ini sudah dibantah oleh Febri,” kata Aan dikutip Senin 21 April 2025.

Walau Febri sudah tak lagi menjabat saat OTT Harun Masiku, Aan memandang hal itu tak mengaburkan fakta bahwa ia pernah mengikuti gelar perkara kasus tersebut.

Aan kemudian mengingatkan potensi pidana jika Febri, yang statusnya merupakan mantan pegawai KPK, menyebarkan informasi yang bersifat rahasia.

“Dokumen yang rahasia, yang tertutup dalam proses penyelidikan dan penyidikan yang sebenarnya akan menjadi dokumen yang sifatnya rahasia. Kalau membocorkan rahasia menurut jabatannya, masuk dalam rumusan pidana. Nah, cuman kan itu tidak dalam konteks sebagai advokat, tapi sebagai orang yang memegang rahasia atau kena sumpah jabatan saat pada waktu bekerja di KPK,” jelasnya

Aan juga menyoroti soal adanya potensi konflik yang ditimbulkan dengan Febri menjadi kuasa hukum Hasto.

Terlebih, Febri yang mengetahui rahasia penyidikan kasus Harun Masiku kini menjadi salah satu pembela pihak yang berkaitan dengan buron KPK itu.

“Seorang advokat itu dilarang ada conflict of interest. Nah kalau berdiri dalam 2 sisi bisa mengetahui apa aspek kerahasiaan dari penyidikan yang dilakukan terhadap HM, kemudian di sisi yang lain menjadi pembela seorang yang terkait dengan HM ini kan tentunya menimbulkan conflict of interest. Ini tentunya ranah dari perhimpunan advokat yang bersangkutan untuk bisa melakukan apa penegakan etiknya gitu ya, saya kira itu pendapat saya makasih,” ujarnya.

Senada dengan Aan, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Jenderal Soedirman Prof Hibnu Nugroho turut menyoroti persoalan etik yang dirasa tidak pas.

Kendati demikian, Hibnu memandang secara kewenangan memang tak ada yang salah dengan Febri membela Hasto meski pernah mengikuti ekspose kasus Harun Masiku.

“Ya, dari segi kewenangan sekarang sebagai kuasa hukum enggak masalah, enggak masalah, tapi dari segi substansi dan etik tidak pas karena dulu pernah (menjadi) anggota di sana (KPK), apalagi pernah ekspose,” kata Prof Hibnu saat dihubungi.

Namun Prof Hibnu meyakini Febri tetap mengantongi informasi rahasia terkait kasus Harun Masiku lantaran pernah mengikuti gelar perkara. Karena itulah, Prof Hibnu memandang adanya persoalan etik.

“Kalau dulu pernah ekspos pasti tahu, enggak mungkin enggak tahu. Kalau nggak tahu itu yang nggak pernah ikut ekspose, tidak bagian dari sistem. Jadi enggak tepat kalau dia (bilang) tidak tahu,” ujarnya.

Prof Hibnu lantas menyarankan agar Febri mundur dari posisinya sebagai kuasa hukum Hasto. Menurutnya, langkah itu perlu dilakukan jika Febri menjunjung etika di atas kepentingan lain.

“Kalau mengutamakan etika profesi mundur, tapi kalau kepentingan di luar itu ya tidak. Kalau mau menjunjung etika, mundur,” kata dia.

Tags: eskposeFebri DiansyahHarun MasikuHasto KristiyantoKPK
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato KEM PPKF di rapat paripurna DPR, Rabu 20 Mei 2026 (Instagram @prabowo
Nasional

Prabowo Subianto: SDA Indonesia Melimpah tapi Dinikmati di Luar Negeri

by snc12
1 June 2026

Suaranusantara.com- Prabowo Subianto mengatakan jika kekayaan sumber daya alam...

Nasional

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila

by Fifi
1 June 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari...

Prabowo Ajak Rakyat Jaga Persatuan dan Optimisme di Tengah Ketidakpastian Dunia

1 June 2026

Prabowo Ucapkan Selamat Waisak 2570 BE, Ajak Bangsa Perkuat Persaudaraan

1 June 2026
Gelar Perdana Super Cool Run 2026, Head & Shoulders Dukung Gaya Hidup Aktif Masyarakat Indonesia

Gelar Perdana Super Cool Run 2026, Head & Shoulders Dukung Gaya Hidup Aktif Masyarakat Indonesia

31 May 2026
Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI: Kurban Adalah Investasi Karakter Generasi Muda

Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI: Kurban Adalah Investasi Karakter Generasi Muda

31 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

HNW
Nasional

HNW Soal Calon Jemaah Gagal Berangkat : Hak Harus Diberikan dan Hukum Harus Ditegakkan

by Drt
31 May 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid menyampaikan keprihatinan mendalam atas...

PSG vs Arsenal

Prediksi Susunan Pemain PSG vs Arsenal: Amunisi Baru Luis Enrique!

30 May 2026
PSG vs Arsenal

Prediksi PSG vs Arsenal di Final Liga Champions: Misi Penebusan Dendam Dua Dekade!

30 May 2026

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan Kerja ke Prancis

30 May 2026
Kunjungan Resmi Prabowo di Prancis Berakhir, Langsung Terbang Ke Jakarta

Kunjungan Resmi Prabowo di Prancis Berakhir, Langsung Terbang Ke Jakarta

29 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com