Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Internasional

Jerman Akan Pindahkan Pasukannya dari Turki ke Yordania

Suara Nusantara by Suara Nusantara
7 June 2017
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Jet tempur Jerman "Tornado" di pangkalan udara Incirlik, Turki (Foto: Getty Images)

Jet tempur Jerman "Tornado" di pangkalan udara Incirlik, Turki (Foto: Getty Images)

2
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Jet tempur Jerman “Tornado” di pangkalan udara Incirlik, Turki (Foto: Getty Images)

Jakarta-SuaraNusantara

Karena Turki terus menolak izin bagi politisi Jerman mengunjungi pasukan Jerman yang ditempatkan di pangkalan udara Incirlik, Jerman putuskan untuk memindakan pasukan ke Yordania.

Hubungan Jerman-Turki makin mendingin, setelah Menteri Luar Negeri Sigmar Gabriel gagal membujuk pemerintah Turki mengizinkan anggota parlemen Jerman mengunjungi pasukan Bundeswehr yang ditempatkan di pangkalan udara Incirlik.

BACAJUGA

Intip Spesifikasi dan Harga Pova 8 5G, HP Gaming Tangguh Bawa Baterai 8.000 mAh!

Jangan Sepelekan! Ini Daftar Makanan Tinggi Serat yang Wajib Ada di Meja Makan

Menlu Gabriel hari Senin (5/6) khusus berkunjung ke Turki untuk membahas larangan kunjungan itu, namun baik pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu maupun Presiden Erdogan tidak membuahkan hasil.

Sekitar 280 tentara Jerman ditempatkan di Incirlik, Turki Selatan, untuk mendukung perang melawan ISIS di Suriah. Dari pangkalan udara Incirlik, militer Jerman melakukan penerbangan pengintaian dengan pesawat pengintai AWACS dan jet tempur Tornado.

Namun sejak bulan lalu, Turki menolak memberi izin kepada anggota parlemen Jerman berkunjung ke Incirlik. Larangan berkunjung itu tetap berlaku hingga kini.

“Saat ini, kunjungan bisa dilakukan ke pos komando NATO di Konya, tapi Incirlik tidak,” kata Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dalam konferensi pers bersama usai pertemuan dengan Gabriel di Ankara.

Menlu Jerman kepada wrtawan kemudian mengatakan, karena kebijakan Turki tidak berubah, tidak ada pilihan lain selain menarik pasukan Jerman dari Turki.

Turki melarang kunjungan anggota parlemen Jerman dengan alasan bahwa Jerman memberikan suaka politik kepada warga Turki yang terlibat dalam percobaan kudeta bulan Juli 2016. Turki juga beberapa kali menuduh Jerman bersikap terlalu ramah kepada kelompok Partai Buruh Turki PKK, yang di Turki dinyatakan sebagai kelompok teror.

Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen mengatakan, pasukan di Incirlik akan dipindahkan ke sebuah pangkalan udara di Yordania. “Sungguh tidak bisa diterima, bahwa anggota dewan dilarang mengunjungi pasukan kami,” kata Von der Leyen. Kabinet Jerman akan “membahas dan mengambil keputusan” tentang kasus ini hari Rabu (07/06), tambahnya.

“Kami siap melakukan pemindahan,” kata Von der Leyen. Dia menyebut pangkalan udara Azraq di Yordania sebagai “alternatif yang sebanding”. Dia menyatakan sudah membahas rencana pemindahan itu dengan Raja Abdullah dari Yordania dan mendapat dukungan.

Di Ankara, Menlu Turki Mevlut Cavusoglu menekankan bahwa Turki tidak punya masalah dengan Jerman, salah satu mitra dagang terbesarnya. “Jika Jerman mau mengambil satu langkah saja mendekati kami, maka kami akan melakukan dua langkah berikutnya,” kata Cavusoglu.

Dia menambahkan, ada beberapa fakta yang perlu diperhatikan. Cavusoglo mengklaim bahwa ada sekitar 400 diplomat dan pemegang paspor Turki yang meminta suaka politik di Jerman. “Dan kami tidak ingin melihat anggota FETO mencari perlindungan di negara sahabat seperti Jerman”, tambahnya sambil menyebut kelompok pimpinan Fethullah Gulen, yang dituduh pemerintah Turki mendalangi aksi kudeta tahun lalu.

Menanggapi hal itu, Menlu Jerman Sigmar Gabriel menjawab bahwa prosedur suaka politik di Jerman dijalankan oleh otoritas Jerman yang tidak tergantung pada politik pemerintahan. “Yang memutuskan pada akhirnya adalah pengadilan, bukan pemerintah”, tandas Gabriel.

Hubungan Turki dan Jerman mendingin sejak pemerintah Turki melakukan penangkapan massal pasca percobaan kudeta dan makin memburuk setelah Presiden Erdogan melaksanakan referendum yang memperluas wewenangnya. Jerman juga mengeritik pemerintah Turki yang membungkam pers dan memenjarakan wartawan-wartawan kritis.

Saat ini, Turki masih menahan seorang jurnalis Jerman-Turki, Deniz Yucel, yang bekerja untuk koran terkemuka “Die Welt”. Turki menuduh Yucel mendukung kelompok teroris. Bagi Jerman, Turki adalah mitra penting yang juga merupakan anggota NATO. Ada sekitar 3 juta warga Turki yang bekerja dan hidup di Jerman. Kebanyakan datang sebagai pekerja kasar tahun 1960-1970an.

Penulis: dw/dbs

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Wakil PM Qatar Temui Prabowo di Istana, Sampaikan Pesan Khusus dari Emir Qatar
Internasional

Wakil PM Qatar Temui Prabowo di Istana, Sampaikan Pesan Khusus dari Emir Qatar

by snc12
3 June 2026

Suaranusantara.com - Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin, 1...

Internasional

Wakil PM Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Emir

by Fifi
1 June 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto, menerima kunjungan dari Wakil...

Prabowo Dukung Langkah Prancis Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina

29 May 2026

Prabowo sebut Hubungan Indonesia dan Prancis Semakin Kuat

29 May 2026

Prabowo Temui Presiden Prancis di Istana Elysee, Bahas Apa?

29 May 2026
Ilustrasi Laut China Selatan

China Klaim Usir Kapal Perang Belanda dari Laut China Selatan

28 May 2026

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Dampak Buruk Kurang Tidur
Lifestyle

Jadi Ancaman Nyata! Ini Dampak Buruk Kurang Tidur yang Sering Diabaikan

by snc 14
12 June 2026

Suaranusantara.com - Dampak buruk akibat kurang tidur kini menjadi ancaman nyata yang mengintai kelompok usia produktif. Di...

Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Muzani Ajak Negara Islam Bersatu, Wujudkan Kemerdekaan Palestina

12 June 2026

Mahasiswa Demo di Jalan Sudirman, Protes Kenaikan BBM hingga MBG

12 June 2026

Kemenhub Percepat Pengembangan Kereta Api, Target Rel 10.524 Km

12 June 2026
Direktur Utama SAPX Express sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Budiyanto Darmastono saat pemaparan RUPS di Jakarta (suaranusantara.com)

ASPERINDO Minta Pembatalan Tarif Jasper dan SGHA, Desak Evaluasi Menyeluruh Biaya Kargo Udara Nasional

12 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com